Memprediksi Tenaga dan Harga New Ninja 250

 

Ninja 250FI sudah berusia 5 tahun. Sudah memasuki life cycle untuk dimutakhirkan. Akan seperti apa spek tenaga dan harga pengganti motor 250cc terlaris ini?

Screen Shot 2017-08-05 at 10.33.26 PM

Baca lebih lanjut

Iklan

Ngopi Pagi Dengan Goreng Pisang Srikaya.

Pagi. Enaknya ngopi. Di tempat kelahiran pisang goreng srikaya di Pontianak yg di era akhir 2000an sempat ngehits.
Kopi terasa ringan, tidak asam dgn sedikit rasa campuran jagung. Biji kopi diambil dari daerah perbukitan Singkawang 3 jam ke utara.

Pisang goreng terasa lembut dan moist, ada sedikit sepat yg dipadu selai serikaya asli yg manisnya pas.


Tradisi ngopi berawal dr aktifitas niaga pesisir timur Kalbar di Pemangkat dan Pontianak semenjak jaman Belanda.

Sembari menunggu aktifitas bongkar muat atau melepas lelah saat berniaga di sekitar pasar lama pelabuhan sungai.
Tradisi nongkrong berjam-jam ini bertahan hingga sekarang. Istilah “kopi pancong” atau “kopi setengah” tumbuh dari budaya nongkrong ini. Ini adalah upaya para penongkrong utk tetap bertahan meskipun kopi sudah habis dan kantong cekak.

Apa saja yang diobrolkan? Wah macam-macam. Saya sampai menduga bahan pembicaraan itu muter itu-itu aja. Cuman gantian aja yg menyampaikan. 

Misalnya grup ngopi itu ada A, B,C dan D.

Si A menyampaikan “Eh tau ndak katenye ……”

Esokan harinya si B yg ngomong “Eh aku dengar nih ….”

Muter dan jadi yakinlah mereka hahahaha

Pada era 1970an di area Sungai Raya, sedikit luar kota bisnis kopi + prostitusi mulai marak dg nama : Kopi Pangku. Namanya bukan warung kopi lagi, tapi coffee house krn pake AC dan dengan cahaya yg membuat malaikat sulit melihat, menurut pengelolanya.

Namun tahun 1990an semenjak saya merantau ke Jawa usaha kopi pangku pun tutup.

Setiap kali saya pulang, saya sempatkan menyesap kopi ringan dan pisang srikaya ini. Untuk bersyukur atas hidup yg dinikmati.

Seperti Apa Pertarungan Motorsport 250cc Multi-silinder di 2018

 

 

Tahun 2018 akan menjadi tahun yang menarik bagi kelas sport 250cc non-single silinder. Baik di Indonesia maupun global. Mengapa? Karena selain ada CBR250RR yang terhitung baru, Indonesia juga akan menjadi ground zero bagi produksi dan peredaran. setidaknya, dua sportbike 250cc baru/revisi.

 

Pada tahun 2018, dari yang saya bisa katakan, persaingan motorsport 250cc tidaklah lagi tentang puncak tenaga. Bisa dikatakan pabrikan PADA tahun 2018 akan SUDAH MENCAPAI TITIK TERTINGGI tenaga yang bisa dipompakan keluar dari mesin 250cc, naturally aspirated. Bisa sih lebih tinggi lagi dengan menanamkan teknologi, konfigurasi mesin atau material yang high end, tapi harganya menjadi tidak masuk akal pada kelasnya.

 

Pabrikan akan menjadikan kompetisi baik di tingkat global (WSBK), regional (ARRC) dan nasional sebagai target. Itu sebabnya motor 2018 akan lebih lagi race-oriented pada spesifikasinya dibandingkan kakak kandungnya yg ada sekarang.

 

Bentuk pertarungan motorsport 250cc di tahun 2018 ada pada tiga aspek: PWR, handling dan harga.

 

PWR (power-to-weight) ratio

Dengan puncak tenaga yang bisa dikatakan sama, pertarungan tahun 2018 terletak pada kemampuan pabrikan melepas motor dengan bobot seringan mungkin. Kita akan melihat selisih bobot, dan PWR, menjadi LEBIH dekat di antara ketiganya.

Mengapa PWR itu penting? Karena itu menentukan performa tenaga sesungguhnya. Baik pada saat berakselerasi dalam lintasan lurus maupun keluar tikungan saat berkompetisi.

Tentu untuk kepentingan race, akan ada penyusutan bobot, tapi angka standardnya akan sangat dekat.

Sobat tentu ingat bagaimana penentuan perubahan bobot bisa terjadi sampai saat-saat terakhir sebelum launching, saya ga usah sebut contohnya.

 

Handling

Sobat akan menemui motor 250cc yang memiliki karakter handling yang akan lebih racy dan rigid. Masih akan ada yg mempertimbangkan long-range comfort, namun komprominya akan sangat jauh berkurang, tidak seperti sekarang ini.

Ini implementasinya beragam. Baik pada chassis, swing arm dan suspensi. Ada yang benar-benar baru. Namun ada juga yang masih menggunakan model lama tapi performanya lebih baik. Telescopic fork misalnya.

 

Harga

Sudahlah mau diomongkan apa lagi. Sudah terbukti di kelas 250cc ini faktor harga masih menjadi pertimbangan penting. Kalau ingin punya motor yang menjadi target para biker 150cc (yang merupakan pasar terbesar saat ini) loncatannya tidak bisa dibuat terlalu jauh. Ini sebabnya di tahun 2018 kita akan melihat tiga motor yang memiliki price range yang lebih rapat jaraknya ketimbang yg ada saat ini.

