Review Power Commander V for R25: To Piggyback or Not To Piggyback

Total perjalanan Sabina bersama Power Commander V for R25 sudah melewati 3200 km.

Baik dalam kondisi pemakaian harian (bermacet-macetan, normal), touring dekat, maupun trackday (geber full 18 lap) saat di Sentul Oktober kemarin. Awal bulan ini unit prototype PCV yang ada di Sabina diambil untuk dipelajari oleh Dynojet. Dilihat kondisi komponen di dalam modul, dan diuji konsistensi performa. Ini dilakukan untuk memastikan apakah ada yang perlu ditweak sebelum masuk ke phase produksi.

Kurang lebih seminggu kemudian, saya diberitahu Mas Bram Sportisi bahwa hasil pengechekan unit prototype oke semua dan unit produksi siap di minggu ketiga Desember. Mantapp….

Baca lebih lanjut

Kopdar Bersama ROCK dan Deklarasi YROI Chapter Bogor – Menghabiskan Weekend Bersama Komunitas

Kalau ada waktu senggang saat weekend, saya selalu lebih memilih riding atau kopdar baru kemudian blogging. Hehehe ini sebabnya tumpukan bahan tulisan bertumpuk tinggi. mungkin ya.

Hari ini saya ikut hadir di dua event menarik nih.

Yang pertama dalah Kopdar bersama ROCK alias R25 Owner’s Community in Kaskus.

Baca lebih lanjut

Menimang-nimang ECU Racing R25 di Gelaran YARC 2014

 

Penasaran dengan informasi via WA dari mas Abidin General Manager Motorsport Yamaha Indonesia tentang “Racing Kit Market”, saya bersama Regis dan Alberto, temen YROI Tangerang memutuskan untuk menilik isi market tersebut.

Alberto, yang berdarah Spanyol ini, pergi dengan misi khusus memboyong pulang ECU racing, sedangkan saya cukup dapat brosur dan informasinya hehe.

Kenapa sih obsessive sekali dengan ECU mas?

Karena menurut saya ECU atau piggyback adalah kunci untuk membuka janji potensi tenaga R25. Sudah tau dong kenapa dan mengapanya.

Begitu tiba di lokasi, welehh memang gelaran akbar ini luar biasa….

Baca lebih lanjut

Apakah Polisi Memiliki Kewenangan Untuk Memusnahkan Knalpot Aftermarket ? (Part 1)

Belakangan ini di beberapa satuan wilayah, kepolisian mulai dilakukan penindakan terhadap penggunaan knalpot aftermarket (racing). Kita melihat berbagai foto aksi pemusnahan knalpot yang dilakukan, yang dugaan saya, untuk membuat masyarakat menjadi jera.

knalpot-racing-dilarangvhn

Saya jadi sedikit tergelitik untuk mendiskusikan apakah kepolisian memang memiliki kewenangan untuk memusnahkan knalpot aftermarket tersebut. Kebetulan saya memiliki sedikit latar belakang di bidang hukum. Dan juga mengajar di beberapa lembaga pendidikan kepolisian. Sehingga harapannya tulisan saya ini cukup obyektif, berimbang dan konstruktif.

Baca lebih lanjut

Yamaha Indonesia Mempersiapkan Road Map Balap tahun 2015 Untuk YZF-R25

Dari namanya sudah jelas, R25 dilahirkan di dalam klan balap Yamaha.

Dalam aktifitas di komunitas rider R25 (YROI – Yamaha R25 Owners Indonesia) pun saya  melihat sekali bagaimana keterlibatan member yang luar biasa pada hampir setiap aktifitas balap privateer di sirkuit, baik di Sentul maupun di daerah-daerah.

Pertanyaannya apa strategi Yamaha untuk sungguh-sungguh membesarkan dan mempersiapkan R25 sebagai penguasa balapan kelas 250 cc di tanah air?

Terjun full di IRS 2015 mas? Tidak.

Lho lalu apa?

Beberapa hari lalu saya menerima WA dari mas Abidin General Manager Service & Motorsport Yamaha Indonesia. Beliau menyampaikan beberapa hal:

Abidin

abidin 2

Roadmap Balap R25 untuk tahun 2015 (di luar gelaran Yamaha Asean Cup Race Desember ini di Sentul ya) yang disiapkan YIMM adalah sebagai berikut:

1. Menyelenggarakan Yamaha R Cup series sejumlah 5 kali di tahun 2015

Akan ada tiga kelas cc utama: R15, R25 dan R6. Pembagian kelas ini mengikuti klasifikasi pada saat Yamaha R Track Day October lalu. Harapannya, dari persaingan ketat 5 serie ini akan muncul bibit-bibit pembalap sekaligus menggairahkan tim-tim balap R25 untuk mendevelop lebih jauh motornya masing-masing. YIMM sedang menjajaki lokasi-lokasi yang memadai untuk digelarnya serie ini di daerah.

