Mengenal Karakter Throttle Honda CBR250RR

Sudah seperti otomatis rasanya, setiap kali menyalakan motor, mode pindah ke Sport +. I bought CBR with real money, i want its real power.

Selama 800 km bareng, saya menjadi hapal dengan karakter throttle by wire nya CBR ini.

Apa itu mas:

Responsif tapi nunggu. Dengan pintar.

Apabila anda putar gas dr posisi RPM cukup tinggi, sekitar 7000rpm dan posisi throttle dari 50% ke 70% misalnya. Wohh itu galaknya makkk kayak ibu kos belum terima bayaran 3 bulan. Bikin hati mencelat.. 

Tapi kalau anda putar dr RPM bawah 3000an misalnya. Dari 30% ke 70%. ECU dengan pintarnya menunggu RPM naik sebelum memberi tahu bahwa throttle diinstrusikan naik ke 70%. Jadi ada jeda atau lag sepersekian second. Ingat sepersekian second ya. 

Ini terlihat sekali saat mengeset AFR dengan menggunakan piggyback. Meskipun sudah di kunci bukaan throttle di 80%, ECU memberikan bacaan % yang berbeda sampai kemudian RPM sepersekian detik mengikuti.

Ini kerennn. Pembakaran lebih sempurna.

Buat yg biasa pakai throttle kabel biasa mungkin merasa karakternya berbeda. Tapi ga masalah, adaptasinya sebentar saja.

Iklan

24 thoughts on “Mengenal Karakter Throttle Honda CBR250RR

  1. Nah ini sy rasa feelingnya seperti pajero dakar hi power saat ditarik dari rpm 500 an sepersekian detik lebih lambat daripada ford everest sy yg butut. Seperti ada jeda lag antara injakan kaki yg sudah dalemmmm… Sama perintah ke mesin.. Tapi setelah sepersekian detik itu tarikan baru nampooll. Hehe.. Kalau sy rasa sih lebih manusiawi di penumpang nya, lebih smooth. Kalau di everest seperti ketarik ke belakang saat injakan pertama (instant).

    • Om Leo saya baru ngerasa traction control dan power mode itu perlu setelah z800 sy hampir jatuh bego gara2 slide ke kanan kiri pas jalan di keramik (parkiran bengkel). Haha.. Sama pas hujan bener2 kayak orang belajar naik motor.. Beloknya seperti putri solo… Wkkwkwk…

  2. Om leo, di tunggu review cbr nya.
    Seperti yg kemaren sm ninja dan r25.
    Pengen tau build quality nya gimana nih cbr..
    Separah r25 ato setara ninja?
    Apa mmg “sejauh” itu beda perfoma dan handling nya on stock sm rival yg lain..
    Sy suka baca review dr om leo, lebih natural dr yg lain,makanya kemaren jadinya ambil r25 sesudah makin klik abis baca review om leo..
    Salam throttle ya om…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s