Pakde Jokowi, Motor Modif dan Nasib Biker Indonesia

 

Seneng banget saya liat foto pakde touring pake motor. Cool. Hanya sesama biker yang mengerti kenikmatan yang terpancar dari senyumnya.

Tapi ga pake lama lalu muncul pertanyaan: lho katanya modif motor ga boleh di Indonesia?

30442975_1667595053337123_8406984429892796416_n

Oke saya ambil sebagian dari artikel lama ya.

https://7leopold7.com/2015/12/08/tidak-semua-modifikasi-motor-membutuhkan-uji-tipe/

Intinya tidak semua modifikasi motor itu ilegal.

Modifikasi motor menjadi illegal apabila merubah dimensi (ukuran), daya angkut (buat 3 orang/lebih atau utk pengangkutan barang) dan kapasitas mesin (bore-up cc) tanpa melalui uji tipe. (Pasal 1 angka 12 PP No. 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan (“PP No. 55/2012”).)

——————————————

PERUBAHAN DIMENSI, MESIN DAN DAYA ANGKUT ITU APA MAS?

Bisa dilihat bahwa ini SUDAH DIATUR di bagian penjelasan pasal 131 huruf e PP 55/2012. Jadi tidak perlu mengira-ngira.

  1. Perubahan dimensi adalah merubah ukuran sumbu dan konstruksi Kendaraan Bermotor. Pasal 54 PP 55/2012 mengatur sampai ke milimeter maksimum. Dalam bagian penjelasan kendaraan hanya boleh ditambah dimensinya 50 mm ke kiri atau ke kanan.
  2. Perubahan pada spesifikasi mesin adalah dengan mengganti mesin dengan tipe yang berbeda dari TPT atau melakukan bore-up/merubah kapasitas mesin.
  3. Perubahan pada daya angkut adalah dengan dengan menambah jarak/merubah material sumbu kendaraan untuk memperbesar daya angkut kendaraan.

 

.

Mas Leo itu kok Pakde pake knalpot modif, ilegal juga dong!!

Aturan yang dipakai penegak hukum adalah “UU Lalu Lintas mengatur kendaraaan harus laik jalan termasuk knalpot.” (Pasal 285 ayat 1, UU 22/2009)

TAPI TAHUKAH ANDA, BAHWA ADA PERATURAN PELAKSANANYA?

Untuk menentukan laik jalan atau tidak, penegak hukum wajib mengikuti  PP No 80/2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan bermotor di Jalan dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dimana:

 

(1) Petugas Pemeriksa wajib menggunakan peralatan pemeriksaan yang dapat dipindah-pindahkan sesuai obyek yang akan diperiksa dalam melakukan pemeriksaan (Pasal 17).

Ingat ya WAJIB MENGGUNAKAN alat uji periksa kebisingan.

Fullscreen capture 1262014 25828 AM

Kalau sekarang ini prakteknya langsung tilang bagaimana mas?

Polisi di lapangan bisa saja mengenakan tilang, tapi jika tanpa alat uji, itu melanggar perundanga-undangan yang SPESIFIK MENGATUR TATA CARA PEMERIKSAAN DAN PENINDAKAN.

Mengapa pemerintah mengatur tata cara ini? agar tidak terjadi penyimpangan di jalan.

NHAAAA MASALAHNYA DISINI.

Sebagian besar biker mungkin merasa  diperlakukan semena-mena dengan penetapan tilang tanpa menggunakan alat uji pemeriksaan. Lalu rasa frustasi dan kecewanya itu ditumpahkan pada pakde saat melihat beliau numpak motor modif.

Tentu ada aja rombongan Jokowi haters/lovers yang ikut membonceng isyu, tapi persoalan penerapan tilang knalpot tanpa alat uji periksa ini masalah lama. Naik turun aja isyunya.

Solusinya saya kira ada dua:

  1. Jajaran penegak hukum perlu mentaati amanat UU mengenai tata cara pemeriksaan dan penindakan tilang di jalan yang sudah CLEAR diatur oleh PP 80/2012. Harga peralatan tidak mahal, Polri sebagai lembaga negara dengan anggaran nomer tiga terbesar di Indonesia, tentu bisa mengadakan ini. JIkapun saat razia tidak ada alat uji, pengendara wajib kemudian melakukan test di kantor KLH daerah yg memiliki alat uji.
  2. Sudah saatnya knalpot masuk kedalam perlengkapan yang di SNI kan. Disini penilaian akan lebih obyektif dan pengaturan akan lebih jelas. Masyarakat tidak terganggu dg knalpot abal-abal “berisik doang motornya kenceng kaga”, industri berkembang, dan lingkungan hidup pun terjaga.

