UPDATE: Somasi N-Max Owner Terhadap Yamaha Indonesia

 

Berita yang dimuat Solopos mengenai somasi seorang N-Max Owner terhadap Yamaha Indonesia menarik buat saya. Kebetulan karena saya pernah mengajukan complaint serupa atas Bianka (Ninja 250 FI) di tahun 2012 terhadap Kawasaki. Bedanya adalah saya berkomunikasi langsung via email dengan Kawasaki pusat di Pulogadung.

Pada saat speedometer mulai berembun, saya sudah memperkenalkan diri dan mengirimkan foto sertai detail permasalahan lainnya. Belum ada respons. Ketika speedometer tiba-tiba mati saat hujan lebat saya pun berkirim email lagi, dengan santun menyampaikan permasalahannya. Kawasaki merespons dengan mengirimkan mekanik dan memeriksa motor saya. Dan memang terbukti ada faulty, cacat produk sehingga kemudian komponen itu ditarik dan diganti.

Pada kasus somasi N-max ini owner menyatakan ada beberapa hal seperti shock belakang yang keras, mesin tiba-tiba mati saat perjalanan.  Menarik untuk melihat bagaimana Yamaha bereaksi terhadap persoalan ini.

Saya melakukan kontak dengan pihak yang menangani dan mendapatkan informasi sebagai berikut:

  1. Unit motor yang dijadikan dasar somasi telah memiliki database karena sebelumnya telah didiagnostic tiga kali. Pertama Mei 2015 saat acara survey, Kedua bulan Desember 2015 saat service di Harpindo Solo, dan ketiga 16 Maret di Panggung Motor Solo (KM 12.000). Unit motor yang bersangkutan termasuk pada c100 yang dipantau oleh Yamaha pada setiap kali service.
  2. Ketiga hasil pemeriksaan tidak menunjukkan kegagalan fungsi ataupun permasalahan.
  3. Pemeriksaan akhir minggu menunjukkan tidak ditemukan persoalan pada alat diagnostik. Keluhan motor mendadak mati ternyata diakui tidak terjadi pada unit yang bersangkutan. Shock yang dianggap keras ditemukan tidak mengalami kebocoran dan masih bekerja pada spesifikasinya. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap sejumlah Nmax lainnya yang disebutkan memiliki permasalahan di dalam somasi dengan hasil serupa.

FullSizeRender-003

 

Ohhh begitu,

Kasusnya berbeda berarti dengan Ninja 250 FI saya. Kalau Bianka, memang speedo terbukti mati karena kortsluiting akibat air yang masuk melalui seal speedometer. Kawasaki kemudian mengganti speedometer tersebut dengan alasan keselamatan dan kegagalan fungsi produk.

Sementara pada kasus N-Max ini, pihak Yamaha setelah datang dan mendiagnosis tidak menemukan faulty atau kegagalan fungsi yang bisa dijadikan dasar untuk komplain.

Saya sendiri masih mencoba mendapatkan kontak pihak yang mengajukan somasi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

MAS SOMASI ITU APA SIH?

Somasi adalah teguran kepada pihak kedua karena lalai dalam menjalankan kewajibannya. Dasar hukumnya pada pasal 1238 KUH Perdata. Somasi, atau teguran diperlukan sebelum pihak pertama mengajukan gugatan kepada pihak kedua melalui pengadilan perdata.

Lebih jauh tentang somasi nanti kita bahas di artikel terpisah yak.

 

 

Iklan

35 thoughts on “UPDATE: Somasi N-Max Owner Terhadap Yamaha Indonesia

  1. Nyimak Om Leo…..
    Jadi pelajaranya…. Kalo mau komplain, ada jalurnya… Ada tahapannya….

    Dan yg dikomplain tidak mengada-ngada alias benar adanya..

