Kesan Marquez test ride CBR1000RR-R: “Wow, ini beneran street bike?”

Honda menghadirkan CBR1000RR-R Fireblade yang speknya bikin geger pencinta balap WSBK. Langsung digadang sebagai contender berat juara dunia 2020. Dengan bore x stroke yang sama dg RCV213V-S dan tenaga 215Hp, CBR menjadi motor terpowerful  setelah Panigale V4R.

Mungkin ada yg bilang “ah itu kan speknya mas, real performanya di sirkuit bgmn?”

Continue reading

Welcome KTM 250 Adventure dan KTM 390 Adventure! Perkiraan Rilis dan Kemungkinan Harganya di Indonesia?

 

Kelas adventure makin mendidih dengan dirilisnya KTM 390 Adventure di EICMA kemarin dan KTM 250 Adventure di India Bike Week bulan depan. Trend pergeseran market dari sport ke comfort matic dan adventure bukan hanya jadi kencederungan global, tapi juga nasional di tanah air.

Continue reading

Saatnya Yamaha Prioritaskan Vinales dlm Pengembangan Motor sbg Rider Utama

Rossi selalu numero uno. Baik di hati, brand image maupun pride Yamaha.

Saya jadi fan besar Rossi sejak 1999, berganti team, tapi pilihan saya tetap padanya. Apalagi kami sama-sama beranjak matang.

Namun menurut saya sudah saatnya Yamaha prioritaskan Vinales sebagai rider utama baik saat balap maupun dalam keputusan pengembangan motor.

Dan itu merupakan corporate decision yg sangat wajar dan normal. Pada akhirnya Yamaha mencoba melakukan yang terbaik agar Yamaha menang. Dengan pembalap manapun.

Mengapa?

Karena baik saat Lorenzo di tim Yamaha ataupun sekarang Vinales, rider utama yang feedbacknya paling menentukan arah perkembangan motor adalah Rossi. Sama seperti Marquez bagi Honda.

Wajar karena Rossi selama hampir 2 dekade selalu tepat dalam menentukan ubahan motor mana yang terbaik bagi kondisi sirkuit dan gaya ridingnya. Arah ubahan yang belum tentu pilihan terbaik bagi Vinales.

Hal sama juga terjadi di Honda. Tidak semua pembalap jago bisa tampil cepat saat harus bawa RCV karena motor ini sekian lama didesain utk menghasilkan yang terbaik dari Marquez.

Bedanya? Marquez on the rise, Rossi past his tops.

Vinales mengakui sendiri ia overshadowed, di bawah bayang2 Rossi di dalam team. Perasaan yang sama yg dihadapi Lorenzo. Dan juga kondisi yg sama yg akan dihadapi Quartararo jika ia bergabung menjadi pendamping Rossi.

Mas mau bilang Rossi jahat? Sama sekali tidak. Tapi arahan Rossi bagj arah besar pengembangan motor bukan selalu yang paling tepat bagi second rider.

Vinales, meskipun menjadi penyumbang juara terbanyak di Yamaha factory sejak 2017, merasakan masa depan dan kemajuan yang tidak pasti pasca 2020. Dengan kemungkinan bertahannya Rossi dan naiknya Quartararo.

Yamaha perlu reposisi ulang prioritas pembalap dalam timnya. Tetap menjadikan Rossi sebagai yang terbaik di hati Yamaha, namun juga menempatkan prioritas balapnya pada rider yg paling berpotensi meningkat dan menang di dalam tim, yakni Vinales.

Sederhananya: Ini tim Yamaha Factory Racing, in mission to make Yamaha champion, with or without Rossi.

Ini Rencana 7Leopold7 Modifikasi Bertahap Utk Kawasaki Ninja ZX25R

 

Ini sebenarnya kebiasaan sejak main motor lagi tahun 2012 dg Ninja 250FI. Modif pelan-pelan. Berlanjut dengan R25, lalu CBR250RR juga sama.

behind

Rencana yang sama juga terbayang di benak awak untuk Kawasaki Ninja ZX25R.

Motor ini dari segi HP udah cukup ngeri.

Detil speknya udah saya tulis bulan Juli lalu disini.