 

Advertisements

78 thoughts on “Pakde Jokowi, Motor Modif dan Nasib Biker Indonesia

  1. Mungkin dari pihak industrinya bisa jemput bola Om, Setiap produk modifikasinya didaftarkan dan diberi label SNI. Biar kita gampang milih mana produk yang sudah “road legal”

    • Mungkin jg termasuk patennya, saya rasa kalo no SNI cuma masalah teknis pelaksanaannya tapi yang lebih urgent adalah paradigma setiap modifikasi adalah “pelanggaran”

    • Gak akan sanggup mas bayar SNI nya. Muahaaal.. Dan prosesnya yg tdk mudah dan perlu waktu kalau hanya untuk sebuah motor saja.

    • Klo ngeyel trus. ..petugas menang2an menyita surat dan kunci trus kudu piye?? Disuruh ambik kekantor .. Setelah sampe kantof jadi posisi kalah semua nya .. Ujung2nya cuma disuruh bikin pernyataan didepan video record buag bukti pengakuan salab dan gak mengulang lagi …

  2. kalo beneran pake DB meter, artinya akan lebih sedikit rider yang kena tilang, kalo lebih sedikit.. artinya.. hmm..
    #Just kidding

    kalo knalpot aftermarket disita polisi, bgmn menurut om Leo? berhak kah oknum menyita ?

    • Nah saya tunggu artikelnya yg ini, termasuk apa mgkin polri kesulitan pengadaan db meternya(biasanya terkait anggaran yg pending ato tidak disetujui oleh dpr, ato jgn2 malah blm mengajukan anggaran utk pengadaam db meter, scra utk seluruh indonesia, misal tiap polantas punya 2 aja, pasti banyak sekli yg dibutuhkan)

    • nah mungkin soal ini bisa diterapkan ke Indonesia… maksudnya homologasi yang sudah ada di Eropa bisa diakui di sini, jadi tak perlu SNI dan semua knalpot afetermarket ternama bisa langsung dipakai.

  3. I love custom bike om leo, it just like a lego that you’ve build 😁 sependapat 1000 persen sama om leo bahwa penerapan UU harus sesuai juklak, sediakan alatnya sebelum menindak, tapi yaa…. itu lah IYKWIM 😁

    • Helm begitu masuk standard sni kah??? Trus model spion dan lampu seperti itu layak jalan kah??

  4. Om mau tanya, itu rangka motor pak jokowi kan jelas dirubah. Jelas nomer rangka bisa jadi tempelan atau nggak ada sama sekali, nah itu gimana ya tanggapannya? Saya selaku biker bingung juga, ini motor yang dipakai pak jokowi ubahannya termasuk ekstrem kalau dilihat bentuk motor aslinya, tapi tetap bisa dianggap layak jalan oleh aparat. Atau ini sebetulnya kasus ini sebagai bukti bahwa hukum itu tumpul keatas dan runcing kebawah. Mohon tanggapannya mas leo. Maturnuwun.

    • kita tidak punya informasi lengkap tentang ubahan. Dan apakah ubahan itu masuk kategori yang harus dapat ijin. Dan apakah kalau iya ijinnya sudah ada atau belum. Jadi menurut saya kesimpulan: modif motor pakde melanggar hukum belum bisa disimpulkan.

    • haini, modifikasi oleh biker yang model klasik aja sering kena comot dengan alasan bentuk motor tidak sesuai. knalpot modif klasik standar pun kena sikat..

      ini jelas jelas motor berubah totoal dari desain awal jadi model chopper gini. belum lagi warna..

      jadi.. apakah memang tumpul ke atas om?

