Bagaimana Tanggapan R1(M) Owner Terhadap New R6 – Yang Dinilai Mirip R1?

Saat rilis New R6, setelah sekian lama ditunggu, sepertinya kesan biker terbelah. Sebagian WOW plus cekot-cekot kepengen. Sebagian lagi setengah menyayangkan modelnya yang dianggap terlalu mirip R1. Bagaimana tanggapan pemilik R1(M) sendiri?

r6-1-1

Dari 8 pemilik R1(M) — yg dibeli via YIMM –, saya sempat menanyakan 3 dari mereka bagaimana reaksinya saat mengetahui desain R6.

Yang pertama adalah om Santo Smart. Dari kejauhan di Berlin, om Santo berseru

“menurut gw sih model ok, spedo jadul r1 hahah”

Bro Dicky Tjandra pemilik R1M yang lain, yang juga pakai R6, memiliki komentar yang mirip saat saya tanya gimana kesannya dengan R6 yang baru:

“gw sih ga terlalu gimana bro

dri segi engine si R6 masi tetep sama kan ?                         
dari 2003 frame, chassis.. kayanya sama deh”

Saat mereka ditanya apakah sebagai R1 owner terganggu dengan desain R6 yang terlalu mirip dengan R1, keduanya kompak.

Om Santo Smart: “ga masalah hheh”

Bro Dicky: “engga haha..untung ga sama-sama crossplane”

Komentar yang lebih kritis diberikan bro Benny Saputra, pemilik line up mulai dari R25, R6 dan R1M dari One3 Motoshop. Doi jelaskan dulu posisinya. Doi komentar “Bukan sy sbg R1 user lo. Tp sbgai motobike enthusiast dan pencinta yamaha”

“R6 lama bgitu popular hingga bertahan 8 tahun hanya dan oleh karena pada masanya berani merubah pakem dr smua pesaing.. dr segi ergonomi..engine karakter..desain bodi-chasis yg seutuhnya menyatu sbg 1 aliran idea.. detail setiap sudut nya bgitu menawan dan mengekspresikan 1 tema/ideologi..”

Tp ya klo skg.. garis desain bodi ama arm aja uda ga kena.. sy tertegun ketika mereka berani menaruh speedo R1 lama di R6..

“R6 yg ditunggu jadi piala baru 2017 trnyata..lebih mirip hasil karya marketing.. kaya org marketing disuru develop brg.. Kita bikin R6 mirip R1 spy hype nya ikutan.”

 

masukan yang tajam tapi perlu diperhatikan oleh pabrikan.

Menurut saya sendiri, di saat biaya develop satu paket motor baru di kelas 600cc begitu mahal, sementara demand berkurang di kelas ini, pabrikan dalam posisi yang sulit. Beberapa sekedar modifikasi ringan untuk menyesuaikan dengan Euro 4. Honda bahkan memutuskan untuk discontinue CBR600RR yang ajib punya.

Yamaha memutuskan untuk re-packaging R6. Ada sejumlah perubahan tapi memang tidak se-revolusioner R6 saat datang 2006. Dengan kondisi ini semoga Yamaha cukup smart dan hati-hati dengan menentukan harga.

Iklan

25 thoughts on “Bagaimana Tanggapan R1(M) Owner Terhadap New R6 – Yang Dinilai Mirip R1?

  1. Setuju dengan bung Benny, kelebihan Yamaha dari pesaingnya Di seri paketnya Adalah perbedaan desain dari masing2 seri, baik R25,R1,R6 bahkan R125 Dan R15 pun mempunyai desain yg berbeda meski garis desainnya sama.
    Dengan mesin yang sama desain yang ‘baru’ sepertinya Yamaha berusaha menarik new user Dan memaksa old user Dan enthusiast meninggalkannya.
    Hilanglah sudah ciri khas Yamaha yang menjadi pembeda,when you have dare to be different, you have not to be number one to be the best

    • Bener bgt bro. Dan sgt di sayangkan. Sebesar yamaha bisa seperti ini. Apakah ada pergantian “org penting” dalam divisi project r6 sehingga jd kehilangan karakter yg sudah melekat bertahun2? Entahlah..

  2. Yamaha sptnya mau coba ngikutin caranya ducati, yg pake baju + platform yg sama buat duo Panigale 1299 di superbike & 959 di supersportnya. Cuma dibedain fiturnya aja

    Main aman sih ni yamaha, buat ngirit cost rnd sekecil mungkin, pake desain New R1, pasangin spido Old R1, sementara frame, arm & engine masih pake R6 yg lama. Cuma ada penambahan di elektronik abs dkk
    Ya semoga aja dgn cara begini at least Yamaha masih berani “berinovasi” buat ngasih update & fight dikelas SS 600, dibanding musti pasrah dgn keadaan spt Honda yg matiin CBR 600RR. Seenggaknya Yamaha masih mau usaha & putar otak buat jaga spy R6 tetap hidup

    Meskipun balik lagi, kalo dibanding sama kemunculan R6 model lama di 2006 yg bisa dibilang revolusioner bgt di masanya, ya ini ga ada apa-apanya 😁

    • sorry sebelumny bg eza , dari artikel bg leo yg sebelumny yg bhas cbr 600rr. yang katany discontinu ,bukanya ‘ini belum merupakan statement resmi alias official statement dari Honda Pusat.

  3. om leo ada kemungkinan engga kalo desain R6 sekarang turun ke new r15 nanti? kan si r15 ini kan baby R6.. mantap bener kalo desain R6 sekarang turun ke new r15 nanti wkwkwk

  4. Garis desain sama, tapi tetap berbeda.. Yamaha memang berusaha menanamkan aura m1 di r series.. Namun tetap berbeda jika kita amati, antara r1 dengan r6 mempunyai desain yg berbeda namun mirip dan berkesan m1, yang paling mencolok ialah lampu alisnya, dimana r1 berada di bagian sudut attas lubang, sedang r6 dibagian bawah lubang, dengan perbedaan sekecil ini mungkin tiap R akan tetap memiliki desain yg berbeda dg aura yg sama

  5. Setuju sama opini om admin mimin, kasus ini bisa dianalogikan seperti lagu DANGDUT, dimana ada kosa kata baru yg booming , langsung dijadiin judul lagu, dan terkesan murahan, yg barang tentu bakal cuma jadi “musiman”,
    Beda dengan lagu2 lawas yg dibuat gak asal2an, dengan syair2 yg puitis hingga bisa bertahan melintasi zaman..
    Sorry kalo ga nyambung om leo
    Hehehe

  6. dulu perbedaan design yang jadi kelebihan Yamaha, sekarang malah hampir di sama ratakan temanya kayak R1 sama R6 begitu juga sama MT10 sama MT09.
    kemunduran buat yamaha semenjak R1sama MT10 baru keluar.
    tinggal liat R15 sama R25 nanti designnya apa nurun dari kakaknya sekarang atau dari design yang pernah di pake kakaknya.

  7. Kayanya kalo dulu tiap R series punya filosofi tersendiri. Sekarang, yamaha kayanya mau bikin R series semacam desain linier manjang lurus dari R1M sampe R15 mungkin nantinya dengan benang merah yang sama. Honda malah jadi kebalikannya. CBR150 desainnya CBR500 bgt dan 250RR tipikal fireblade bgt. Ya apapun itu, desain R6 sebelumnya memang sudah sangat bahkan terlalu revolusioner sehingga untuk update sangat sulit buat overlap R6 sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s