Confirmed – Ninja 250 edisi 2015 Minor Change + Assist Slipper Clutch

Mulai 1.5 tahun lalu saya sudah secara detail menulis langkah-langkah yang harus diambil Kawasaki dalam mempertahankan penguasaannya di market 250 cc, khususnya kelas 2 silinder.

Jangka pendek dengan melakukan perubahan minor change untuk mempertahankan competitive values DAN penguatan basis komunitas.

Jangka panjang dengan merevisi dari awal konsep Ninja 250 untuk memperbaiki (terutama) handling + performa tenaga serta memindahkan basis produksi ke plant Kawasaki di Cibitung.

https://7leopold7.com/2013/03/12/nasib-ninja-250-fi-paska-yamaha-yzf-r25-dan-cbr-250r2/

https://7leopold7.com/2014/05/23/hal-yang-harus-direvisi-dari-ninja-250-untuk-menghadapi-yamaha-yzf-r25/

https://7leopold7.com/2013/11/21/langkah-langkah-antisipasi-kawasaki-terhadap-penetrasi-yamaha-r25/

Continue reading

NIO Goes To Sentul – with Anjany Racing

Minggu lalu saya dikontak Bro Tyo NIO (Ninja Injection Owners) untuk menenuhi undangan Anjany Racing ikut hadir di Pit mereka selama gelaran IRS serie 1 di Sentul (31 Mar ’13). Pokoknya cukup bawa badan dan motor, semuanya disediain disana om. Wah menarik sekali.

20130329-071635-AM.jpg

Satu kesempatan yang luar biasa mengingat komunitas ini baru lahir dan kepengurusannya pun, ibarat bayi, masih merah-merah.

Sayangnya karena bertepatan Minggu Paskah, saya ga bisa berangkat dr titik kumpul Panahan Senayan, harus ke Gereja dulu bro hehe. Setelah sempat koordinasi dengan Paketum Bro Faisal dan PIC Bro Rapieq MD (ini bukan saudaranya pak Mahfud MD, tapi Medical Doctor maksudnya), akhirnya saya akan tunggu di ANTAM, pasar minggu.

Tidak lupa kali ini saya ajak Bung Regis, anak pertama saya (11 th) untuk merasakan atmosphere balap secara langsung.

Rute yang diambil adalah via Cijantung – Jl Raya Bogor. Perjalanan berjalan cukup lancar, yah namanya minggu pagi menjelang siang, di banyak tempat muncul pasar dadakan dan lalu lintas mulai padat. Setelah kurang lebih satu jam, rombongan pun memasuki area Sentul International Circuit. Kami rolling menuju area pit 37-39 dimana Anjany Racing bermarkas. Bro Angga NIO dr Anjany Racing sudah menyambut dengan hangat. Begitu pula Bro Kimi NIO yang hari itu akan turun di kelas 650 cc.

Saat kami tiba bertepatan dengan digelarnya kelas Superbike 1000cc yang dimenangkan oleh Dellu Agung (CBR1000) yang merupakan bagian dr tim Anjany Racing.

Bung Regis dan CBR1000nya Della

Bung Regis dan CBR1000nya Dellu

IMG_4663

tidak lupa kita foto2 dulu

IMG_4682 IMG_4685

Ayah dan Bung Regis

Ayah dan Bung Regis

Cuaca lumayan panas ketika itu menyentuh hampir 35 derajat. Namun tidak menyurutkan niat kita untuk menikmati lomba baik dr pit area ataupun S besar Sentul.

IMG_4698untungnya Anjany Racing sudah menyiapkan stock minuman yang hampir tidak terbatas. Sehingga tetap segar dan terhindar dr dehidrasi. Bahkan saat makan siang tiba, kamipun sudah ditunggu oleh nasi padang yang, mungkin krn lapar, rasanya mantap sekali.

IMG_4810

Dan puncaknya tentu pada saat kelas 250cc dan 600cc, untuk liputan kelas 250 cc bisa dilihat disini

Pada kelas 650cc, kelas yang pertama kali digelar di IRS, Bro Kimi pun turun dg Er6n putihnya.

