[Viral Video] Helm AGV Pista Bisa Lepas Dr Kepala Meski Strap Terkunci. Ini Penyebab Helm Simoncelli terlepas?

 

Mulai kemarin beredar video yang diunggah oleh bro Herlambang Bayu Ajie Bayu dan kemudian diunggah ulang oleh bro Ariv A Rahman. Dalam video itu diperlihatkan bagaimana helm AGV yang digunakan bisa terlepas dari kepala meskipun chin strap (atau pengikat dagu) sdh dipasang.

Kok bisa mas?

Oke berikut tahap2nya.

  1. Helm dipakai, menurut saya sih agak sedikit longgar
  2. Strap dipasang.
  3. Chin strap didorong ke arah dagu.
  4. Helm ditarik ke depan atas
  5. Voila, helm terlepas dari kepala dg posisi strap masih terkunci.

Saya menonton sambil berbisik what the F?

Apalagi moment video ini beredar tidak lama setelah kejadian naas yang menimpa saudara kita bro Iqbal yg helmnya terlepas.Β  Pertanyaan jadi muncul.

Apa yg salah? Apakah ukuran helm yg tidak pas?

Atau kesalahan desain posisi strap yg terlalu maju sehingga bisa didorong dan lolos menahan rahang?

Apakah jangan2 ini sebabnya helm Simoncelli dan bro Iqbal terlepas saat crash?

Tapi sebelum berkepanjangan menduga-duga, saya lakukan dua hal:

  1. Bertanya ke teman yg faham hal-ihwal perhelman, yakni bro Agus Hermawan, juragannya Juragan Helm, dan;
  2. Mencoba sendiri.

Lalu saya ngobrol dg bro Agus atau biasa dipanggil dengan nama sayang Gaus.

Menurut beliau, tujuan dr video itu hendaknya clear dulu.

Kalau tujuannya untuk membuktikan helm tidak safe untuk digunakan, maka video itu missleading. Karena semua helm, dg strap terkunci, apabila diarahkan ke depan ke arah dagu maka dorongan dari arah belakang pasti akan membuat helm terlepas.

Bro Agus sudah membuktikan sendiri dengan semua helmnya, lepas semua.

agus.jpeg

Menurutnya cara untuk mengukur safety helm tidak seperti itu. Ada teknik-teknik yang sudah testandarisasi dan diterapkan DOT, SNELL, ECE dan bahkan SNI. Termasuk test impact, integritas shell, kepenjalan foam, daya tahan strap.

Saya belum puas sebelum coba sendiri. Dan dari hasil percobaan dengan menggunakan helm Arai kesayangan, ternyata hasilnya sama. Helm juga lolos jack…

 

Saya pakai balaclava, helm meluncur dengan mulus, begitu strap saya dorong ke arah dagu.

Padahal rambut saya gondrong dan tebal sekali, Memukau para wanita. Da kebayang bagi rider2 yang ikut PERBAKIN, persatuan bathuk kinclong.

Penasaran, saya minta tolong Pape ASR, test, sama hasilnya lolos juga.

Jadi JIKA MEMANG tujuan video itu untuk menyatakan helm AGV itu tidak aman krn setelah strap didorong ke dagu helm bisa lolos, menurut saya itu kesimpulan yang bisa menyesatkan.

Mengenai kejadian terlepasnya helm almarhum Simoncelli dan Iqbal nampaknya bukan disebabkan oleh lolosnya chin strap diatas. Utk Simoncelli, strap helm memang tercabut. Sementara itu utk naas yg menimpa almarhum Iqbal, menurut saksi mata di lapangan, helm saat ditemukan kondisi sambungan antara tali helm & batok/shell helm terlepas. Jadi DD Ring masih dalam posisi utuh terkunci. Apakah itu disebabkan karena daya hentak terlalu besar utk design strap atau hal teknis lain tentu ada baiknya pihak produsen helm atau pihak independen lain melakukan pemeriksaan atas hal ini. Untuk mencegah hal yang sama berulang.

