Masuknya Alex, Keputusan Terbaik HRC dan Marc Utk Terus Dominasi MotoGP

 

Sebenarnya sudah agak lama pikiran liar itu muncul, Duo Marquez dalam satu tim, Siapa yang dulu belum pernah membayangkan itu, hayo ngaku?

20140615_212709_marc-dan-alex-marquez

Blood thicker than anything. Kebayang dua bersaudara sedarah bertarung untuk mendapatkan yang terbaik bagi keluarga dan tim sponsor.

Saya kok melihatnya begitu ya.

Jadi ketika ada yang spekulasi lebih kuat pada Zarco dan Cal, saya dari pojokan melihat lain.

Mengapa mas?

Pertama dari sisi HRC:

Paradigma HRC era sebelum-cabutnya Rossi ke Yamaha sdh berubah. Ketika itu HRC meyakini motor adalah yang utama, rider hanya secondary, Ini salah satu alasan Rossi ciaoo dan kemudian bersama Yamaha merampas deretan juara dunia 10 kali sejak 1994 (kecuali th 2000) dari tangan Honda. Ngeselin bgt buat HRC.

Namun ada pelajarannya, secara berangsur Honda lebih memperhatikan masukan pembalap utamanya termasuk Stoner dan Marquez.

Ke depannya, HRC membutuhkan MM utk melanggengkan kembali dominasi juara dunianya. MM juga membutuhkan HRC untuk mewujudkan mimpinya menjadi juara dunia terbanyak dalam sejarah MotoGP, jauh diatas Rossi dan Agostini.

Keduanya, dengan asumsi kondisi persaingan rival masih seperti ini, akan sangat berpotensi memperpanjang gelar juara dunia 5-6 kali lagi. As long as they’re together.

Karenanya, menjadi kepentingan HRC untuk memberikan yang terbaik bagi Marquez, pembalap utamanya, termasuk secondant dalam teamnya. Bukan hanya dari segi moral booster, tapi Marc jelas akan lebih nyaman untuk bersinergi dengan Alex untuk mencari formula tepat memenangkan setiap seri. Kalau sekarang saja dgn 100% dedikasi sdh dominan juara, apalagi 120%.

Jangan salah paham, saya yakin Alex akan sangat kompetitif, dan tidak sungkan pepet-pepetan dg Marc, namun dalam moment kritis perebutan point agar Marc juara, he will definitely support his brother. Begitu juga sebaliknya, jika musim kurang menguntungkan bagi Marc, Alex akan mendapatkan dukungan penuh dari abangnya.

Jadi HRC akan mendapatkan sinergi penuh dari dua bersaudara ini. Sebagai tim berbasis nilai-nilai Jepang, mereka sangat paham faktor ini.

Kedua, pertimbangan dari sisi Marc.

Alex (23 th) adalah adiknya yang berbeda usia 3 tahun. Juara dunia moto2. Hal apa yang bisa diberikan oleh seorang kakakย  selain membantu adiknya melatih diri utk jadi yang terbaik melanjutkan dinasti Marquez di MotoGP?

Ada faktor lain yang buat bro/sis mungkin debatable, tapi kalau saya akan lebih memilih pembalap kedua yang berusia 23thn, drpd 29thn atau 34 thn, apalagi kalau jagoan saya (pembalap pertama) sudah dominan.

 

Kesimpulan:

HRC memiliki kesempatan lebih besar, sinergi lebih penuh di paddock dengan adanya Marquez bersaudara untuk mendominasi musim-musim MotoGP mendatang. Ketimbang berspekulasi mendampingkan MM dengan pembalap lain.

marquez

 

 

 

38 thoughts on “Masuknya Alex, Keputusan Terbaik HRC dan Marc Utk Terus Dominasi MotoGP

  1. Pas lorenso pensiun,pas alex juara moto2
    Kesempatan naik kelas ๐Ÿ˜
    Mungkin masih gk sebagus kakaknya tapi nyatanya rider lain juga kesulitan menandingi marc ๐Ÿ˜
    Kalau bisa konsisten 5 besar di debut tahun pertama di repsol honda juga sudah cukup bagus

  2. banyak org yg terlalu pesimis terhadap alex marquez, gimna menurut om leo? klau menurut saya alex tidak akan segemilang debut alex marquez dulu, nmun ia akan bisa bersaing dgn morbudelli dan mungkin rossi(yg mkin menurut performanya) thun depan

  3. HRC trauma ditinggalin pembalap bagus ( jurdun )
    Dalam hati kecil honda jepang mungkin pingin nakagami yg ke repsol, tp kalo nagami ke repsol, LCR cuman kembali pake satu pembalap, nakagami bisa di LCR karena di support honda team asia

  4. Ya mudah2an aja ekspektasi berbanding lurus dengan realita ya om leo, gak seperti tahun ini yg “katanya” dream team 2 juara dunia malah bumi dan langit..