Sukses menyabet posisi ke-3

Sukses menyabet posisi ke-3

Hari yang luar biasa. Mata, telinga, lidah, pendengaran dan indra peraba benar2 terpuaskan. A fantastic way to experience the race….

Thanks utk Bro Angga, Bro Faisal, Bro Rapieq yang sudah memfasilitasi dan memandu acara komunitas ini dengan baik. Sukses terus utk NIO.

IMG_5067 IMG_5053

Honda masih mendominasi kelas 250cc di IRS 2013 – Liputan

Maaf Bro dan Sis, kemarin coba2 tulis artikel via BB ternyata rumit dan gagal terus.

Hanya ke upload 1 foto.

Minggu kemarin, saya senang sekali bisa ikut event NIO Goes to Sentul (soal community eventnya akan dilaporkan terpisah hehe), kesempatan nih utk lihat apakah Kawasaki bisa memberikan perlawanan pada kelas 250 CC.

20130329-071635-AM.jpgIMG_4786

Yang menarik adalah, tim Kawasaki masih mengandalkan Ninja 250 R Karbu yang performa dan risetnya masih lebih dahulu ketimbang adiknya yg injection.

IMG_4783Ivan Atmaja, dg Ninja Karbunya pada posisi start ke 3. Berada di belakang duo ART, AHM racing team.

IMG_4780

Sementara Nico Julian dengan Ninja Injection dan knalpot Prospeed Blue nya, hehehe cara pemasangan stickernya sama dengan Ninja.

IMG_4754

Dan RACE!!!

IMG_4787

Segera terlihat Ninja tertinggal hampir 2 detik di setiap lapnya. Total selisih waktu antara Ninja pertama yang finish, Ivan Atmaja (posisi 4) dengan CBR250 pertama hampir 28 detik.

IMG_4808

Podium pun kembali didominasi Honda yang sudah mengadopsi suspensi Ohlins yang dikembangkan khusus untuk tim Honda dan ban PIrelli. Bahkan terhadap tim CBR 250 lainnya, ART terlalu jauh meninggalkan.

IMG_4798

Kalau menurut saya, selama masih ada pemisahan aturan berat minimal utk 1 silinder dan 2 silinder sejauh 21 kg ya akan tetap sulit bagi Kawasaki utk menang dg selisih daya kuda seperti itu. Meskipun sudah direvisi menjadi 21 kg selisihnya (NInja tidak boleh lebih ringan dr 148kg sementara CBR bisa sampai 127kg), namun pada olahraga dimana berat motor adalah faktor penting dan berpengaruh terhadap handling, angka 21 kg masih sangat signfikan.

Kalau mau bertarung di kelas 250cc ya sudah 250cc saja. Toh di marketingnya ga pakai “tapi.. tapi”. Kalaupun mau dibatasi dengan aturan terpisah mengenai bobot, hendaknya dgn mempertimbangkan power to weight ratio motor standard. Dengan Daya Kuda standar hanya terpisah 3 HP (CBR 22HP dan Ninja 25HP), memberikan batasan 21 kg itu berlebihan dan akhirnya membuat race jadi kurang menarik. Kawasaki pull out saja sebenarnya dr kelas 250cc.

Kemarin luar biasa panas di Sentul..

ngadem di bawah payung dulu…

IMG_4777-001 IMG_4774 IMG_4756

With NAIF and FHM Girls

20130222-012911-AM.jpg

NIO, Ninja Injection Owner, adalah sekumpulan rider non-club yang diikat oleh kecintaan akan Ninject. Tujuannya engga muluk2. Berbagi ilmu dan pengalaman dalam memelihara product yang tergolong baru ini. Komunitas ini bertemu baik secara online (via Facebook dan BBM group) maupun melalui event kopdar maupun touring. Group NIO ini cukup dikenal dan diperhatikan oleh KMI, terbukti saat melakukan claim dan recall Bianka, bagian R&D KMI yg datang ngobrol menanyakan mengenai NIO dan kegiatannya.