2. Mengadakan OMR Yamaha R Series sebagai bagian dari gelaran IRS 2015

Yamaha merasa masih perlu untuk membuat OMR tersendiri bagi R25.

Kenapa ga terjun sekalian di kelas 250cc IRS mas? Yang ini bukan jawaban dari mas Abidin, namun sumber lain di Yamaha. “KIta berharap regulasi IRS untuk kelas 250cc bisa mengikuti regulasi yang disiapkan ARRC. Sehingga penjenjangannya pun jelas. Barulah saat itu kita akan terjun di IRS.” Hmm argumentasi yang masuk di akal. Tanpa harus frontal politicking atau conflict mengenai regulasi. Om Dyan Dilato pun sudah menyampaikan “Kita berharap regulasi ARRC di kelas 250cc ini akan menjadi cermin/tumpuan bagi balap nasional kelas 250cc.”

3. Menurunkan 2 tim balap (5 pembalap) R25 dan R3 di ajang ARRC 2015

ARRC (Asia Road Racing Championship – ajang balap yang diakui FIM) 2015 untuk kelas 250cc rencananya akan diikuti oleh 16 pembalap dari 8 negara. Regulasi akan dibuat akomodatif bukan hanya mengikuti lobby satu atau dua pabrikan Jepang saja namun juga mempertimbangkan pabrikan lain di Asia seperti India dan China. Sangat tepat apabila Yamaha Indonesia memutuskan untuk menerjunkan tim balap R25 di ajang ini. Selain membiasakan pengembangan motor balap mengikuti regulasi Asia, juga menyiapkan penjenjangan lebih lanjut.

Woh kok ada R3nya mas? di ARRC pada kelas Superstock CBR300R sudah duluan hadir. Bakal luar biasa nih.

Apabila road map ini berjalan lancar, maka R25 bisa menunjukkan superioritas yang merupakan janji kelahirannya.

(RIP) Selamat Menempuh Perjalanan Terakhir Bro Andy Brod – Ketua Harian MiLYS 2008-2009

 

Tersentak saya baca email dari grup MiLYS – Mailing List Yamaha Scorpio.

 

bordir-besar

Om Bonnie mengabarkan:

“Innalillahi wa’innaillahi roji’un,  telah berpulang ke Rahmatullah,  saudara kita,  bro Andy Brod MiLYS 582,  selamat jalan saudaraku,  doa kami mengiringimu

Salam,
Bonnie
MiLYS001″

 

Informasi lebih lanjut

Dari fb bro Fanny Sombah; serangan strokejam 21an.

Jam 1 dini hr telah dilakukan MRI, dan trnyt sudah ada pendarahan di otak sebelab kanan fakandy, yg mengganggu motorik sebelah kiri.

Dan pagi ini saudara kita telah berangkat menempuh perjalanan terkhirnya, mohon doa semua sahabat dan saudara, semoga Allah SWT berkenan mengampuni segala dossan khilaf juga menerima amal baik saudara kita Andy Brod MiLYS 582

Salam,
Bonnie

Bro Andy Brod adalah Ketua Harian MiLYS untuk periode 2008-2009. Biker veteran dengan jam terbang tinggi ini bernama asli Ferdinand Sutansyah Harmin, lahir di Makassar, 13 Februari 1974 dan besar di Jambi.
SONY DSC

Bro Andy Bro (Kanan) – Foto Stephen Langitan.com

Saya sendiri pada periode Bro Andy memimpin sudah tidak terlalu aktif di MiLYS karena Scorpio saya hilang digondol maling dan sudah pakai Vixion sejak 2007.
Selamat menempuh perjalanan terakhir bro Andy. Doa dari kami semua mengiringimu.
Leo – MiLYS404
“Ride Safely, Respect Others”

Mencermati Salah Persepsi (Basis Mesin, Harga dll) Ninja Sport 150cc 4 Tak

Rumour mengenai Ninja Sport 150cc 4 merebak kembali. Isyu ini sebenarnya sudah saya angkat semenjak Maret 2014 di artikel ini.

http://7leopold7.com/2014/03/07/apakah-langkah-rahasia-selanjutnya-kawasaki-3817/

Dari khabar yang beredar di beberapa blog, feature Ninja 150cc 4 tak sbb:

1. Basis mesin dari Pulsar 160 atau Duke 125

2. Body dan fairing mengikuti RR Mono.

Di artikel bulan Maret 2014 saya menyatakan:

5. Kawasaki Sport Fairing 150 cc 4 tak ? (dengan harga dekat ke KB Pulsar 200NS) Dengan  basis mesin KLX150L. Head to Head dengan R15.

IMG_4767

Baca lebih lanjut