 

Always Safety Riding!

 

 

 

 

 

 

26 thoughts on “[Viral Video] Helm AGV Pista Bisa Lepas Dr Kepala Meski Strap Terkunci. Ini Penyebab Helm Simoncelli terlepas?

  1. Nah video yg om leo tunjukan seharus nya tetap jd pertimbangan produsen helm…ko bisa lepas semudah itu…
    Karena saat accident dr motor kaya nya kita g sadar dah itu helm bergerak kemana hehe

    • agv ini kan fittingnya emang rada aneh kalo utk kepala orang asia, sudah bbrp kali coba review agv pista & corsa punya temen klub. Rata2 harus naik size 1 step, itupun kadang masih kurang nyaman dan agak sedikit longgar, tp dipaksain size sama malah terlalu nge-press dan bikin pusing kepala.

  2. Mungkin dikasih tali yang dipasang ke dagu helm ke baju/rompi seperti pembalap top fuel dragster bisa menambah keamanan
    Contoh:

  3. Untuk rider berlemak yg lehernya tebel, hal itu (menarik chain strap kedepan hingga lepas dr dagu) sangat memungkinkan. Tp untuk rider non-lemak sperti saya, ketika chain strap sudah terpasang kencang, tidak akan mungkin bisa di tarik kedepan melewati dagu

    Salam.

    • Mungkin ada benarnya, ane 170 bobot 75, ya agak berisilah, dd ring bisa lolos seperti om leo, tp ane coba barusan, pas kuncian pertama kepala diangkat (harapannya leher ke dagu posisi paling lempeng) dan benar aja dd ring lebih susah lolos melewati dagu

    • @bikerAKAP berarti waktu pasang dd ringnya kita mendongak ke atas ya? Agar talinya jatuhnya dibawah leher kita ?
      Kalau touring agak jauh mengganggu banget mas tali kena tekan lemak dagu dan leher πŸ˜…

    • Sampai saat ini DD-Ring masih sistem penguncian helm teraman. Nah kalo kasus agv ini saya curiga justru di bagian pangkal dimana strap tali dipasang (entah menggunakan mekanisme pin/mur/baut dsb utk menempel ke shell helm) yang rentan copot/lepas kalau terkena impact (gaya tekanan) besar.

  4. Sama aja om saya tes pake kyt vendetta 2 jg bisa lepas mungkin cara tes safety nya gak kyk gitu om…kok caranya itu loh maaf kyk tes safety alat kontrasepsi pria,,,tes lepas wkwkwkwk

  5. Video tsb mungkin mmg bener missleading. Tapi tidak menafikkan fakta alm simoncelli dan iqbal strapnya lepas semua dan samasama agv

  6. Sepertinya yg buat video ini terinspirasi dari video di youtube tentang trik melepas helm cara cepat tanpa perlu membuka kuncian dd-ring nya.

    Btw yg saya masih saya masih tanda tanya justru setelah kejadian Simoncelli & terakhir alm Iqbal, yang terindikasi itu tali strap pengikatnya “lepas” atau mungkin “copot”, sebenarnya QC nya Agv seperti apa ya? padahal ni brand populer banget, harga jg kelewat mahal kalo dibanding helm import branded lainnya seperti arai/shoei/hjc.Sepertinya agv perlu melakukan test ulang & mendalam mengenai kekuatan sistem tali pengikat di helm-helm mereka. #IMHO

  7. Menurut saya. Kalau pilih helm memang harus disesuaikan denngan bentuk kepala

    Setau saya. Agv itu shape eps nya lebih kearah lonjong. Beda dengan arai atau shoei yg lebih membulat
    Nah orang asia itu shape kepalanya rata2 membulat, beda dengan orang eropa yg rata2 lonjong

    CMIIW

Leave a Reply to niceguy Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s