Beberapa waktu lalu NIO, melalui Bro Pati, seorang pewarta JAKFM, mendapat undangan dr Gillete utk menghadiri promo Gillette Mach 3.

IMG-20130310-00805

Continue reading

2nd Anniversary Gathering – NEX 250R Lembang

 

Selamat istirahat siang Brother and Sister,

Semoga sudah makan dan keadaannya baik selalu.

Saya sebenarnya sudah cukup lama off dr dunia komunitas/klub motor, semenjak si bungsu, 7, hadir dlm kandungan. Setelah 7 cukup besar (hampir 4 thn), saya penasaran untuk mengintip lagi apa sih yg skrg terjadi di dunia per-brotherhood-an.

Satu kelompok yang dua kali saya ikuti eventnya adalah NEX 250R.

Ini bukan klubnya Suzuki Nex  😀

Tapi kumpulan rider Ninja 250 yg berdomisili di kawasan segitiga Jakarta bagian Selatan-Bogor-Tangerang. Didirikan akhir tahun 2010, NEX sudah beranggotakan sekitar 150 rider, dgn agg aktif tercatat 53 orang (bergantian) dan rerata rider yg hadir di event antara 20-40 orang.

Saat NEX 250R mengadakan 2nd year Anniversary Gathering ke Lembang tgl 25 Jan kemarin, kebetulan sekali jadwal saya kurang lebih pas dan bisa ikut. Karena jadwal yg ga pas2 banget, Bianka terpaksa berangkat dan pulang duluan, jadi sorry ya ga ada liputan trip barengnya.

Berhenti untuk Sarapan Bubur di Cianjur. Motor sendirian

Berhenti untuk Sarapan Bubur di Cianjur. Motor sendirian

 

Continue reading

Reaksi Rider Ninja thd penjualan P200NS oleh Kawasaki

Selamat pagi Bro and Sis ..

Semoga selalu sehat semua ..

Bbrp waktu terakhir ini, terutama seminggu belakangan, marak di berbagai forum dan blog diskusi mengenai realisasi kerjasama penjualan P200NS (anak KTM yg diangkat Bajaj) antara Bajaj dan Kawasaki.

Bajaj-Pulsar-200NS

Tulisan pendek saya ini hanya akan menyoroti reaksi Ninja rider (baik yg 150cc 2 tak  maupun >= 250 cc 4 tak) dan kelas non-Ninja yg bakal cukup dekat 150cc 4 tak (KLX 150).

Kalau kita perhatikan, reaksinya cukup beragam, paling tidak ada tiga kelompok pendapat.

1. Kelompok yang was-was dan khawatir.

Kelompok ini khawatir penjualan suatu produk yang diasosiasikan dengan Bajaj dan pulsar oleh Kawasaki akan menurunkan nilai dan prestise dari motor kawasaki yang mereka miliki.

Keresahan bertambah saat membayangkan bahwa saat service motor, mereka harus ikut berjubel antri dengan produk2 lain di luar kawasaki, maaf, bajaj apalagi (itu menurut mereka).

Kelompok ini bertambah resah saat melihat kemungkinan bahwa nama produknya pun mungkin menjadi Ninja 200. Mereka ini kemungkinan Fans Boy Kawasaki, hardcore, rednecknya kawasaki.

Apakah anda masuk dalam kelompok yang ini?

2. Kelompok yang justru excited dan senang.

Kelompok ini menurut saya memiliki informasi yang lebih baik tentang keunggulan P200NS dan rencana kerjasama penjualan produk tersebut antara Kawasaki-Bajaj. Kelompok ini tahu bahwa kerjasama tersebut HANYA berlaku untuk P200NS yang memang merupakan motor handal saudara Duke 200

(perbandingan keduanya : http://reviews.in.88db.com/index.php/automobiles/bikes/15206-bajaj-pulsar-200-ns-vs-ktm-duke-200-specifications-comparison).