    • Coba tanya sama modifikator motornya Pak De saya kira sebagai orang yg punya moto kerja kerja kerja dari walikota solo, gubernur sekarang Presiden mungkin pak de kurang ngeh sepenuhnya aturan. Maksud pak de kan baik ingin memajukan industri kecil dan karya anak bangsa selain pak de juga ingin mencicipi jadi biker disela kerjaannya yg sibuk. Mungkin dipikir pak de apa yg sudah dipesan sudah sesuai standard modifikasi yg legal. Kalau saya sih bangga pak de masih memberi perhatian buat builder lokal. Mungkin ke depan buat builder lokal selain membuat motor juga memberi arahan safety riding buat pembelinya karena banyak oramg sukses disana yg saking sibuknya sudah tidak mengikuti 100% perkembangan roda 2. Tapi orang sukses tersebut ingin punya motor custom buat tampil beda dari motor orang lain dan tuh motor bisa buat diajak keliling melepas hobi yg terpendam menjadi biker disela sela kesibukannya.

    • kalo punya kuota monggo dilihat di https://www.youtube.com/watch?v=88ZIfxY3Sqs
      disitu ditunjukan semua surat2 kelengkapannya…termasuk surat uji kendaraan…..kalo surat uji kendaraan sudah ada mosok tidak layak jalan
      banyak netizen yg asal njeplak ini itu tp tidak mau melihat / mencari tahu secara keseluruhan sebelum waton njeplak…
      kalo waton njeplak gitu kapan negara ini maju……
      (saya yg saya maksud bukan @belalang tempur lho ya, )

      monggo di komen om leo…kira2 bener gak opini saya

    • Terimakasih atas pencerahaannya om mPy. Saya memang miss soal info motor ini. Dan komen saya mungkin terkesan asal njeplak saya mohon maaf, nuwun sudah diingatkan. Harapan saya, kedepan soal modifikasi ini tolong diperhatikan lebih serius, mengingat penggiat otomotif di negeri ini sangat banyak tetapi aturannya masih sangat abu abu. Kenapa saya menyoroti rangka dan ubahan yang ekstrim pada motor pakde, tetapi tetap bisa layak jalan. Karena hal tersebut tidak dirasakan semua modifikator ditanah air, saya sendiri pernah ganti velg old vixion saya dengan ruji tapak lebar (velg 2.5 inc depan dan 3.5 inc belakang pakai merk ch*mp) dan pernah dibilang tidak layak jalan dan tidak standar motor pabrik oleh aparat tilang. Nah kasus kasus seperti ini bakal terulang, harapannya mungkin kedepannya bisa diadakan pembinaan untuk modifikator oleh pemerintah agar paham mengenai UU terkait modifikasi sehingga dapat memodifikasi sesuai dengan aturan. Begitu juga pembinaan terhadap aparat lalulintas agar kompetensinya semakin baik (nggak melulu dengan alesan tdk standar pabrik) ketika menindak motor modifkasi. Semoga saja dengan adanya perhatian pakde terhadap motor modfikasi dapat menjadi angin segar bagi para penggiat otomotif untuk selalu berkarya positif. Sekali lagi Mohon maaf kalau ada kata yang kurang berkenan.

    • @belalang tempur
      waduh..saya jadi merasa bersalah nih sama njenengan….
      yg saya maksud waton njeplak itu bukan sampeyan je om….tp saya gregetan banyak netizen yg komennya waton bunyi……tidak mau mencari info lebih dalam sebelum melontarkan argumennya
      sekali lagi saya bukan mentarget om belalang tempur ..lha wong kalo saya ikutin diblog nya om leo ini om belalang tempur alus kok bahasanya.
      kembali ke topik modif pakdhe….
      saya rasa sekelas beliau tentunya sudah memikirkan legalitas apa yg akan dipergunakannya. Ingat…dibelakang beliau itu banyak otak2 cerdas, jadi semua tindakan beliau pastinya sudah dipikirkan untuk mendorong karya anak bangsa lebih maju.
      Tapi yang namanya mimpin orang banyak pastinya tidak akan mampu memuaskan keinginan setiap orang…..ujung2nya nyinyir ke pemimpinnya.
      sekali lagi buat om belalang tempur saya minta maaf yg sebesar2nya jika postingan saya membuat tersinggung sebab target saya bukan panjengan…tp netizen yg banyak asbun dalam berargumen…
      salam

    • Baca2 di media (lupa) katanya pakde kan pamerin surat2 legal, nah katanya termasuk uji tipe nya nah apa itu yg turut melegalkan walaupun spion, spakbor depan sama knalpot yg ga sesuai (juga kaca helm nya wkwk),,nah iseng2 cek nopol nya di samsat dki online, eh ga ada nopol itu wkwk yah mungkin karena ‘yg punya negara’ kali ya om wkwk

    • @Belalang tempur
      singkat kata, kalau ente sudah modif motor dan pengen aman ya lakukan uji kendaraan kembali. klo lolos kan ente juga dapet surat ijinnya, tinggal tunjukkin klo razia..

