Perbandingan Lap Time Yamaha Sunday Race (2015 Versus 2017): Peningkatan Signifikan Di Setiap Kelas

 

 

 

Yang menarik pasca Yamaha Sunday Race adalah melihat peningkatan lap time dari setiap kelas. Terutama kelas 150 dan 250cc. Kali ini saya akan coba perbandingkan data dari Round 1 musim 2015 dan Round 2 2017. Seperti apa perubahannya?

Continue reading

Advertisements

Rapat Komite Teknik (Komunitas R25 dan Yamaha Indonesia) Mempersiapkan Race 2 Yamaha R-series Cup

“Lampaui Dirimu”

Tagline selama musim race Yamaha R Cup ini memang sangat bermakna. Apapun yang kita lakukan setiap hari adalah utk melampaui apa yang sudah kita capai kemarin.

Bukan untuk menyenangkan atau mengalahkan orang lain.

Dalam konteks race pun demikian. Kita berlomba untuk mengalahkan performa kita sebelumnya. Faster and better in every lap. Kalau kemudian naik podium yang Alhamdulillah bonus.

Dengan semangat seperti inilah kemarin Komite Teknik yang terdiri dari perwakilan komunitas R25 dan Yamaha Indonesia bertemu untuk membicarakan persiapan teknis race ke 2 YRC yang rencananya akan diadakan tanggal 12 Juni 2015.

Mas, Komite Teknik itu apaan ya?

Continue reading

ARRC Pre-Season Tes di Sepang. Hawa Mulai Mendidih di kelas (baru) 250cc.

Belum reda didera hawa kompetisi dari MotoGP di Qatar dan Yamaha R-series Cup (Sunday Race), musim 2015 Asia Road Racing Championship sudah dimulai. Akhir minggu ini di Sepang 103 rider dari berbagai tim sudah melakukan official pre-season test.

Ah cuman test mas. Lha ini justru dari test ini peta kekuatan dari masing-masing tim bisa dibaca.

Continue reading

Tingkatkan Performa Balap dan Regulasi, Komunitas R25 dan YIMM Bentuk Komisi Teknik

Seri 1 Yamaha R Cup (Sunday Race) sudah berlangsung dengan sukses. Namun baik para komunitas yang berpartisipasi maupun pihak Yamaha merasakan ada kebutuhan bekerja sama meningkatkan kualitas kompetisi dengan tetap patuh pada regulasi.

Ide membentuk Komisi Teknik yang merupakan gabungan beberapa komunitas R25 dan Yamaha pun bergulir dan disambut baik. Saya, meskipun agak jauh dr tanah air, membantu memfasilitasi proses awal terbentuknya komisi ini.

Continue reading

Yamaha Sunday Race 2015 Seri 1 – Race Day: Best Lap Time Semakin Ngeri

Wah rusak tenan. Saat race selesai hari minggu sore dan informasi-informasi masuk, di sini sudah larut malam dan saya udah tepar. Senin kerjaan banyak banget di kampus.

Untungnya liputan media (baik mainstream maupun blog) sudah mulai banyak memberitakan hasil race dari Yamaha R Cup, setelah sehari sebelumnya tertutup berita laga MotoGP yang engga kalah ngeri hasilnya: VR46 won!.

Yamaha jelas full konsentrasi dengan ajang seri pertama ini. Baik di dalam maupun di luar sirkuit. Di luar sirkuit berbagai event digelar baik untuk mengkampanyekan keselamatan di jalan raya dan kecintaan pada otomotif bagi siswa sekolah, maupun atraksi hiburan bagi para pengunjung Sentul. Habis-habisan.

IMG_3863

Foto: Istimewa

IMG_3855

Foto: Istimewa

Continue reading

Yamaha Siapkan Module “Circuit Log Viewer” Untuk Tingkatkan Skill R25 Rider Kelas Club di R Series CUP 2015

Selama ini kalau kita latihan di track sirkuit, kita lebih mengandalkan learning by doing.

Dengan cara mengingat dan memperbaiki racing line, buka tutup gas, angle attack, gear position, kecepatan maksimum masuk dan kecepatan minimum keluar dan lain sebagainya. Tujuannya agar kita bisa memperbaiki racing style, merubah setting motor dan akhirnya catatan waktu jadi lebih baik.

Kedengarannya mudah, tapi pada prakteknya lumayan sulit. Bisa memberikan masukan perubahan terhadap setting motor misalnya, itu membutuhan kehalusan feeling, pengalaman dan bakat balap yang cukup.