Kelompok ini juga cenderung senang, karena pada kenyataannya Kawasaki tidak/belum memiliki line-up di kelas 200cc sport/touring.

Pengisian kekosongan ini oleh P200NS, menurut mereka, justru akan memperkuat prestige Kawasaki sebagai dominator segment sport di Indonesia. Kemungkinan penamaan motor menjadi Ninja 200 pun mereka tanggapi dengan senyum tanpa beban.

Yang ada di kelompok ini menurut saya sebagian besar adalah pemilik Ninja 150cc 2 tak, 150cc 4tak (paling gembira mungkin) dan sebagian besar 250cc.

Meskipun tanggapan mereka positif, tapi soal posisi harga, atau pricing menjadi isyu yang sensitif. Karena ini akan berpengaruh terhadap second-hand market value dari produk mereka. Mereka mungkin berharap P200NS, melihat performanya jelas diatas CB150R dan New Vixion 150, dilepas di kisaran harga paling tidak sama dgn Ninja SS Rp 25.5 atau 26 juta rupiah.

ninja-ss-green

3. Kelompok yang tidak terpengaruh

Kelompok ini kemungkinannya memiliki informasi yang cukup, sehingga mereka tahu kerjasama penjualan ini tidak akan memiliki dampak terhadap besutan kawasaki mereka.

Atau juga mereka merasa apa yang terjadi itu jauh pada kelas yang berbeda sehingga “ah engga ngefek”. Mereka ini kemungkinan pemilik Ninja yang sudah nyaman pada kelasnya, baik entry level, middleweight maupun premium (sebagian 250cc, 600cc, 636cc, 800 cc dan seterusnya ke atas).

Mereka juga ga terganggu dengan kemungkinan Kawasaki menangani service P200NS, karena bengkel mereka pun tersendiri (custom workshop) atau pelayanannya terpisah.

20121201-115240-PM.jpg

zx-6r_black_white

Termasuk rider (baik punya Ninja atau tidak) yang manakah anda?

Nge-Cikidang bersama Ninja FI

Selamat pagi2 sekali Bro and Sist …

subuh yang damai. Semoga keadaan sobat semua selalu baik..

Selasa malam, 9 Okt, saya dapat email dr Masbro Lexy

Saya mau touring ke Pelabuhan Ratu bersama teman2 ninja 250 Sabtu ini. ……..
Kalau mau ikut hayuuk, sekalian kopdar kita.

Ini seperti saat lapar berharapkan dapat makan dg sayur pucuk dr hutan, namun malah mendapatkan lauk ikan. Atau Pucuk Dicinta Ulampun Tiba.

Sudah cukup lama juga saya ga touring rombongan, terakhir thn 2006 ke Pelrat juga, bersama MiLYS Scorpio

20121017-042754 AM.jpg

Untuk trip kali ini engga banyak yg saya persiapkan. secara motor ini standar habis, sehabis-habisnya dan juga baru saja diservice 2 minggu lalu. Saya hanya menyiapkan Tail Bag Kawasaki untuk tempat menyimpan pakaian ganti.

20121017-054206 AM.jpg

Ada dua hal kenapa saya sangat excited dengan trip ini.
Pertama krn saya ingin lebih kenal karakter dan batasan2 Bianka.
Misalnya utk high speed cornering. Kalau dipakai harian, saya kadang ragu, apakah speed i’m carrying sdh pas, seberapa miring sebelum mulai slip. Yg tentu tidak baik kalau ditest di jalan umum perkotaan. Ga Safe Bro dan Sist.

Alasan kedua: setelah sekian lama, dorongan untuk berkumpul bersama dlm satu komunitas menguat. Dalam komunitas kita bisa belajar banyak hal, baik mengenai teknis motor, ataupun untuk memelihara semangat kebersamaan sesama biker.

