Kawasaki ZX10R edisi 2016 Siap Mengaspal Juli Di Tanah Air. Saatnya Beli edisi 2015 Discount!

 

Seperti biasa, dengan senyap Kawasaki ternyata sedang mempersiapkan kehadiran ZX10R edisi 2016 di tanah air. Sportbike yang sekarang ini mendominasi kejuaran World Superbike bisa hadir di garasi kita, tidak pakai lama.

IMG_6394

Berita baik ini tidak secara sengaja tergali ketika ada dua pembaca blog yang meminta pertimbangan. Salah satunya dr bro Aditya Narendra menyampaikan begini:

 

“Selamat Siang Pak Leo,,,selama ini saya pembaca setia 7Leopold7.com milik pak Leo (silent reader),,, Review2nya mantap,,, jujur Saya ingin bertanya ke Bapak,, siapa tau Pak Leo punya Bocoran kapan Zx10r yg Model 2016 hadir di Di Indonesia,,, Kmren Saya ke Dealer Kawasaki di daerah saya,,, adanya yg Model 2015 versi 30 th anniversary,,, Trus harganya 317 jutaan (selisih sedikit dari zx636),, ,,,tapi (utk edisi 2016) dari sales kawasaki sndiri belum ada yg tau kapan keluarnya,,, Sebelumnya terimakasih atas Jawaban’a Pak Leo…”

 

Intinya sohib kita ini galau. Mau ambil ZX10R 2015 di harga discontinued atau menunggu versi 2016 yang ajibb tenan. Kalau menunggu versi 2016 harus sampai kapan?

 

Sayapun 87 ke Section Head of Sales and Marketing KMI, mas Liongoey Iskandar, untuk mendapatkan kejelasan. Mas Aliong, demikian panggilan akrab beliau di kalangan media dan komunitas Kawasaki, kontan merespon:

 

“Tahun ini mas bulan Juli ini

Yg bulan Juli ini malah sudah indenant dari bulan maret”

 

Jelas dan Gamblang!

Bagaimana dengan harganya?

 

Edisi 2016 akan dijual di harga 460 juta. Wow. ini value banget!!

 

Sementara itu ZX10R edisi 2015, anniversary livery, tetap akan dibanderol di harga 317-365 juta tergantung discount dan ketersediaan.

 

Ingat ZX10R 2016 adalah sportbike yang didevelop langsung berdasarkan masukan dan arahan dari Jonathan Rea dan Tom Sykes , dua juara dunia WSBK. Perubahan dari segi tampilan mungkin tidak terlalu banyak.

IMG_6402IMG_6399IMG_6396

Namun pada performa ada perubahan yang cukup signifikan pada jeroan:

 

  1. New pistons, camshafts, cylinder head, lighter crankshaft
  2. New primary gear
  3. Redesigned porting with electronic throttle valves,
  4. 25 percent bigger airbox,
  5. Thicker engine sidewalls
  6. Improved chassis and geometry
  7. New Bosch Inertia Measurement Unit (IMU)
  8. First debut of new Showa suspension system

 

Melihat perubahan yang ada wajarlah kalau ada selisih harga dibanding edisi 2015. Harganya ini juga cukup kompetitif dibandingkan rekan sekelasnya di gelaran WSBK yang sudah dijual di Indonesia: Honda CBR1000RR SP dan Yamaha R1M.

 

Welcome the dominating ZX10R 2016!!

 

*tambah kangen sama ZX10R di rumah😦

IMG_6390

 

 

 

 

 

10 Menit Pertamaku Bersama Yamaha MT-09 Tracer: Main Becek Oke Berkat Traction Control

 

Hari ini main-main ke Sentul Sircuit saat gelaran Yamaha Sunday Race. Riding bersama-sama kawan-kawan MT-09 dari Pondok Indah. Agendanya selain lepas kangen dengan temen-temen YROI (Yamaha R25 Owners Indonesia) juga untuk icip-icip Yamaha MT-09 Tracer. Motor baru kelas light adventure dari Yamaha.

Baca lebih lanjut

Kawasaki Vulcan S: Stairway to Harley

 

Pada saat Kawasaki launching Vulcan S (650) saya sudah tidak berada di tanah air. Tapi gempita-nya bisa saya rasakan di pelbagai forum komunitas di media sosial. Satu genre cruiser dengan harga yang terjangkau dan kualitas terjamin min min. Sapa yang berani meremehkan mesin 650cc twin silinder Kawasaki yang bertorsi badak dan bandelnya luar biasa ini. Sudah cukup banyak varian yang dilahirkan dari mesin ini: Er6n, Ninja 650, Versys 650 dan terakhir Vulcan S.

