Yamaha Perlu Segera Pasarkan Moge Kelas 80-200 Juta. Atau Hadapi Resiko Turun Sharenya 2-3 tahun lagi.

 

Catatan Penjualan Moge CBU Yamaha masih menunjukkan prestasi yang baik. Tapi dalam waktu 2-3 tahun kondisi akan berubah jika tidak ada perubahan pada placement product.

https://7leopold7.com/2014/07/10/raport-penjualan-yamaha-cbu-big-bike-hingga-juni-2014/

Sebagai data yang bisa diperbandingkan: pada saat IIMS semester pertama tahun ini, Yamaha masih menjual 14 moge dengan harga termurah 250 juta rupiah. 9 unit R6, 1 unit R1 dan 3 MT-09 dalam waktu hanya seminggu lebih. Dalam kondisi ekonomi secara umum lesu lho! Total value penjualan hampir 3.8 M dalam waktu singkat.

Honda pada periode yang sama laku menjual 23 unit. Sebagian besar adalah seri CB500 (4 varian rentang harga 130-140an juta) dengan urutan kedua seri CB650 dan 1 unit Vultus. Total penjualan mencapai hampir 3.86 M.

Terlihat memang rekor penjualan pada saat event Yamaha masih cukup baik, bahkan jenis kendaraan yang dijual lebih premium ketimbang Honda.

NAMUN, menurut saya ada dua hal yang perlu diperhitungkan secara SERIUS oleh Yamaha:

  1. Berkembang pesatnya pasar moge pada kelas 100-200 juta. Perkembangan ini merupakan proses wajar akibat meningkatnya daya beli biker yang tidak terpuaskan dengan line-up 250cc. Pasar ini membesar. Dan Yamaha tidak ada alias kosong pada pasar kelas ini. Tidak ada line-up moge di kelas entry-level 80-200 juta. Bagi para Yamaha biker yang saat ini ingin naik kelas DAN tetap di Yamaha, mereka harus ikut cabang loncat tinggi naik ke motor kelas 250-280 juta rupiah. Seberapa lama mereka bisa menunggu sebelum kemudian memutuskan untuk berpindah ke merk lain?
  2. Kekosongan placement product pada kelas 100-200 juta sekarang sampai pada 2-3 tahun ke depan akan punya dampak buruk pada penjualan motor Yamaha kelas diatasnya. Mengapa? karena basis komunitas yang paling potensial untuk naik ke kelas 200 juta ke atas sekarang ini ada pada merk lain (CB500 families atau Kawasaki 650series) dan digarap oleh merk tersebut.

 

ASUMSI YANG BERBAHAYA SECARA BISNIS:

  1. Product moge Yamaha sekarang premium dan lebih baik di kelasnya. R6, MT09, R1. Siapa yang tidak kenal reputasi motor tersebut.  Produk rival tidak ada yang sebaik itu dikelasnya, jadi jangan takut.
  2. Biker Yamaha adalah fanatik. Saat mereka jenuh dengan 250cc mereka akan loncat beli Yamaha seperti R6 atau MT-09. Tidak akan berpindah.

Mengapa berbahaya?

Karena berpegang erat pada asumsi ini dan mengabaikan realitas pasar akan punya dampak negatif ke depannya.

  1. Kawasaki sejak 2012, dan Honda mulai tahun lalu mengerti betul arti penting membangun basis komunitas moge entry-level. Er6 series punya banyak kekurangan. CB500 series juga begitu. They are not the best product, BUT they are available at the right price and place. Penting membangun basis komunitas dulu untuk moge entry level. Dalam 5 bulan pertama 2016 Honda menjual 105 moge (note: 6 bulan pertama penjualan di 2014 Yamaha menjual 140 unit moge). 79% adalah CB500 series. Ada 83 biker Honda CB500, yang 1 atau 2 tahun lagi siap naik kelas. Demand ini cukup untuk membuat Honda memikirkan line-up di kelas premium yang tidak akan kalah saing (seperti Twin Africa, menghabiskan CBR600R, Crossrunner dll) dengan jajaran Yamaha kelas medium-premium sekarang ini.
  2. Fanatisme muncul dan bertahan karena hadirnya produk yang sesuai kebutuhan konsumen. Fanatisme terhadap motor yang tidak ada tidak akan bertahan lama. Berapa banyak biker Yamaha dan Honda yang berpindah ke Kawasaki karena selama bertahun-tahun hanya Kawasaki yang berani menghadirkan Ninja 250R di tahun 2008.

