Mana Feature Yang Lebih Dibutuhkan di Sport 250cc: Ride Mode, Assist/Slipper Clutch, VVA atau Traction Control?

 

Saat ini motor sport 250cc 2 silinder harus punya sesuatu yang lebih. CBR250RR secara elektronik datang dg Ride-by-wire dan Ride Mode nya sementara Ninja secara mekanik dengan Assisst/Slipper Clutchnya. Apakah kedua feature itu betul dibutuhkan dan terpakai? Bagaimana dengan feature lain yang mulai beredar di kelas 250cc seperti VVA dan traction control?

 

RIDE MODE

 

Oke mungkin saya akan bahas, berdasarkan pengalaman riding ribuan km bersama CBR250RR, feature Ride Mode dulu ya.

dsc_6393

Habis beli langsung jajal Rangkasbitung Banten ke Madura

 

Dari hasil dyno test terbukti feature ini memang efektif melepaskan tenaga pada karakter yang berbeda. Sport Plus sangat agresif, Sport sedikit dibawahnya, dan Standard mode scr signifikan lebih jinak.

Saya, karena karakter riding yg demen sport, selalu dial mode Sport Plus.

Prinsip saya begini : “lah saya beli motornya pakai uang di harga penuh kok, ngapain saya ga pakai tenaganya penuh”. Gasss Gasss Gasss ..

Cbr

Pantai Soge Pacitan.

Saya sempat berpikir, ah mubadzir ini mode standard atau sport. Sampai kemudian nyangkut di jalur setan antara Kaliwiru-Semarang. ASELI  jalan kaki aja lebih cepat. Saat itu riding bersama beberapa motor Eropa yang sukses overheat parah. Barulah saat itu, saya menggunakan mode Standard. Untuk kebutuhan dan rute harian yang saya pakai, mode standard bisa dikatakan hanya terpakai 10% maksimal 20%.

Untuk teman-teman yang punya riding style yang berbeda atau jalurnya 50% macet kayak selokan mungkin Ride Mode Standard akan lebih sering terpakai.

 

 

ASSISST/SLIPPER CLUTCH

 

Ini juga berangkat dari pengalaman saya riding Versys 250 dan New Ninja 250 selama ribuan km. Jadi bukan cuman baca brosur.

26815574_1576173652479264_808244661139780365_n

 

Perbedaan pertama dari feature ini adalah kopling wentengggg banget. Serius. Bukan hiperbola. Sampai2 saat drag race, teman2 tester dan juga saya, karena belum terbiasa, agak ragu ini sudah masuk kopling atau belum ya. Manfaat yang saya rasa waktu ngalamin macet jahanam di Sudirman, Parung, Ciawi, tangan kiri engga cepat lelah.

Perbedaan kedua adalah naik/turun gigi juga sangat ringan. Klotakan khas Ninja lama (era sebelum ASC) hilang. Effortless.

IMG_8057

Perbedaan ketiga, saat riding agresif dan mengandakan engine brake, efek roda belakang mengunci dan skidding hampir bisa dikatakan hilang. Saat akan masuk S kecil di Sentul, saya biasanya downshift 2 gigi dan mengalami skidding, ban belakang mengunci sesaat akibat engine brake. Gejala ini nyaris tidak ada. Begitu juga saat test touring.

 

Variable Valve Timing (VVT) atau Actuation (VVA)

Note: Saat ini belum ada teknologi VVA yang dibenamkan pada sport 250cc, meskipun Yamaha R15 sudah diperlengkapi dengan ini

FullSizeRender

Motor keren yg sayangnya hanya 150cc

Buat saya feature ini terpenting bukan soal irit atau tidaknya bensin, tapi performa tenaga yang jadinya maksimal di setiap tingkat RPM. Motor ber-cc besar (1000an cc) punya power band yang lebih luas. Engga harus milih. Pada motor ber-cc kecil harus memilih profile tenaga mana yang akan didominasi. Kenceng dibawah, tidak maksimal di atas, atau sebaliknya. VVA mengatasi sebagian dilema ini.

