AISI Mencatat Penurunan Penjualan Wholesale (Dari Pabrik ke Dealer) Sportbike 250cc 2 Silinder Menjelang Pergantian Tahun. Bagaimana Dengan Record Ninja 250 (Lama) Versus CBR250RR?

.

 

Siklus dan pola yang sama berulang. Menjelang akhir tahun terjadi aksi pengereman penjualan. Pembeli cenderung menunggu motor dengan NIK 2018. Penting? Ya lumayan ya, punya motor bertahun 2017 dan 2018 itu lumayan selisihnya. Baik pada livery (biasanya ada perubahan) maupun pada, nantinya, harga jual kembali. Dan itu normal. Makanya biasanya dealer akan melakukan penurunan pemesanan unit motor sembari menggiatkan aksi diskon untuk mempercepat penjualan unit motor tahun 2017.

img_6979img_7022

Hal sama terjadi pada pasar 250cc twin silinder. Sumber informasi 7Leopold7 menyampaikan catatan AISI bahwa penjualan wholesale (dari pabrik ke dealer) dari 3 produsen mengalami penurunan.

Untuk CBR250RR. Angka penurunannya tidak cukup besar. Bisa dikatakan penjualan cukup kokoh dan stabil. Berapa angkanya? saya punya. Tapi tunggu dari AISI aja.

Penurunan juga terjadi pada Ninja 250FI (bukan New Ninja 2018 ya). Pada bulan November ini Ninja tidak lagi menjadi motor terlaris di nusantara. Kali ini CBR250RR terjual dari pabrik ke dealer sejumlah 70 unit lebih banyak ketimbang Ninja 250FI.

Saya coba cek ke owner dua dealer. Nampaknya para dealer Kawasaki sudah melakukan aksi mengerem pemesanan Ninja 250 FI mengingat yang baru akhir Januari sudah akan beredar. Mereka memang akan shift ke new Ninja. Orderan dilakukan untuk melayani inden unit lama yang sudah berjalan.

Apa ini artinya New Ninja 250 Itu Mengecewakan Sehingga Penjualan Menurun Mas?

Ingat yang sekarang dijual ini adalah Ninja 250 FI (edisi 2017) bukan New Ninja. Logikanya kalau calon pembeli senang Ninja tapi ga suka New Ninja, calon pembeli justru akan sekarang membeli Ninja alias penjualan meningkat. Menurut saya justru penurunan penjualan ini, terlepas dari faktor pergantian tahun, bisa dijadikan indikasi masyarakat menunda pembelian Ninja lama dan menunggu yang baru di delivery akhir Januari/Awal Februari ini.

Untuk penjualan R25 tetap stabil di nomer 3. Kayanya kue pasar sportnya lebih asyik dengan XMaxnya ini wkwkwk.

Iklan

12 thoughts on “AISI Mencatat Penurunan Penjualan Wholesale (Dari Pabrik ke Dealer) Sportbike 250cc 2 Silinder Menjelang Pergantian Tahun. Bagaimana Dengan Record Ninja 250 (Lama) Versus CBR250RR?

  1. R25 selalu buncit sudah kronis sepertinya dilain sisi R25 buat Yamaha jadi antara suka dan duka, di syukuri aja kan niatnya juga jualan tak penting dimana tempatnya terpenting itu barang dagangannya laku begitu kira kira.

  2. Dan biasanya ada cashback akhir tahun..efek sales dikejar target tutup buku. Apalagi mobil,dulu sih dapet cashback 5jt lebih dikit.lumayan lah om mobil baru duit balikannya buat tukar tambah velg ori sama beli pertamax. Hehehe

    • mobil mah bisa lebih om kalo akhir tahun
      temen ai ambil hondut mobiloyo aja bisa dapet 40 jeti
      ai dulu tengah tahun ambil city car dapet 14 juta doang

  3. hmmm r25 lagi2 buncit

    jujur aja sy sbg rider sambilan dagang sering megang R25 Nin-FI dan CBR 250RR.
    R25 terasa paling cheap, kurang feeling sbg “motor 50jt”an di banding si merah dan si hijau, plastik2 body pun looks cheap, kualitas cat buruk (pernah ngeletek stiker, eh cat nya malah ngikut) dan kalo di poles pun cat nya gak bisa se shiny Ninja atau CBR,
    poin plus R25, tenaga sdikit lebih oke drpd Ninja 250, better handling, harga pasaran yg lbh murah.

    sy bukan fansboy manapun, smoga jd kritik yg membangun buat YMH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s