Apa yang bisa dilakukan oleh Yamaha ke depannya untuk mempertahankan prestasi seperti saat Yamaha CBU memulai kiprahnya di Indonesia tahun 2014?

  1. Segera hadirkan moge di rentang harga 100-200 juta. Engga usah pusing. Sudah ada MT-07 series. Generasi baru dengan engine dan chassis yang superior. Ada XSR700, MT-07, MT-07 Tracer dan MT-07 Tenere. Harganya lebih mahal daripada CB500 series mas. Ya iyalah spec-nya juga berbeda kan plus manufacturing Japan, lebih tinggi. Lobby agar bisa masuk sebagai ijin CKD kalau perlu untuk menekan harga. Order dengan jumlah besar, agar cost per unit bisa ditekan. YAKIN PASTI laku. Cukup sering nongkrong dengan komunitas moge untuk tahu itu. Bersikap agresif. Seperti 2013-2014. MT-07 itu motor terlaris di UK.
  2. Jangkau lebih banyak wilayah Indonesia dengan melibatkan main dealer. Orang butuh moge bukan hanya di Jakarta dan Bali. Justru di banyak kantung daerah seperti Riau, Sumut, Kaltim, Sulsel potensi pasarnya besar.

Banyak hikmah pada kelas-kelas di bawahnya yang bisa digunakan sebagai pelajaran bagi penjualan kelas CBU. Diperlukan pendekatan yang dinamis dan sensitif terhadap pasar. Beradaptasi atau mati (Heraclitus, filsuf Yunani).

 

IMG_20141012_124004

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

61 thoughts on “Yamaha Perlu Segera Pasarkan Moge Kelas 80-200 Juta. Atau Hadapi Resiko Turun Sharenya 2-3 tahun lagi.

  1. harga segitu worth buat naik kelas + tambah silinder bagi rider 250cc dua silinder
    saya pribadi kalo masih 2 silinder mendingan stay di 250 aja deh 😀

  2. Marketing is creating demand…

    Percuma produk bagus kalo ga bisa create demand
    PR besar YIMM itu di marketing, baik di segmen mocil ataupun moge
    Kalah selangkah dengan marketingnya AHM

  3. Nungguin mt-07 keluar karna penasaran.. Soalnya pas liat reviewnya kyknya wow banget mt07.. Tapi motornya kyk segede z250 atau vixion yaa pas dinaikin kang leo.. Apa emang slim unyu2 gitu kang mt07 itu?

  4. Betul sekali Artikel ini pak. Brilliant! Kebetulan saya searah sepemikiran. Saya dari jaman dulu dari mulai gaji sepetek menyeng ditabung akhirnya bisa kebeli Yamaha Byson. Seiring karir beserta gaji naik akhirnya kebeli MT25… nah dari sini saya bingung… saya pribadi kurang suka Kawasaki ataupun Honda apalagi Suzuki…saya bingung mau kemana lagi… nunggu XSR700 sama MT07 ga nongol-nongol… akhirnya saking lamanya nunggu… dihitung hitung tabungan buat beli mainan ini dah cukup buat beli Ducati (Second Hand -2 tahunan- Moge kebanyakan Masih Low Kilometer > beda kayak motor harian)… tinggal sabar sedikit lebih lama sambil nabung… Ducati Monster 795 aja deh sekalian. Semoga Yamaha Indonesia memperhatikan hal ini. Dan semoga artikel
    ini memberikan feedback yg bagus sama semua broker Yamaha Indonesia supaya melangkah lebih optimis dan progressif.

    Bokis itu siapa yang bilang di berita Otomotif tempo hari kalo “Orang Indonesia ga suka motor ber cc tanggung…”. Kayaknya analisis pasarnya lupa akan “prosesi” pasar. Bahwa pasar juga punya dan melalui proses kemampuan daya belinya seiring karirnya masing-masing…

    Misalnya… Umur 25 jadi junior graphic designer memang mampunya cuman kebeli Byson… umurnya nambah skillnya nambah gajinya nambah posisinya naik jadi senior Graphic Designer koneksinya nambah projectnya nambah umur 28 an baru bisa kebeli MT25 (Begitu pula barangkali profesi lainnya)… seiring waktu ga terasa udah jadi Creative Director… MT07 ga dateng-dateng… itu uang sisa gaji disimpeniiiin terus (Sampe ada yg bilang kenapa uang ditabungin terus? kalo besok mati ga nisa menikmati dong??) 😆 -betul juga sih-… MT09… 250jt… eeh liat di OLX… Ducati monster baru 1000 km – 3000 km… masih mulusss…Evo 1100 cc lagi!… cuman 220 jt an… Maklum Moge biasanya disayang-sayang sama yang punyanya… dan biasanya sibuk kerja pula yang punyanya.. horang kayaaa kalo harian ya pake mobil (biasanya)… dipakai cuman buat weekend aja itu Ducatinya… (selebihnya dititipin di dealer Ducatinya bayar 3-5jt sebulan biaya perawatan) yah mending beli Ducati kemana mana.. orang masih Mint Condition…

    Begitulah lepasnya customer satu persatu… Selamat dini hari….

