PERTARUNGAN ADVENTURE BIKE ala MCN: BMW R1200GS TE Versus KTM 1290 Super Adventure Versus Ducati Multistrada 1200 S. Siapa Pemenangnya?

Kelas berat adventure dirintis semenjak kurang lebih 30 tahun dan didominasi oleh BMW dengan GS seriesnya. Pabrikan lain secara terbuka menantang dominasi ini. Baik dari sesama Eropa maupun Jepang. Artikel ini adalah kisah perseteruan 3 pabrikan Eropa dalam menetapkan siapakah motor adventure terbaik di atas planet ini.

IMG_8586

 

 

MCN menurunkan tiga tester/editor seniornya untuk menguji. Benar-benar biker di kehidupan nyata, bukan cuma biker medsos lhoh!

IMG_8597-001

 

Berikut impresi mereka:

 

IMG_8589

 

DUCATI MULTISTRADA 1200 S:

IMG_8596

Ducati memiliki interpretasi yang berbeda dengan KTM dan BMW dalam mendesain motor adventure mereka. Multistrada dibangun lebih berorientasi pada penggunaan di atas jalan aspal halus. Tentu ini memiliki kelebihan dan kekurangan disbanding rivalnya.

 

  1. Ukuran ban depan 17 inchi seperti roadbike pada umumnya. Ini membantu handling yang sangat tajam di atas jalan raya. Multi tampil agresif dan sporty di atas aspal. Namun membuat motor bekerja lebih keras untuk menyerap permukaan jalan yang kurang rata. Motor tetap terkendali, tapi bukan yang terbaik dibandingkan rivalnya.
  2. Karakter tenaga Multistrada (L-Twin) yang cenderung lebih berisi di RPM atas JIKA dibandingkan mesin KTM (V-Twin) ataupun BMW (Boxer). Di atas jalan raya karakter tenaga begini lebih cocok karena memungkinkan motor untuk mengembangkan performa 100% dari tenaga 160HPnya.
  3. Ergonomi yang cenderung “slopes forward”, bergeser ke depan, membuat pengendalian motor bisa lebih tajam dan presisi. Dan menurut para tester, Multi adalah yang paling tajam.

 

Multistrada lebih terasa sebagai “high performance road bike” ketimbang “adventure” yang tahan banting menghadapi kacaunya kondisi jalan. Dari segi desain Multistrada, karena Ducati, juga yang dinilai paling cantik. Tidak sebesar dan seintimidatif KTM dan BMW.

 

BMW R1200GS TE

 

IMG_8594

GS adalah motor dengan tenaga paling kecil hanya 125HP. Namun karakter mesin boxer menyebabkan tenaga itu berada sebagian besar pada RPM bawah dan menengah. Yang merupakan point utama menurut para tester adalah respons throttle – mulai dari tangan kanan ke roda belakang — yang sangat impressive. MCN mengatakan “one of the finest and most satisfying things in modern day of motorcycling”.

Suspensi sepertinya masih tidak terkalahkan. Sistem telelever, membuat tekanan yang diterima oleh suspensi tidak dirasakan langsung oleh handlebar/stang. Ini menyebabkan motor tidak mengalami perpindahan bobot atau terganggu kendalinya pada saat akselerasi ataupun pengereman.

 

Kombinasi tiga faktor antara:

  • tenaga padat di bawah
  • respons throttle yg sangat akurat
  • suspensi terbaik di antara rivalnya

 

menyebabkan rider bisa mengendarai motor melintasi medan yang buruk pada rerata kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan rivalnya.

 

Kelemahannya adalah tenaga motor yang kehilangan nafas pada RPM tinggi, handling yang tidak seresponsif Multi di jalan raya dan dashboard yang ‘antik’ dibandingkan rivalnya.

 

 

KTM Super Adventure 1290 S

IMG_8595

KTM dan BMW tidak pernah menutupi persaingan sengit di antara keduanya. KTM datang sebagai motor adventure paling kuat dan bertenaga di antara ketiganya. Tenaga nya sangat eksplosif bahkan pada gigi tiga dan empat sehingga menyebabkan system traction control dan anti-wheelie bekerja keras untuk memastikan semuanya tetap terkendali. 100% dari tenaga 160HPnya bisa digunakan secara maksimal.

Suspensi meskipun bukan berteknologi auto-levelling dan telelever seperti BMW namun bekerja cukup baik dalam menghadapi keribetan track tanah. Sistem semi-active suspensionnya menjaga dengan baik perpindahan bobot motor ke arah depan pada saat pengereman atau menghadapi lubang berjalan. Masih terjadi sedikit perpindahan bobot namun juga masih sangat terkendali.

 

 

KESIMPULAN (setelah 1080 km test)

 

Ketika di jejalanan tanah off-road, KTM dengan DNA off-roadnya, terasa yang paling baik. BMW terasa besar, soft tapi jelas kompeten dan memberi respon kendali yang baik ketika rider berdiri. Ducati bereaksi seperti road bike, agak nervous di loose gravel, pasir bebatuan lepas.

KTM dan Ducati jelas memiliki performa mesin yang lebih tinggi. Jauh lebih bertenaga dan cepat. Ducati hidupnya di atas lintasan beraspal. Sementara KTM adalah monster yang bisa dijadikan senjata dalam lingkungan beragam seperti apaun dan selalu siap diajak main lebih kasar.

 

TAPI MCN tester tetap memilih BMW sebagai adventure bike terbaik versi mereka. Meskipun deficit tenaga dan bukan merupakan hasil teknologi maha akhir dibandingkan yang lain, GS dirasakan sebagai motor ternyaman untuk melakukan adventure dan menempuh jarak belasan ribu km dalam satu ekspedisi.

 

Harga di Indonesia:

BMW R1200GS – 820 juta OTR

KTM 1290 Super Adventure – 550 juta OTR

Ducati Multistrada 1200S – 845 juta OTR

IMG_8593

IMG_8590IMG_8591IMG_8592

 

Iklan

31 thoughts on “PERTARUNGAN ADVENTURE BIKE ala MCN: BMW R1200GS TE Versus KTM 1290 Super Adventure Versus Ducati Multistrada 1200 S. Siapa Pemenangnya?

  1. Lagi” kesimpulannya itu power dan torsi bukan segalanya. Tapi complete package dari motor itu sesuai peruntukannya. ☺

  2. semua juga pada KO kalo lawannya BMW ini motor udh sering menang di artikel2 komparasi majalah2 luar negeri…

    • Infonya udah ada di gambar, yaitu MPG. Milespergallon ya? Klo ga salah. Hehe.
      Ini ukuran velg nya berapa ya om ? Tolg tambahin donk dan foto dashboard GS perlu tampil deh, pelengkap artikel aja, gw mah gak beli sekarang hehe..
      Kapan om Leo beli?
      Gw nabung dulu semoga kebeli sebelum tidak kuat naik motor lagi 😂.

    • Kan taraf hidupnya juga udah beda gan mangkanya disana lebih mahal..coba produksi di indonesia laku ga ya…
      ==============================================

      ya mahalan di indonesia lah harganya, wong kena pajak barang mewah.

  3. Salam… mantap iki.. biang-biangnya semua.. gambot lan abot.. GS 1200 dengan mesin boxernya punya CoG paling rendah.. Mainly mesin-mesin ini on/off road rationya 70-30, 80-20.. Betul-betul long-adventure wet dream bike’
    Ada juga review dari beberapa waktu lalu..monggo di pilih2..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s