Jajal Honda ADV160, Sama Lincahnya, Lebih Bertenaga!

AKHIRNYA!

bisa jajal langsung ADV160!! gimana impresinya om.

“ADV160 berhasil menjawab beberapa kekurangan ADV150”

Setelah sekitar 12 lap test ADV di testing ground AHM Safety and Riding Centre di Cikarang, saya kembali dengan kesimpulan-kesimpulan ini:

  1. Handlingnya masih sama lincahnya dengan ADV150. Selama test di Dieng, saya bbrp kali overshoot saat memasuki tikungan sempit. Terlalu cepat, atau terlalu melebar. Koreksinya mudah sekali dengan ADV150, sangat forgiving. Nurut sekali. Nah pada ADV160 ini handling bisa dikatakan identik. Saat zig-zag melewato cone di sirkuit, ADV enteng sekali. Lebih enak daripada Honda Spacy saya di rumah yang lebih kecil dan ringan malahan (heheheh iyalah mas beda harga). Saking terlalu enaknya buat nikung, standard ADV beberapa kali gasruk di aspal hehehe.
  2. Saat dipakai riding sambil berdiri pun motor ini masih enak dikendalikan, jepitan betis pada body motor membantu kendali motor. Tinggal raiser stang naik 1,5 inch dan maju 2-3 cm, udah enak..
  3. Kelemahan ADV150 adlh tenaga saat ditanjakan.Tapi ini dijawab ADV160 dengan baik. Torsi berhasil naik hampir 1 Nm. Buat kawan-kawan para pejuang upgrade performa, mungkin ngalamin naikin torsi di motor150cc jauh lebih sulit ketimbang naikin HP. Buat saya yang bobotnya 86 kg, perbedaan tenaga ADV150 dan ADV160 ini cukup terasa, pada responsiveness. Juga saat berhenti di tengah tanjakan untuk kemudian digas jalan (tes beban). Hanya saja sepertinya PCX160 terasa lebih galak, apa karena bobotnya lebih ringan ya (hanya selisih 2 kg), atau mapping engine yang beda? hmmm
  4. Perubahan lain yang membantu adalah deck floor yang lebih luas, ini membuat kita bisa menapak dengan sempurna. Berguna banget nih Sob saat harus mengendalikan motor sambil berdiri. Maklum utk motor jarak jauh, dengan medan yang beragam, kita butuh juga berdiri sambil mengendalikan motor. Posisi dek kaki lebih lebar dan menurun ke depan, improvement banget dibanding ADV 150 ini.
  5. Suspensi depan masih agak terlalu keras di speed bump utk ukuran berat saya. Compression dan reboundnya agak cepat. Mungkin juga ini disengaja agar handling motor tetap sporty dan agressive ya. Saat masuk tikungan cepat memang sih ga ada gejala mengayun. Nempel.

In overall it’s a much better bike than ADV150 in functionality (bagasi lebih besar, HSTC, dashboard baru, deck lebih luas) and performance (tenaga dan torsi lebih besar).

Kalau butuh matic utk jalan-jalan agak jauh, dengan nyaman dan gaya. Ataupun sekedar buat kerja. Honda ADV160 pilihan kuat menurut saya.

Harga? well ya ini masuk motor hobby yang tersier and…. it’s a Honda.

11 thoughts on “Jajal Honda ADV160, Sama Lincahnya, Lebih Bertenaga!

  1. Misal nih mas.. Kalo ada opsi buat ganti velg ring 14 semua, efeknya gimana ya?
    Apa berimbas ke PWR sama CoG juga?
    🤔🙏🏻

  2. cover samping bagian depan buat saya pribadi bikin adv gen ini lebih cakep. kalo dari gambar kayak nyatu aja gitu.

    kalo yang lama kayak kepisah itu, agak gimana gitu desainnya.

    yang pasti ditanya kalo produk baru ahm ya bagaimana kualitas plastiknya om Leo ? apakah masih sama ??

  3. Motor matik kelas smpai kelas 160cc yg bisa nambah kegantengan saat naik di atasnya menurut saya cuma aerox 155 dan adv ini.. Sayangnya harga adv 160 ini gak masuk kantong saya.. Selisih dengan aerox 10 jutaan.. Emang bener2 motor hobi buat orang yg punya kantong lebih atau ortu yg kaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s