Yamaha XSR155: CC Yang Tertukar

Shinja Kimura ditugaskan Yamaha untuk melahirkan versi retro klasik utk motor-motor modern Yamaha seperti MT-07 dan MT-09. Desain awal lebih diperhalus untuk selera Eropa dan akhirnya diproduksi oleh Yamaha Perancis untuk dunia. Engga aneh memang asli keren banget.

XSR700.jpg

Kedua motor ini . (MT07 dan MT09), karena value harga di kelasnya, menjadi terlaris di kelasnya di UK (MCN) dan Australia. Untuk memastikan semua segment ditutup, apalagi mengingat semakin berkembangnya selera retroi klasik, maka XSR700 pun dihadirkan dengan diikuti XSR900.

Dan memang tampilannya jadi beda banget. Berkelas. Harganya pun dijual lebih mahal dibandingkan versi aslinya MT07 dan MT09.

Begitu juga saat saya melihat sosok Yamaha XSR155 ini pertama kali. Memang XSR banget. KERENNN.

Yamaha-XSR155-digital-instrument-clusterYamaha-XSR155_fuel-tank

Yamaha-XSR155_seat.jpg

Tapi menurut saya motor ini adalah CC yang tertukar.

Sama dengan komentar saya saat melihat New R15 (versi 3), desain dan totalitas di kelas 150cc kok justru terasa lebih kuat ketimbang kelas 250ccnya.

Akibatnya ketika R25/R3 ikutan direvisi mengikuti garis adiknya, jadi terasa anti-klimaks.

Menurut saya, dan tentu seturut maunya saya, sebaiknya kelas XSR ini diturunkan dulu ke kelas 250/300 cc. Terutama untuk menandingin Honda CB300 Exmotion yang juga bikinan Thailand yang spesial bngt emang.

Dengan hadirnya XSR250 dan XSR300 ini tentu akan lebih menggairahkan lagi kelas 250cc terutama di sektor naked bike yang terasa lesu. Jujur aja, menurut saya, motor naked kelas 250cc kebanyakan sekedar versi telanjang tanpa fairing dari motor sportnya. Ga ada karakter khususnya. Coba lihat saja MT-25, ada desain yang kurang total mengikuti jalur MT, bahkan kalau dibandingkan MT-15.

Mungkin Yamaha punya pertimbangan khusus untuk meloncati kelas 250cc dan langsung menggarap kelas 155cc. Mungkin krn pertimbangan marketing: volume jualnya yang lebih tinggi. Tapi ini tetap salah urutan/sequence menurut saya: kembangkan New MT-25 dan XSR250 terlebih dahulu, baru kemudian kelas 155ccnya.

Mungkin juga karena ini gawenya Yamaha Thailand dan bukannya Yamaha Indonesia yang melihat market MT-25 kurang menarik dibanding Maxi matic dan akhirnya ga diprioritaskan.

 

nb: sebelum dituduh macam-macam, ini bukan tulisan “mending-mending”, saya owner MT-10, dan pernah punya MT-09 di thn 2015.

 

 

Advertisements

46 thoughts on “Yamaha XSR155: CC Yang Tertukar

  1. Wkwkwkwk sudah di wanti2 memang biar ga di tuduh kaum mending.
    Btw iya… seharus nya 250 yg digarap.
    Dan juga seperti om Leo bilang, itu gawe nya thailand, mungkin indonesia kebagian launching mt25 dan xsr 250

  2. Blunder satu lagi..

    Mt25 atau Xsr25 yg duluan dirilis ? Atau gini, mending jual mana ?

    Mt15 ga begitu laku, Xsr semoga laku.
    Mt25 udah fix antiklimaks, sejauh bocoran berkata bahwa detail update nya sana dengan mt15 nya.

  3. sayang desain spion ala2 metik mio generasi awal, coba pakai spion bulet2 gitu, mmg sih spion bisa di ganti after market, tapi kesan ny kurang totalitas

  4. Kalau merhatiin kebiasaan Yamaha (yimm) beberapa tahun ke belakang ini, atau bisa disebut sejak NMax rilis, sequence nya bisa dibilang terbalik.. harusnya (atau biasanya) pabrikan lain itu dari atas turun ke bawah, ya desain ya fitur ya teknologi..

    Kalau Yamaha gak, Mio ,Aerox malah lebih lengkap fiturnya dibanding NMax .. misal keyless Dan SSS ..
    Jadi kesannya si kelas lebih tingginya malah ga prestige, dapet sampahan atau basian level bawah.. menurut ay dari sisi marketing sih kurang dapet yes..
    Gw gagal paham kenapa bisa begitu kebijakannya

    http://kobayogas.com/2019/08/21/kymco-spade-150-motor-sport-retro-dari-kymco/

  5. jadi penasaran sama new MT25 / MT03 nanti spt apa, kalo emg enggak totalitas gaya MT series, market pasti bakal milih XSR250 / 300 yg lebih berkarakter

    bikin desain angker ala Sugomi ato MT09 dengan cc cuma 250/300 kok pada susah ya, Kawasaki + Yamaha sama saja, Honda CB250 EX sudah oke, sayang cuma 1 silinder

  6. Iya jg kalau diliat urutannya dari 700 turunannya malah langsung ke 155, yg 250/300 nya dilompati, apa memang krn kelas naked 250 sdh benar2 lesu atau ada strategi lain??? Tp harusnya kalau kelasnya global mestinya kelas 250 ini tetap masih terbuka pasarnya

  7. Menurut saya udah discontinue aja vixion, ganti xsr155+mt15 utk main di 150cc motor laki yamaha + motor trailnya di brojolin

  8. knpa yamaha ga kepikiran buat pake shock depan teleskopik biasa y segede byson ya buat menekan harga

    nb : ini tulisan kaum “mending-mending”,yang komen doang..beli kagak

  9. Gmn dgn honda yg dari x-adv 750 langsung turun jauh ke adv 150?
    Bakal ada brp varian utk mengisi celah 150cc-750cc? Hanya akan ada 250/300 atw ada tambahan 400/500 cc?
    O ya utk xsr155 konsep retro tp klo pake sasis deltabox kayaknya kok kurang pas dgn tema retro y?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s