MV Agusta Nikahi Loncin Utk Hadirkan MV 350-500cc! Lebih Terjangkau Namun Tetap Kelas Premium.

 

IMG_4082

 

Terbetik dari MCN edisi cetak terakhir bahwa selain membangun kerjasama untuk menghasilkan parts-parts MV, Loncin, perusahaan besar otomotif dari China ini juga akan menjadi mitra MV untuk menghadirkan sejumlah motor MV pad akelas 350 hingga 500cc.

 

MV nampaknya mulai bergeser dari pasar ultra-eksklusif masuk ke market yang lebih lebar.

Apakah ini membuat MV Agusta menjadi motor murahan om?

 

Oh jelas tidak!

 

Line-up dan kualitas yang direncanakan akan tetap premium made. Namun akan disesuaikan lapisan biker yang lebih luas dari yang sekarang ada.

 

Langkah terobosan ini diambil oleh CEO baru MV Timur Sardarov yang memang direkrut untuk mengembangkan MV Agusta di pasaran dunia.

 

MV Agusta ini tergolong unik. Mungkin salah satu dari sedikit produsen yang sangat idealis dan membebaskan engineer dan designernya mengembangkan motor seturut kreasi mereka dengan mengabaikan sedikit selera pasar. Divisi Marketing ikut. Beda dengan produsen lain yang apa kata marketing masih sangat menentukan.

 

Ini akibatnya produk MV Agusta sangat unik dan indah, namun MV juga rutin mengalami kesulitan cash-flow karena perputaran uangnya tidak secepat pabrik lain. Bahkan beberapa kali pailit dan harus disuntik dana.

 

Belajar dari ini Timur mengambil langkah berani untuk melahirkan EMPAT model baru MV AGusta kelas 350-500cc. Tim engineer dan designer dari MV tetap yang akan menentukan desain dan mengawasi proses produksi yang dilakukan oleh Loncin. Informasi yang saya dengar varian sport dan brutale jadi pilihan.

 

Utk sport menarik sekali karena saat ini kompetisi sport kelas 250-400cc makin bergairah. Dengan adanya Ninja 400, KTM RC390 dan Yamaha R3 (ga mau jadi R4 nih?).

 

MV Agusta 350-500cc namun tetap berseni dan berkualitas premium??? Siapa yang ga ngiler?

 

IMG-20140216-01491

Advertisements

38 thoughts on “MV Agusta Nikahi Loncin Utk Hadirkan MV 350-500cc! Lebih Terjangkau Namun Tetap Kelas Premium.

    • KTM ikut jg kan ya, tp Bollywood. Dan mungkin hal serupa jg dialami Ducati kalau tdk ada Audi atau Aprillia klo tdk ada Piaggio..

    • To om Leo:

      Betul om hehe, apalagi kalau China, bahasanya zaman sekarang apa ada yang tidak bisa dibuat di China wkwkwk, orang dari barang fake sampai barang yang kualitasnya lebih bagus bahkan dari yang original mereka juga bisa bikin hahaha.

  1. Kenapa om setiap merk eropa mau bikin Cc kecil, pasti ngegandeng perusahaan lain yg kecil2?

    Salah satu cth: Bmw-tvs

    • Biar gak perlu invest line produksi baru, cukup optimalisasi sumber daya yg sdh ada diperusahaan lain tsb.
      Modal minimalis, sales nambah, profit melambung

    • pertama: karena memproduksi motor cc kecil di manufactur mereka di Eropa membuat harga menjadi tidak ekonomis. Motor akan jauh lebih murah biaya produksi, shipping dan mungkin pajaknya kalau di produksi di Asia

  2. seru nih, daripada Ducati yg nunda2 bikin motor kecil, MV lgs eksekusi, membayangkan ke depan ada model mirip2 Brutale ato F4 dengan cc kecil 2 silinder inline, nice………..

  3. bang leo, karakter masyarakat indonesia yang sangat konsumtif di bidang otomotif ini wajar apa enggak sih bang? apakah dinegara negara berkembang lainnya juga sama kayak indonesia!
    soalnya saya cukup heran dengan orang orang taiwan! kebanyakan orang taiwan klo sudah punya motor layak jalan walaupun dah tua, tetep aja gak tergoda buat beli motor baru!

  4. Ah tetep aja ampe sini harganya super premium….
    Sama kayak BMW C 400 yang buatan China… gara2 ada baling2 nya jadi dah 200jutaan…

  5. Semoga pemerintah revisi max kubikasi untuk pajak berlipetnya jadi upto400cc. Aamiin, tp simnya bener2 di kelas2, biar ga pada asal orang yg bawa. Hihihihiiii

  6. hmmmm ujung2 nya kayak benelli nih
    kebetulan ane owner benelli
    kalau yg cc di atas 600cc kualitas cat dan produk bagus om
    tapi yg di bawah 600, kurang apik cat nya terutama di bagian arm sm sasis, cepet pudar trs gampang kena water spot yg susah di ilangin
    takut nya mv agusta yg 500cc ke bawah juga bakal gitu om
    ga di pungkiri untuk perluasan market pasti hrs seting harga yg bersahabat, pasti ada pengurangan kualitas produk, biar cost production ny bisa di tekan

    • semoga berbeda ya bro. MV janji design dan pengawasan produksi tetap di tangan mereka utk memastikan DNA MV. Sementara Benelli sudah sepenuhnya milik China, keputusan internal mereka

  7. Salam bro Leo, ini sudah menjadi trend; terkait global financial pressure yang dialami para produsen, biaya produksi yang tinggi di tanah mereka, regulasi2 emisi yang makin membatasi ruang performa mesin berbasis fossil fuel (tergambar dengan gila2annya riset dan produksi kendaraan elektrik yang katanya lebih ‘green’). Pasar roda dua yang jauh dari cegatan regulasi emisi masih sangat luas di wilayah asia begitu juga dengan biaya buruh yang murah dan demand atas transportasi terkait masih inferiornya transportasi publik dibanding di negara2 maju. We profit the big stuff, but if the small one sells.. we shall gain big..
    Satu lagi.. the new emerging forces of financial power sudah menampakkan dirinya.. di Asia

  8. Intinya mau pake alasan apapun pabrikan eropa megap-megap berjamaah.

    KTM diamankan Bajaj
    BMW dirangkul TVS
    MV direkrut Loncin

    Asia rules

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s