Bicara kelas cruiser orang biasanya bicara kelas pride price = harga ga majalah, terutama untuk motor yang bersurat. Ini sebabnya sampai Kawasaki mengeluarkan Vulcan, pilihan bagi para pencinta motor, yang masih sensitif harga, cukup terbatas.

Penasaran melihat gempita dan tumbuhnya komunitas Kawasaki Vulcan S rider saya pun janjian dengan mas Lexy dan Rudy Chow untuk icip-icip kedua Vulcan mereka di hari Sabtu kemarin (16 April 2016).

IMG_7634IMG_7639

Berikut impresi singkat saya:

HANDLING

Dari beberapa hari sebelumnya saat di Canberra saya mengendarai ZX10R lalu kemudian pindah ke Vulcan ini perpindahan riding style yang EX to the TREME. Alias ekstrimmm bangett..

Dari posisi tubuh nunduk beralih ke njengat. Dari kaki dilipat rapi ke belakang menjadi menjulur ke depan. Kelek alias ketiak berasa adem, bulu berkibar.

Handling motor lebih banyak menggunakan pinggul dan upper body. Sangat jarang seperangkat kaki ikut menggeser.

DAN NYAMAN TENAN IKI. Kata kuncinya: SANTAI, enjoy your trip…

GOPR1108-003

Bermanuver di kerapatan jalan juga cukup santai. Saat kecepatan turun cukup rendah dan harus bermanuver tidak ada gejala limbung. Stabil namun juga ringan. Vulcan lebih berat 26 kg ketimbang Er6, namun Centre of gravity yang rendah sebagai cruiser bike membuat motor tetap ringan saat flicking ke kiri dan kanan.

 

TENAGA

Impresi spontan saat menarik Vulcan ini: tenaga dibuat lebih rapat dan padat di putaran RPM bawah dibandingkan Er6 atau Versys. Mungkin ada yang bisa mengkoreksi gear rasio terasa panjang di gigi 1 dan 2. Tapi di kitiran atas lebih cepat habis.

GOPR1106

Getaran atau vibrasi sangat terjaga disini. Halus.

Improved mapping, wajar saja produksi lebih baru ketimbang serie 650 Kawasaki lainnya yang tidak lama lagi akan direvisi.

Perbedaan antara menggunakan knalpot aftermarket (Vulcannya Rudy Chow) dan standard (milik mas Lexy) terasa sangat signifikan disini.

 

SUSPENSI DAN PENGEREMAN

Suspensi standard cenderung lunak dan mengayun, terutama untuk suspensi belakang. Saat dicoba melintas di lengkungan parabola dengan speed bump berjajar terasa pelepasan tenaga yang disimpan damping cenderung terlalu banyak. Ini mengakibatkan gaya sentrifugal terasa lebih terasa. Bisa distel, cuma tentunya harus di-urut untuk dapat settingan yang pas.

Untuk pengereman, saya tidak merasakan perbedaan yang signfikan dibandingkan Er6/Ninja650: agak terlalu standard. Ini bukan sesuatu yang baru dan dirasakan oleh rekan-rekan penunggang 650 Kawasaki series. Oke tapi tidak se-sharp yang saya mau. Mungkin juga ini ciri khas motor Cruiser ya, ga perlu ngerem hehehe.

GOPR1106-001.jpg

Alay ngelanggar lampu merah, hampir di tabrak truk dan motor org kerja. Idiot.

Konfigurasi pengereman antara Vulcan dan jajaran 650 Kawasaki lain beda sebenarnya. Pada Vulcan, rem depan hanya single disc, bukan double. Justru sektor belakang memiliki sistem pengereman yang lebih besar 250mm floating disc, dibandingkan Er6 dan Ninja 650 yang hanya 220mm disc.

Perbedaan ini dikarenakan sebagai kelas Cruiser, pembagian bobot yang diterima oleh roda belakang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan motor Kawasaki 650 lainnya. Saran saya untuk menyesuaikan diri dan menggunakan juga rem belakang, lebih sering dibandingkan jika mengendarai Kawasaki 650 series lainnya.

 

KESIMPULAN

PROs

  1. Harga
  2. Handling sangat bersahabat
  3. Mesin bertenaga dan low maintenance. Compression ratio lebih rendah ketimbang Er6n/f, cocok utk long range.

 

CONs

  1. Pengereman, coba berbagai skenario braking termasuk panic braking dan bila diperlukan upgrade.
  2. Suspensi, mungkin ini ciri khas Cruiser yang lebih mengejar comfortability ketimbang agressive riding.

 

Motor ini praktis, nyaman dan bertenaga. Dengan segera akan menjadi motor kecintaan para cruiser rider. Saya sendiri masih nyaman di jalur sportbike dan mungkin nantinya adventure bike.