  5. Salam bro Leo, artikelnya mantap, nggak mainstream nih.. diluaran lagi bleyer2 soal motoGP (saya ada dapat postingan ‘meme’ pakde Jokowi overtake Rossi😂) disini bahas nya beda.. nice 👍

  6. Look what the cat dragged in… itu tadi knalpot,modif motor.. anything ’bout the helmet??👷
    Yang ini gimane’ nih;..

    😉

  7. Dilapangan polpol itu cuma tilang tilang dan tilang ga ada pake peralatan dsb. Polpol kita ini kudu, mesti, dan harus banyak belajar biar pinter jd bs tau mana yg harus ditilang dan engga, didukung dgn peralatan yg polpol bawa sbg bukti, jgn mikirnya salam tempel mulu. Harus diberantas dr akar2nya yg tegas ngawur, biar Indonesia ini bs maju. Apapun bapemnya memang harus dr atas yaitu dr bpk jokowi sendiri mesti buka mata, ga sesuai tegur, masih bandel out.

    • Fungsi spion tengah itu beda mas bro, bukan untuk melihat situasi di belakang motor, tapi buat ngaca… jadi kelihatan seberapa besar peningkatan kadar kegantengan kalau naik motor itu 😂😂😂

  8. kita tidak punya informasi lengkap tentang ubahan. Dan apakah ubahan itu masuk kategori yang harus dapat ijin. Dan apakah kalau iya ijinnya sudah ada atau belum. Jadi menurut saya kesimpulan: modif motor pakde melanggar hukum belum bisa disimpulkan.

    =============================

    Yg jelas bahasanya gini aja: bahwa motor yg dipake pak de itu bukan standart pabrikan. Itu motor modifikasi.

    Sedangkan motor modifikasi BERPOTENSI melanggar undang2.

  9. Lho kan sebelum turing, pakde udah ngeliatin semua surat2nya.
    Jd si modifikator dah urus semua. Termasuk ganti rangka, warna, dsb.
    Kalo mau urus prosedurnya jelas kok di samsat. Sampai ganti mesin juga bisa.

  10. Tapi fakta di lapangannya??
    Seharusnya oknum-oknum nakal ini di buat jera.. karena UU yg udah ada di maenin agar mereka dapat pemasukan tambahan.. miris sih lama-lama..

    • begitulah kenyataannya.
      makanya kita kerja keras, biar bisa selalu siapin selembar biru atau merah buat jaga2 di jalan.

      #just kidding

  11. nah bahasan ini yang ditunggu tunggu. soalnya di negara tercinta ini masih sering “abu2”, jadi ragu kalo mau modif (padahal juga cuman model ganti spion, gedein ban, ganti knalpot aftermarket with db killer)
    btw, kalo spion non standar (bar end mirror, dll) apakah menyalahi aturan apa gak om? soalnya setahu saya peraturannya selama ada spion dan sekurang2nya 1 buah tetep gak masalah. di daerah sini bar end mirror banyak yg kena razia, padahal knalpot, dll standar semua

    • Spion itu harus cermin cembung.
      Spion juga harus punya luas minimum.

      Kalo spion aspal yg pake cermin datar dan ukurannya kecil dah pasti gak aman lah.

    • Kalo pengalaman di kota solo, pake spion 1 gk ditilang bro, gtau polisisnya yg baik apa emg gk masalah

    • Jogja solo dan hampir kota” besar di jogja jateng spion 1 aman..sg gak aman bojo 2,ra ngumani tanggane.wkwkw

  12. industri custom motor dan mobil udah jadi bgt di amrik. malah itu bisa menjadi industri andalan dan nation pride amerika. om Leo punya datanya ga gimana regulasi nya di sana? buat benchmark. jadi industri custom jadi maju tapi tetap ga menyalahi aturan.