Menurut saya justru VVA dibutuhkan pada motor 250cc ketimbang 1000cc. Power lebih optimal. Tdak ada , atau minimal, drop tenaga kalau kita lihat chartnya.

 

TRACTION CONTROL

Note: Sampai saat ini TC juga belum ditanamkan di Sport 250cc, meskipun Yamaha XMax 250 sudah diperlengkapi dengan ini.

Fungsi traction control ini kan memastikan roda penggerak (belakang) kecepatannya tidak melebih kecepatan ban depan. Jika ternyata lebih cepat alias spinning, makan ECU memerintahkan pengurangan tenaga. Prosesnya mili atau bahkan nano second.

Apakah di motor Sport 250cc dibutuhkan?

Saya sudah merasakan dua kali traction control bekerja saat menggunakan XMax250 (bobot 180kg). Kebetulan tes kondisi hujan dan melewati jalan beton yang berpasir halus. Terasa sesaat grip hilang dan bagian belakang bergeser keluar. Kemudian terkontrol.

IMG_7639

Mungkin tanpa traction control pun saya akan sempat mengkoreksi. Mungkin juga saya tidak akan sempat. Yang jelas kombinasi TC dan ABS membuat agak pede. (catatan: sayangnya rem XMax kurang kuat, seperti meremas tangan Joe Taslim).

Untuk Sport 250cc gimana mas? TC ini sifatnya seperti ABS. Seperti Asuransi Kesehatan. Investasi yang akan kita pakai pada saat yang paling tidak terduga. Tujuan utamanya buat saya bukan agar bisa lebih kenceng keluar tikungan, tapi agar saya tetap berada di atas motor dan bukan diatas aspal saat keluar tikungan.

 

 

KESIMPULAN

 

Dari keempatnya mas, menurut mas mana yang paling terpakai atau tergunakan?

empat2nya hehehehe..

Buat saya:

 

  • Ride Mode – buat saya ini secondary. Karena hampir selalu saya pakai Sport +. Selalu butuh tenaga penuh. Bayar motornya juga penuh je hehehe.
  • ASC menurut saya yg paling sering dipakai. Lha kan motor manual pasti tiap riding berurusan ratusan kali dengan system ini. Apalagi kalau jalan macet atau butuh engine brake.
  • VVA.  Kalau ada pasti akan buat motor lebih buas di tiap tingkat RPM ya. Sirkuit oke, harian okehh..
  • TC – ini investasi utk keselamatan, saya rela bayar 2-3 juta lebih.

 

Kalau bro dan sis pilih yang mana? Atau urutannya seperti apa?

 

all 1

Bareng Panji Motor+, Angga Anjany dan temen2  yg akan ke Cileteuh

 

Advertisements

84 thoughts on “Mana Feature Yang Lebih Dibutuhkan di Sport 250cc: Ride Mode, Assist/Slipper Clutch, VVA atau Traction Control?

  1. sayang banget kenapa si baby rr belum ada fitur asc nya…apakah karena fitur ini belum ada jadi pada dijual ya sama pemiliknya
    Karena emang berasa keras banget buat harian kopling si baby rr ini

  2. ASC then –> ABS –> TC –> VVA –> Ride Mode

    Di Malaysia ada dijual kawasaki Z250 & Z300. Saya rela membeli Z300 (lebih mahal + – RM 4000 berbanding Z250) semata-mata kerana saya inginkan ASC & ABS yang tidak terdapat pada Z250. Dan hasilnya saya memang berpuas hati dengan ASC & ABS..thumbs up!

  3. klo sy berharap gsx r250 gak ada fitur2 tsb, ttp kyk yg 150cc nya, beneran kenceng tanpa embel2…pure sport cooyyy

  4. ASC menjadi standar baru motor kopling manual saat ini. Traction Control bisa jadi first mover di kelas ini. Lalu VVA dan terakhir riding mode.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s