Namun saya curiga, begitu biker mendalami lebih jauh dan jatuh cinta pada jalan pedang para cruiser, Vulcan S 650 ini akan menjadi tangga, stairway to more serious cruiser. Stairway to Harley. Tentu, kecuali Kawasaki siap dengan varian Vulcan di atasnya.

.

————

makasih utk Bro Ruchow dan mas Lexy yang sudah sabar hehehe

 

 

[Spyshot] Yamaha MT-07 Tenere

 

Di paruh dekade ini Yamaha menghadirkan 3 mesin baru yang merubah wajah garis depan produknya: MT-09, MT-07 dan R1. Tanpa berlama-lama, ketiga produk andalan yang sukses di pasaran Eropa dan US itu di-diversifikasi menjadi sejumlah varian: MT-09 Tracer, XSR700, XSR 900, MT-07 Tracer, MT-10 dll. Belum berhenti, karena Yamaha Italia, basis produksi Yamaha di Eropa baru saja tertangkap sedang melakukan test ride varian MT-07 Tenere.

IMG_7653

Baca lebih lanjut

Bike Cover – Proteksi Tambahan Cegah Maling

 

Visibility adalah salah satu komponen penting yang membantu maling dalam menentukan sasaran. Dengan visibility yang baik maling bisa tahu: 1) nilai dari barang yang akan dicuri dan 2) tingkat kesulitan yang akan dihadapi. Dari situ maling akan mengukur apakah upaya mencuri memungkinkan dan menguntungkan untuk dilakukan.

Baca lebih lanjut

YROI (Yamaha R25 Owners ID) Capai Titik Km 0 Sabang

Yeahhh !!

Bukan perkara mudah mengelola rombongan besar 30an orang menuju titik 0, Sabang.

Kita bicara sponsor, logistik, transportasi, dan beratus perkara kecil lainnya yang harus dijalankan bersama. Belum lagi dinamika dan potensi perbedaan diantara anggota pada saat kondisi lelah.

IMG_7522

Jauh berbeda kalau kita riding sendiri.

Dan YROI (Yamaha R25 Owners Indonesia) sudah menunaikan itu dengan baik. Satu capaian baik bagi komunitas. Bukan pada jumawa “nih lhoh km 0” tapi bagaimana kebersamaan dan kekeluargaan terbangun erat selama persiapan dan pelaksanaan touring. Itu.

Baca lebih lanjut

Yamaha Luncurkan Matic 250cc (N-Max 250) Saat GIIAS Agustus? Check prediksi Harganya.

Sore-sore habis sepedaan dapat ping dari teman, sebut saja namanya Bunga. Bunga yg berkumis ini berbisik: Bro, Yamaha akan luncurkan matic 250cc bulan Agustus ini saat GIIAS (GAIKINDO Indonesia International Automotive Show).

Wah jadi juga nih?

Saya coba confirm ke sumber resmi, tumben pada “no comment mas maaf” hehehe.

Rumour matic 250cc memang sudah beredar sejak tahun lalu. Bahkan perkiraan namanya bermacam ragam. Ada yang menebak X-Max 250 yg didesain dan diproduksi Yamaha Eropa. Ada juga yang mengatakan julukannya adalah M-Max. Wah agak ngilu saya denger namanya hehehe 😂😂

Keberhasilan Yamaha mendesain dan meluncurkan N-Max nampaknya menjadi momentum lanjutan ekspansi pasar di kelas matic ber-cc lebih besar.

Saya ga akan kaget kalau matic ini dinamakan N-Max 250. N for Nusantara, keren ya. Nasionalis dan patriotik banget (lebay lagi hahaha).

Dan ini langkah yang sangat strategis mengingat kehausan pasar akan kelas 250cc yang saat ini belum terisi baik oleh jajaran matic.

“Saya ingin tenaga, kenyamanan dan prestige 250cc, tapi saya ga mau motorsport, ga praktis atau sdh punya”

Nahh kalau anda punya keinginan seperti itu, anda termasuk kaum yang disasar oleh Matic 250cc ini.

Berapa Bocoran Harganya mas?

Di kelas ini Suzuki Burgman 200 dibanderol di harga 54jt.

Sementara itu diperkirakan N-Max 250 ini akan dilepas lebih kurang 48 juta.

Eidiannn…

Dengan harga segitu, kemungkinan sangat besar produksi lokal. Jadi bukan mendatangkan X-Max 250 produksi Yamaha Italia yang harga jualnya di Indonesia bisa tembus 70an juta. Frame dan buritan belakang berbeda pastinya.

———

 

Apakah informasi dari Bunga ini cukup akurat? mari kita tunggu saat GIIAS. Kalau meleset si Bunga enaknya diapain ini hehehe….

 

Desain Mungkin Berbeda dari X-Max 250