Singkat cerita hari H.
Rombongan NEX 250 yg berangkat ke Pelabuhan Ratu dipecah menjadi dua kloter. Kloter young guns, berangkat malam tadi. Dan Kami, kloter Sabtu subuh, para bapak2 beranak, saya, mas Lexy dan Bro Sion brkt dr rendez-vous point, Shell BSD pukul 5. Rute yg diambil adlh BSD – Bogor via Ciseeng di bawah pimpinan Mas Lexy yg sangat menguasai rute2 alternatif.

Kami tiba di Bogor dalam waktu 35 mnt, terima kasih utk lalu lintas yg lengang dan kondisi jalan yg cukup mulus. Sempat berhenti dua kali utk pipis, sarapan dan Bro Sion memasang kamera kecil utk merekam perjalanan kami.

20121017-054344 AM.jpg

Kamipun memasuki rute Cikidang. Ingatan lama saat membetot Yamaha Scorpio pun kembali.
Saya ingat saat itu, tubuh harus betul condong ke depan untuk menekan stang agar ban depan tetap mendapat grip. Untungnya saat itu saya tanpa boncenger dan motor sdh dpasang konrod versi 3 sehingga titik berat badan dan motor tidak ambles ke belakang.
Saat ini dengan Bianka mantwap sekali. Asphalt hotmix, dan ukuran roda yg lebih besar, membuat kita lebih percaya diri untuk mengeksplor titik dan sudut menikung. Jalanan yg membelok dan menanjak/menurun pd saat bersamaan juga membuat kita harus tetap menjaga riding line di sudut2’tikungan buta.

Terasa perbedaan karakter tenaga Ninja 250 dan Er6 fairing yg dibesut oleh om Lexy. Ninja 250 saat menghadapi perubahan tanjakan dan turunan yg drastis perlu cukup rajin berpindah gigi utk mendapatkan tenaga yg tepat. Sementara er6 dgn torsi yg cukup besar dan power band yg cukup lebar bisa dg tenang menjaga tenaga tanpa harus celetak celetuk pindah gigi.

20121018-030143 AM.jpg
Berhenti sebentar utk memasang mini cameranya Bro Sion di plat motor.

20121018-030604 AM.jpg
Re-hydrating, minum2 sambil mendinginkan minyak rem Bro Sion yg sempat blong

Dan akhirnya tiba di Pelabuhan Ratu bergabung bersama rombongan malam.

20121018-032836 AM.jpg
(foto by Bro Rully)

Setelah istirahat dan bersantai di tefi fantai, rombongan NEX 250 pun siap rolling utk photo session dan balik kanan.

20121018-091052 AM.jpg
(foto by Bro Rully)

20121018-092913 AM.jpg
(foto by Bro Rully)

20121018-033603 AM.jpg
(foto by Bro Rully)

20121018-033354 AM.jpg
(foto by Bro Rully)

Balik kanan ke jkt via Cikidang

20121018-033930 AM.jpg
(foto by Bro Rully)

20121018-034152 AM.jpg
(foto by Bro Rully)

20121018-034720 AM.jpg
(foto by Bro Rully)

20121018-034856 AM.jpg
(foto by Bro Rully)

Total perjalanan pulang pergi 280 km. Bensin habis 11.4 liter dua kali isi.

20121018-040148 AM.jpgn

Puji syukur kpd Tuhan yg sdh memberkati dan melindungi mulai dr berangkat hingga tiba di rumah.

Terima kasih buat masbro Lexy yg sdh mengajak ikut trip ini dan memperkenalkan dg NEX 250. Yg sdh menunjukkan jalan asyik dan lancar menuju Bogor dr BSD. Utk Bro Sion, compatriot dr BSD, semoga lekas sembuh batuknya.

Terima kasih buat capt Bro Rully, PIC bro Dahsyat, bro Ady, Bro Kiky dan kawan2 NEX 250 yg luar biasa brotherhoodnya, yg meskipun motor saya paling cupu, tp ga di-ceng-in.

Sampai ketemu di Kopdar/trip berikutnya.