P200NS Tidak Akan Mempengaruhi Penjualan NVL dan CB150

Meskipun hype atau sambutan komunitas biker terhadap P200NS luar biasa, namun saya yakin kehadiran P200NS disambut adem oleh kompetitornya.

Bajaj-Pulsar-200NSmotor-red merah

Continue reading

Advertisements

Reaksi Rider Ninja thd penjualan P200NS oleh Kawasaki

Selamat pagi Bro and Sis ..

Semoga selalu sehat semua ..

Bbrp waktu terakhir ini, terutama seminggu belakangan, marak di berbagai forum dan blog diskusi mengenai realisasi kerjasama penjualan P200NS (anak KTM yg diangkat Bajaj) antara Bajaj dan Kawasaki.

Bajaj-Pulsar-200NS

Tulisan pendek saya ini hanya akan menyoroti reaksi Ninja rider (baik yg 150cc 2 takĀ  maupun >= 250 cc 4 tak) dan kelas non-Ninja yg bakal cukup dekat 150cc 4 tak (KLX 150).

Kalau kita perhatikan, reaksinya cukup beragam, paling tidak ada tiga kelompok pendapat.

1. Kelompok yang was-was dan khawatir.

Kelompok ini khawatir penjualan suatu produk yang diasosiasikan dengan Bajaj dan pulsar oleh Kawasaki akan menurunkan nilai dan prestise dari motor kawasaki yang mereka miliki.

Keresahan bertambah saat membayangkan bahwa saat service motor, mereka harus ikut berjubel antri dengan produk2 lain di luar kawasaki, maaf, bajaj apalagi (itu menurut mereka).

Kelompok ini bertambah resah saat melihat kemungkinan bahwa nama produknya pun mungkin menjadi Ninja 200. Mereka ini kemungkinan Fans Boy Kawasaki, hardcore, rednecknya kawasaki.

Apakah anda masuk dalam kelompok yang ini?

2. Kelompok yang justru excited dan senang.

Kelompok ini menurut saya memiliki informasi yang lebih baik tentang keunggulan P200NS dan rencana kerjasama penjualan produk tersebut antara Kawasaki-Bajaj. Kelompok ini tahu bahwa kerjasama tersebut HANYA berlaku untuk P200NS yang memang merupakan motor handal saudara Duke 200

(perbandingan keduanya : http://reviews.in.88db.com/index.php/automobiles/bikes/15206-bajaj-pulsar-200-ns-vs-ktm-duke-200-specifications-comparison).

Kelompok ini juga cenderung senang, karena pada kenyataannya Kawasaki tidak/belum memiliki line-up di kelas 200cc sport/touring.

Pengisian kekosongan ini oleh P200NS, menurut mereka, justru akan memperkuat prestige Kawasaki sebagai dominator segment sport di Indonesia. Kemungkinan penamaan motor menjadi Ninja 200 pun mereka tanggapi dengan senyum tanpa beban.

Yang ada di kelompok ini menurut saya sebagian besar adalah pemilik Ninja 150cc 2 tak, 150cc 4tak (paling gembira mungkin) dan sebagian besar 250cc.

Meskipun tanggapan mereka positif, tapi soal posisi harga, atau pricing menjadi isyu yang sensitif. Karena ini akan berpengaruh terhadap second-hand market value dari produk mereka. Mereka mungkin berharap P200NS, melihat performanya jelas diatas CB150R dan New Vixion 150, dilepas di kisaran harga paling tidak sama dgn Ninja SS Rp 25.5 atau 26 juta rupiah.

ninja-ss-green

3. Kelompok yang tidak terpengaruh

Kelompok ini kemungkinannya memiliki informasi yang cukup, sehingga mereka tahu kerjasama penjualan ini tidak akan memiliki dampak terhadap besutan kawasaki mereka.

Atau juga mereka merasa apa yang terjadi itu jauh pada kelas yang berbeda sehingga “ah engga ngefek”. Mereka ini kemungkinan pemilik Ninja yang sudah nyaman pada kelasnya, baik entry level, middleweight maupun premium (sebagian 250cc, 600cc, 636cc, 800 cc dan seterusnya ke atas).

Mereka juga ga terganggu dengan kemungkinan Kawasaki menangani service P200NS, karena bengkel mereka pun tersendiri (custom workshop) atau pelayanannya terpisah.

20121201-115240-PM.jpg

zx-6r_black_white

Termasuk rider (baik punya Ninja atau tidak) yang manakah anda?