    Waduh, harus lebih berhati-hati nih.. Dalam menyadur berita… Kalo ikut nyebarin berita yg belum jelas faktanya… Repot juga nantinya…
    IMHO CMIIW
    🙂

  2. *Speedometer mati total di tanggung garansi
    *dioda putus semua di tanggung garansi
    *ngga bisa oper gigi ditanggung garansi.
    Dan semuanya gratis. Yamaha semakin di depan.. Antara bangga dan sedih karna motor banyak masalah dan pelayanan yang memuaskan. (y)

  3. Pengen tenar om .haruse kn wes golek referensi ndisik sak durunge minang n max.kelebihan plus kekurangan kudu d kail tko media2 seng wes nyobo nak minuse d rasa gk masalah yo monggo ndang d tebus n max e.hehehe

    Salam n max rider

  4. Motor mati mendadak sebenarnya ada terjadi di motor injeksi.terutama motor baru…tapu klo dah lama hilang.di grub fb ada juga vixion r15 mati mendadak.tpi bisa hidup lagi.motor honda pun sama.pernah saya alami saat dilampu merah scoopy dan ncb150 yg saya pke pernah mengalami saat kondisi baru. Mungkin ada penjelasan knapa terjadi seperti itu.

  5. klo somasi udah publish gtu, trs tyt gak sahih gak ad bukti kuat (modal katanya katanya) bisa kena pencemaran nama baik gak tuh? biar gak asal bikin statement bodong yg dipublish

  6. klo mau beli, usahakan baca review nya.
    Jangan dari 1 sumber saja.
    Cacat produksi klo aftersales OK itu sakitnya tuh ga terlalu.
    Klo sudah cacat produksi ternyata aftersales juga busuk, yah balikin saja. Ga bisa komplen lus balikin. Jual saja

  7. Mhn diperjls bang leo,dlm kasus ini apa sblm diajukan somasi sdh ada tindakan lain sblmx (mslx dtg k dealer utk dicek ttg keluhanx). Krn sy takut nntix pr pmbc seolah2 mjdkn somasi sbg alat komplain tnp dtg dlu utk ricek d dealer brsgktn. Sy mlh heran klo bnr phk yamaha mjwb somasi dgn mengirim mekanik tnp mnyuruh yg brsgkutan dtg k dealer utk diperiksa mtrx. Emg g pny tim legal ya yg bs jwb tu somasi.

  8. Mas Leo, kalau di somasi seperti itu, dan ternyata tidak terbukti, apakah ada kemungkinan dari pihak yamaha akan ngesomasi balik? soalnya, setau saya dari beberapa anak klub, beliau yg lapor ini pernah (atau mau, *infonya kurang jelas) somasi juga sebelumnya pake nama klub. Mungkin beliau punya maksud dan tujuan tertentu mas…

  9. Sangat menarik Om Leo pembahasannya dan kalo menilik tulisan “Keluhan motor mendadak mati ternyata diakui tidak terjadi pada unit yang bersangkutan” maka secara otomatis pelapor mengada-ada dan mungkin hanya mencari sensasi agar bisa terkenal neh pengacara..

  10. biar terkenal.. mumpung nmax lagi ngetop.. somasi itu kan teguran supaya menjalankan prestasi.. lah perikatannya apa ? harus dibedakan juga antara pelayanan dealer dengan produk cacat.. minta recall karena alasan subyektif shock keras ? emang diiklannya ada nyebut ’empuk’ ?.. kebanyakan sih harapan konsumen sendiri.. jelas2 taglinenya ‘ultimate SPORT matic’.. kalau nyaman ada disebut karena riding position selonjoran.. tapi bukan nyangkut2 shock.. lagian solusinya banyak.. dr yang termurah gergaji pretension nya shock standard sampai OHLINS..

  11. kalo saya dari sulu sll pakai yamaha,dirumah saya masih ada yamaha Force1 92 masih oke bingiit,ada juga mio 2004 yg sehat walafiat,megison yg tetep halus walau udah 3th…percaya deh ama kwalitas yamaha baik meain,body maupun cat,beda dg HxxxA,yg cat nya mudah mengelupas atau buram….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s