  13. Ditunggu artikel knalpotnya om.kupas tuntas.bahasanya yg gampang dimengerti ya om.hehehehe.maklum om saya kurang berpendidikan.suwun

  14. udah jelas kok itu,
    hukum disini akan selalu tumpul ke atas
    gausah banyak cingcong , kecebong akan selalu membenarkan tingkah si raja kodok,,
    thats the point!

    • wkwwk.. naah gitu dong males baca pluss masa bodo ma ngerti, yang penting keep anti cebong..

      #sabar 2019 bentar lagi.. :v

      padahal artikel bagus (y)

  15. Klo sipil biasa, pke motor modif dgn surat2 lengkap trmasuk modif dan ubahannya sama sperti pakdhe, apa yakin tdk akan kena tilang?
    Saya blum yakin spenuhnya…lha wong tutup pentil ban aja g ada kena tilang jg.

    • alasannya pasti pentil tidak standar, potensi membahayakan 😂👍. bahaya dari hongkong, hahahaha
      kalo semua harus standar, a.k.a bawaan pabrik, ntr lama2 ban kalo abis juga gak boleh diganti, angin ban juga gak boleh ditambah/diganti, oli gak boleh diganti (apalagi oli “sesat”), bensin gak boleh di refill, pokoknya semua harus dalam kondisi “bawaan pabrik” titik. jadi intinya kalo abis beli motor/mobil dibawa pulang, trus disimpen aja. kalo mau pergi ya jalan kaki, biar motor/mobil tetep dalam kondisi prima spt bawaan pabrik, trus kalo udh bosen ntr dijual 300juta 🤣✌️

  16. Msh saya katakan untung-untungan, krn hubungan langsung dng kualitas SDM oknum di lapangan yg sering tdk seperti yg diharapkan saat aturan itu dibuat.
    Btw, utk bore up itu sampai sejauh mana? Diluar yg disengaja, umumnya kejadian setang piston oblak, liner baret, murahnya lantas over bore 0,5 – 1 kan?

  17. Pakde sudah memberi contoh,giat pemerintah untuk bisa memastikan karya anak bangsa dapat standart SNI dan legal untuk digunakan, untuk peraturan kejelasan dan syarat syarat mungkin akan masih banyak direvisi, dari pada terus dilevel abu-abu mungkin akan di perjelas kedepannya.

  18. Tahun politis
    Apapun dicari – cari
    Padahal di yutub udah ada penjelasannya
    Disinipun udah ada penjelasannya
    Tapi yah…
    Membaca saja aku sulit…

    Bye…

  19. Yah kalo urusan polisi
    Ai selalu sedia
    Kuota buat cari pasal…
    Rekam…

    Kalo udah begitu
    Biasanya polisi lebih hati2

    Namanyanjuga era internet
    Dan medsos
    Tapi yah..
    Lebih sering dipake
    Buat NYINYIR
    Bye…

  20. sepengamatan saya, tujuan utama p*lis! yg menilang itu bukan untuk membuat pengendara tertib, namun gimna caranya agar mereka dapat duit!!!!

  21. Di balik semua pasal yg sudah di jabarkan om leo,selalu ada “kebijakan”
    Antara hati nurani dan rasa sungkan.
    Setidaknya kita sebagai rider sudah paham mana yang berpeluang kena tilang,mana yg aman2 saja. Menghindari lebih baik dari pada hadir sidang.

  22. kalo saya mikirnya cukup simpel aja “PETRUK DADI RATU”
    biar kata planga plongo,gagap pidato tanpa teks,dan segudang kejadian lucu yang terjadi selama rezim jokowi,dia adalah presiden,orang nomor satu,yang relatif kebal hukum

  23. Lampu nggak perlu dinyalain atau bohlam putus?? He. He
    Trus yg fatal, Sy iseng cek nomor polisi motor chopper pakde ternyata blm ada datanya di Web site samsat Jakarta. Nah klo gini bgmn nih??

  24. Sebagai penikmat motor dan mobil klasik, gw berharap kedepan semoga keran impor kendaraan bekas boleh dilakukan dengan catatan usia motor > 30tahun, dengan pajak yang baik dimana tidak memberatkan pembeli dan negara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s