Nah memahami kesulitan ini, Yamaha sedang mempersiapkan sejumlah module “Circuit Log Viewer” yang rencanakan akan digunakan pada Yamaha R-Series Cup di 2015. Terutama khusus untuk rider R25 kelas club. Ingat akan ada kelas Expert dan Novice. Lihat artikelnya disini.

IMG_1683

Continue reading

Aerospeed tentang problema Ninja 250 Fi di ajang IRS

“Saya ga minta macam2 mas”

Buka om Bibin saat saya singgah di Aerospeed.

“Soal regulasi perbedaan berat minimum motor, itu harus kita terima”

Pemilik Aerospeed yg ramah dan biasa berbicara dengan tempo cepat ini menambahkan

“Saya juga ga mau balik ke karbu, meskipun skrg ini lebih kenceng, karena tujuan balap itu ya R&D, bagaimana barang kita atau settingan kita teruji dan dikenal orang”

“Pemain Ninja ga boleh cengeng, saya juga jelasin ke Benny (Djati Utomo – tim Astra Racing Team), saya ga problem dengan berat”

“Kalau buat saya yang lebih penting itu justru soal klep”

Menurut om Binbin, sulit diharapkan dengan klep standard, Ninja 250 bisa mengalahkan performa CBR 250.

Image

Continue reading

VIVA ROSSI.. Tunjukkan bahwa angkatan kita masih BISA!!!

Artikel ini ditulis pada saat aksi Rossi salip menyalip dengan Marquez dengan luar biasa untuk masuk ke posisi ke dua.

Jujur saja sejak era Sete, Max berlalu. saya cenderung mendukung semua MotoGP rider.

Alasan saya mendukung Rossi mungkin terlalu subyektif, demi angkatan tua kita-kita. Tunjukkan bahwa meski berusia kita masih bisa ..

VIVA ROSSI……. proficiat utk urutan keduanya ….

Honda masih mendominasi kelas 250cc di IRS 2013 – Liputan

Maaf Bro dan Sis, kemarin coba2 tulis artikel via BB ternyata rumit dan gagal terus.

Hanya ke upload 1 foto.

Minggu kemarin, saya senang sekali bisa ikut event NIO Goes to Sentul (soal community eventnya akan dilaporkan terpisah hehe), kesempatan nih utk lihat apakah Kawasaki bisa memberikan perlawanan pada kelas 250 CC.

20130329-071635-AM.jpgIMG_4786

Yang menarik adalah, tim Kawasaki masih mengandalkan Ninja 250 R Karbu yang performa dan risetnya masih lebih dahulu ketimbang adiknya yg injection.

IMG_4783Ivan Atmaja, dg Ninja Karbunya pada posisi start ke 3. Berada di belakang duo ART, AHM racing team.

IMG_4780

Sementara Nico Julian dengan Ninja Injection dan knalpot Prospeed Blue nya, hehehe cara pemasangan stickernya sama dengan Ninja.

IMG_4754

Dan RACE!!!

IMG_4787

Segera terlihat Ninja tertinggal hampir 2 detik di setiap lapnya. Total selisih waktu antara Ninja pertama yang finish, Ivan Atmaja (posisi 4) dengan CBR250 pertama hampir 28 detik.

IMG_4808

Podium pun kembali didominasi Honda yang sudah mengadopsi suspensi Ohlins yang dikembangkan khusus untuk tim Honda dan ban PIrelli. Bahkan terhadap tim CBR 250 lainnya, ART terlalu jauh meninggalkan.

IMG_4798

Kalau menurut saya, selama masih ada pemisahan aturan berat minimal utk 1 silinder dan 2 silinder sejauh 21 kg ya akan tetap sulit bagi Kawasaki utk menang dg selisih daya kuda seperti itu. Meskipun sudah direvisi menjadi 21 kg selisihnya (NInja tidak boleh lebih ringan dr 148kg sementara CBR bisa sampai 127kg), namun pada olahraga dimana berat motor adalah faktor penting dan berpengaruh terhadap handling, angka 21 kg masih sangat signfikan.

Kalau mau bertarung di kelas 250cc ya sudah 250cc saja. Toh di marketingnya ga pakai “tapi.. tapi”. Kalaupun mau dibatasi dengan aturan terpisah mengenai bobot, hendaknya dgn mempertimbangkan power to weight ratio motor standard. Dengan Daya Kuda standar hanya terpisah 3 HP (CBR 22HP dan Ninja 25HP), memberikan batasan 21 kg itu berlebihan dan akhirnya membuat race jadi kurang menarik. Kawasaki pull out saja sebenarnya dr kelas 250cc.

Kemarin luar biasa panas di Sentul..

ngadem di bawah payung dulu…

IMG_4777-001 IMG_4774 IMG_4756