    Ngomong2 hasil test hari ini Marquez tua posisi 1 dan Marquez muda posisi 20.. Padahal Iker Lecuona aja posisi 11.. :mrgreen:

    • kpna gak membandingkan dgn yg pling dekat om, misal brad binder, pke motor yg sama dan waktu d moto2 pun prestasi binder jauh lebih unggul dri iker tpi knp d test day 1(sampai istrahar siang) iket pos11 binder pos19

  5. serunya adalah … marc bakal bener2 buka data sedetail2nya plus mentoring si alex buat gimana cara bawa rcv biar bisa perform maksimal beda ketika pembalap kedua orang lain.

    Dan menariknya
    Bakal lebih simple lagi kerja teknisi honda ngdevelop motor buat marq & alex yang jelas jelas alex bakal ngikut apa kata marq atau bisa sebaliknya.

    Lalu seremnya
    Kalau si alex tiba saatnya sudah dapet fill marq di rcv nya meski ga se perfect marq, ya bisa honda lagi honda lagi juaranya ๐Ÿ™ˆ

    Dominan dengan segala kenyamanan & keluwesan dalam paddock itu #Bahaya

  6. Imo wajar sih kalau Alex masih tertinggal, karena pasti masih dalam tahap menyesuaikan diri dengan power mesin prototype MotoGP yang ampun ampun ampun lol.

    Sumper mantap analisa om Leo, saya paling setuju bagian yang mereka berdua saling dukung, kalau misal tahun depan Marc mendominasi lagi, Alex pasti bakal dukung dia, begitu pula sebaliknya, salip menyalip mungkin dan hampir pasti terjadi antar dua saudara ini, tapi biar bagaimanapun saudara kandung tidak akan mungkin saling baper, pintar memang HRC wkwkwk.

    Saya masih dukung Rossi biar bagaimana, tapi mungkin dari Yamaha akan tetap andalkan Vinales dari factory team dan Quartararo dari satellite team (bocah edan ini wkwk), semoga Morbidelli juga semakin cocok dengan motornya.

    Belum lagi duo Ducati Dovizioso dan Petrucci yang selalu siap mengintai dan rising Suzuki lewat Rins serta Mir juga saya rasa tidak akan diam begitu saja.

    Serta tim lain yang juga siap menggempur dengan update mereka masing masing, bakal masin seru ini tahun depan.

  7. Entahlah, bapak-bapak kayak saya kok blom bisa move on dr Om Rossi ya๐Ÿค”

    Mudah2an si Om dapet paket motor yg kompetitif n bisa adu nyali pepet2an sama dik Marquez, syukur2 bisa jurdun diakhir seri๐Ÿ˜Š

    Mantep ulasannya Om Leo.

  8. masih pro dan kontra.. ada yang bilang Alex terlalu lama untuk bisa juara di Moto 2 entah karena persaingan ketat atau memang beda skill talent dengan kakak nya… jadi lebih supaya MM nyaman di HRC

    • Marq jaman di moto2 full support HRC + Lawan ga ad yg se konsisten marq & tim

      Marq di motogp masuk di saat yg tepat di waktu yg tepat juga dan agak sdikit diuntungkan di awal masuk soal seamless gearbox

      Paaaaassss bgt juga rider lawan + tim lawan lg ga konsisten juga dtambah bursa transfer yg gila2 an bbrp musim kblakang

      Talenta iya skill udah kebukti gmn dia bawa motor

      Tp faktor kbruntungannya itu looo kok yaaa bikin gemes
      andai satu musim aja … semua pabrikan di level sama plek tinggal pembalapnya yg adu betot saya rasa ga akan ada istilah alien buat #Marq

  9. Yamaha harus memberi perlakuan khusus lebih pada Fabio, mendengar masukannya untuk develop motor khusus untuk dirinya

    Fabio pernah bilang, dia kalah dari MM93 karena motor RCV khusus dibuat (dijait) untuk MM93.

    Dimasa rookie dengan Spec Motor M1 2018 (Vinales and Rossi sangat stragel), Fabio mampu membuktikan bahwa dia mampu merangsek ke posisi depan

    Bahkan beberapa kali bisa bejaban dengan MM93

    #harapanmembuncahfby

  10. kok saya lihat malah melihatnya membatasi karir dan prestasi si adik ya. selama ada kakaknya emang boleh si alex menang pa lagi jurdun. kecuali marq ngalah hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s