 

 

Kesimpulan

Penurunan penjualan motor sport 250cc secara total dan fenomena beralihnya minat pasar kepada kelas rally/adventure 250, matic 250, retro dll mensinyalkan setidaknya satu hal penting:

 

Akan ada limit (dan kompromi) terhadap inovasi teknologi yang bisa dibenamkan pabrikan pada sportbike 250ccnya. Motor harus tetap bisa menafkahi dirinya sendiri dalam wholesale pabrikan.

 

Banyak yang mau saya obrolkan lagi tentang persaingan motorsport 250cc di 2018. Tapi ya maaf tunggu waktu peluncuran resmi keduanya ya hehehe..

 

22221647_1475410572555573_5326607612820805198_n.jpg

terpenjara janji

Review Kacamata utk Riding: Crocs

Selain kelakuan saya yg minus, mata saya juga sebenarnya minus (3/4). Juga silindris. Ini yg bikin repot kalau touring malam. Karena cahaya lampu kendaraan yg datang dari depan terpendar meluas.

Ini juga sebabnya kalau ketemu teman dr jauh pas saya ga pakai kacamata saya sering engga ngeh. Apalagi kalau perempuan. Maklum saya anak pemalu.

Nah akhirnya pas riding sendirian saya terpaksa pakai kacamata supaya halangan/bahaya dari jauh sdh terdeteksi. 

Mencari frame kacamata yg enak dipakai itu mudah-mudah susah.

Karena harus lentur mengikuti lekukan sisi dalam helm dan supaya gagang tidak menekan sisi kepala. 

Dari beberapa merk yg saya coba saya cocok dengan yg Crocs ini.


Crocs terkenal sebagai merk sendal lentur nyaman buat jalan. Di kacamata ternyata enak banget.

Sisi gagang sangat lentur. Engsel gagang cukup kuat meskipun tertekuk keluar dan kedalam tidak jadi oblak.


Harganya juga relatif terjangkau di 750ribuan (setelah discount). 

Dannnn yg paling saya demen: ada pilihan warna senada Zeus hehehe gasssss

Jangan Sampai Lolos: Kawasaki Bike Week 2017 – 18 Nov 2017 di Ancol

 

Kawasaki Motor Indonesia memanggil dan mengundang sobat pencinta roda dua (terbuka, tidak hanya Kawasaki) untuk berpesta bersama di Kawasaki Bike Week 2017

Screen Shot 2017-09-26 at 3.05.18 PM

Tahun ini kegiatan akan dilaksanakan di Pantai Carnaval, Ancol, Jakarta. Catat tanggalnya 18 November 2017.

Dari Kawasaki belum mengeluarkan secara resmi run-down acaranya, baru teaser video. Tapi bakalan seru banget inih..

Kalau ada jalan daratnya, riding ama Zeus dah saya *lagakmu mas

Oke Sob sekali lagi 18 November 2017 di Pantai Carnaval Ancol. Be there ya!!

 

Screen Shot 2017-09-26 at 3.04.58 PM

 

Drama di Aragon Spanyol, Marquez Juara, Pedrosa dan Lorenzo Posisi Dua dan Tiga. Trio Spaniard Rules!

Menjelang akhir musim, setiap seri sepertinya kian penting. Pertaruhan kian besar. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal.

Balap dimulai. Lorenzo dengan ban Medium Soft langsung melesat ke depan. Diikuti oleh Vinales dan Rossi yang berban Medium Hard pada tikungan pertama.

Tidak lama Vinales melorot dari posisi kedua, langsung ke posisi 5 dilalap oleh Dovi dan Marquez.

Rossi sempat mencetak fastest lap dalam upayanya menguber Lorenzo semakin dekat. Dikuntit dibelakannya Marquez yang berban Hard-Hard. Baik Rossi maupun Marquez sempat melebar.

 

Vinales kian melorot di belakang. Ada apa gerangan?

Pertarungan Dovi dan Marquez memperbutkan posisi ke-3 tidak kalah serunya. Kedua rival dengan point yang sama ini sengit sekali gebuk2annya.

Marc melancarkan ofensif yang luar biasa, late braking dan langsung melesat ke posisi 1 disaat semuanya under hard braking. Sayangnya melebar sehingga terlempar lagi ke posisi 4. Di belakangnya 1.5 detik Vinales di posisi 5 dibuntuti Pedrosa.

Marc kembali pushing hard dan menyalip Ducati Dovi. Dan kemudian menyalip Rossi!

Smoothh.

 

IMG_3477.jpg

Jarak Marc dan Vale kian menjauhh. Sementara Lorenzo tetap konsisten menjaga irama dan kepemimpinan lomba.

 

Di sedikit belakang Pedrosa berhasil menyalip Dovi dan menempel ketat Rossi.

Marc salippp Jolor di tikungan 12 kesukaannya. Sempat nyaris kehilangan kendali Pedrosa juga salip Rossi!

IMG_3523

IMG_3489

Prtarungan di depan panas sekali Marc dan Jorge!! Namun dua lap kemudian, Lorenzon mulai mundur, dibayangi di belakangnya Pedrosa.

Valepun dipepet dan disalip Vinales yang mulai menguat, Rossi di posisi 5. Sementara Pedrosa dengan smartnya salip Lorenzo.

Posisi tidak berubah hingga lomba berakhir. Duo Honda dominasi podium: Marquez juara seri Aragon diikuti oleh Pedrosa sebagai Runner-up. Lorenzo pada posisi ke-tiga.

Posisi ke-4 dan 5 diisi Vinales dan Rossi pak tua yang baru saja mengalami patah kaki.

Selamat utk Marquez dan HRC!!

IMG_3520-001.jpg