Tapi ini saya punya rencana:

  • Jajal standard dulu 2 minggu. Gas tipis ngider Banten pas weekend. Compare dg Ninja 250 2 dan 1 silinder, Target tembus 800km. Lalu service pertama, ganti filter oli.

kolong kanan depan

  • Setelah break-in selesai. Saya bakal ganti knalpot. Sudah pernah test 250cc 4 silinder. Suaranya, krn cc nya kecil, high pitched. Di RPM bawah kalem. Ditarik baru keluar khas merdunya 4 silinder. Nah saya pengin ganti muffler yang lebih kecil volumenya dan bacot. Karakternya mirip SC Project atau M4 atau Sportisi. Tentu perlu bikin adapter header atau opsi full system. Knalpot berbacot akan membuat suara 4 silinder sudah terdengar mulai dari putaran bawah.

swing arm

  • Sebagai motor berkitiran tinggi dan 4 silinder, asumsi saya motor ini bakal kalah tarikan bawah dibandingkan 2 silinder apalagi 1 silinder. Saya mempertimbangkan naikin sprocket belakang. Top speed turun dong om? gpp, motor dipake buat enjoy di jalan raya aja. Gaya riding saya butuh akselerasi ketimbang top speed

engine

  • Udah beres, lalu saya naik dyno ke Sportisi seperti biasa dong. Utk lebih kenal karakter tenaganya di atas kertas. Dengan menggunakan piggyback, tidak ganti ECU, harapannya semua fungsi elektronik seperti traction control, power mode, quick shifter, tidak akan terganggu. Tahap pertama tentu setting untuk menyesuaikan AFR dengan knalpot yang baru. Dugaan saya motor ber-euro 3/4 campuran fuel-udaranya pasti kering. Kita basahin dikit biar tenaga ngisi dan motor ga kepanasan. Timing pengapian? biarin standard dulu deh.

electronic

  • Masuk ke km 2-3 ribu saatnya cari ban yang lebih sesuai gaya riding dan kondisi jalan yang dilalui.

 

Dengan mesin baru dan teknologi yang canggih begini, tentu dalam keadaan standard aja motor udah ajib banget. Rencana modif di atas lebih untuk mengeluarkan kekhasan suara 4 silinder dan mendapatkan karakter akselerasi yang lebih galak.

right side

Kawasaki KLX230: Bertenaga namun Ramah bagi Pemula. Pintu Awal ke Dunia Adventure

Sewaktu KLX230 dirilis, saya langsung bandingkan performanya di atas kertas dengan KLX150 dan KLX250. Saya mengelus-elus dagu sedikit skeptis.

Pertanyaan yang mengambang, hmmm hanya beda 16cc dengan 250cc tapi kok HP dan torsi KLX230 ga dibuat mendekati KLX 250 sekalian aja ya?

Screenshot 2019-10-14 at 8.26.01 am

Ini pertanyaan naif, yang datang dari biker jalan raya yang lebih terbiasa dengan HP dan torsi. Setelah 3 minggu riding bersamanya, saya mulai mengerti alasannya.

Continue reading

New Ninja 650 dan Z650 disubsidi jadi 99,9 Juta Rupiah! Stock terbatas. Kawasaki bersih2 stock sblm Ninja 250 4 Silinder keluar.

Pertama dapat dari Kawansakti, om Albert Ditektur KSA confirm inisiatif diskon ini. Lalu saya cek ke KMI pusat, ternyata ini berlaku di semua dealer.

Ninja 650 yang baru sudah pernah saya test selama 5 hari di Australia. Dan ini motor yang betul2 berbeda dg Ninja 650 lama. Jauh lebih ringan, jauh lebih nurut, dengan powerband tenaga yang luas tersebar hingga ke atas. Memang torsi di putaran bawah kalah beringas dibanding Er6, namun nafasnya jauh lebih panjang ke atas.

Motor yang sangat menarik, sayangnya terbanderol dengan harga yang engga Kawasaki banget 160an juta. Direncanakan menggantikan popularitas Er6, market akhirny malah melirik keluarga CB500 yang dibanderol 10-20 juta rupiah di bawahnya.

Menyambut hadirnya Ninja 250 4 silindet yang makk keren banget dengan kisaran harga 100-130an (tergantung nilai Yen dan dollar), Kawasaki harus melakukan langkah pre-emptive biar keluarga 650 ini tidak kelamaan kongkow.

Subsidi besar alias discount pun digelontorkan buat konsumen. Motor ini dijual dengan harga 99.9 juta rupiah dengan kondisi off the road. Berapa OTR nya? Tergantung daerah. Untuk DKI menurut om Albert dikisaran harga 122.5 juta rupiah.

Kondisi lain: VIN motor tahun 2017. Tahun saat New Ninja ini rilis.

Wahhh ini bikin kacau kayak saya yg lagi mengencangkan pinggang buat beli Ninja 250cc 4 silinder itu lho.

Buruannnn sobb, stock terbatas hanya ada 30 (tigapuluh) unit ajah ….