    • @ om leo:
      Mungkin karena sama-sama 2 silinder om , mirip kasusnya er-6 series dengan Ninja 250 lah..
      IMHO yee 😀

    • @ om leo:
      Mungkin bagi om leo yang udah pernah memiliki er-6 dan ninja 250 , tau bedanya..
      Kalau saya orang awam , kadang masih susah bedainnya.. Apalagi suara idle dan memakai knalpot aftermarket..
      Kalau dibawa jalan mah beda , tendangan torsi er-6 langsung ketahuan :mrgreen:

      @ irfan:
      Beda disuara knalpot itu bro , kalau 1 silinder dipakein knalpot aftermarket , ane jamin ente juga bakal susah bedain antara motor A dan B 😀

  5. YIMM…. seperti biasa …. telat mikir, Mas !!! Biasanya, kan kudu digebuk dulu pake MS yang jeblok baru pada mikir !!! Dan saat bertindak ……. SEMUA SUDAH TERLAMBAT !!!

  6. YAMAHA sepertinya lebih tau deh hehehe…. coba dicermati rekam jejaknya hingga sekarang, siapa yang mampu ‘survive’ lawan HONDA, KAWASAKI? tuh tinggal ngandalin moge. SUZUKI? bubrah… gara-gara berani H2H sama HONDA secara langsung. YAMAHA itu pinter, kemarin dia ngeluarin XABRE bukan untuk ngelawan CB ataupun CBR 150, tapi untuk meredam kehadiran KTM. Coba lihat bentuknya si XABRE, mirip to sama DUKE series? Siapa yang bawa image USD pertama kali (150) YAMAHA to wkwkwk

  7. Sekalian saran, pertimbangkan juga bikin moge yang seat heightnya 780cm ke bawah, khusus untuk biker2 yang bantet macam saya. Moge Yamaha jangkung2 semua

  8. MT 07 punya hal unik yang ga dimiliki mesin 2 silinder inline lainnya, yap…suaranya lebih cenderung mirip mesin V, dan itu nilai jual yang ga bisa dianggap remeh, faktor “eargasm” banyak dicari biker yg uda jenuh ma suara 2 silinder yang gitu2 aja

    • Gara-gara baca komen si om , ane penasaran dan langsung buka yuotube buat denger suara MT-07 dan hasilnya emang bener…
      Suara yang dihasilkan mesin 2 silinder MT-07 emang beda dibandingin 2 silinder sekelas (er-6 series) , mirip suara V-twin..
      Kok bisa ya?? :mrgreen:

    • Crankshaft 270 derajat, kebanyakan 2 silinder 250 cc bermain di 180 derajat
      Contoh lain beneli tnt cek di youtube suara lebih mendesis
      Koreksi jika salah

  9. assekk nih..honda sangat agresif dengan membangun dealer big wing mereka, sementara yamaha hanya mengandalkan dealer biasa yang distempel r shop…honda menghajar 3s plus gengsi eksklusifitas pemilih moge, sementara yamaha hanya menghajar 3s..asik nih ulasan mas Leo, semoga dibaca pak dyon..

  10. Detail sekali om. Memang betul seperti asumsi om leo. Sekali makai produk yamaha langsung jadi fanatik. Sekarang posisi saya jadi owner xabre dan berkemungkinan besar pengen naik kelas secepatnya. Pengennya ke MT25 tapi modelnya kurang gagah menurut saya plus harga bbarunya ga terpaut 30jutaan sama ER6n seken bikin saya jenuh. Di atas ER mungkin dapat FZ8 100-an juta, sayangnya NP.

  11. kalau dari segi harga dan pajak… yamaha kurang ada yang pas selain MT07, dari pabrikan jepang hanya kawasaki dan suzuki yang harganya lebih miring, gsr750 dan z800 dijual pada harga 200 an juta… sedang cb650 saja sudah 240 juta… kayaknya gsr400 lebih masuk di harga dan spek… 4 silinder CC dibawah 500… mungkin bisalah mendekati 150jt… pas buat bersaing dengan clan honda 500cc… munkin gsr400 akan menjadi pilihan baik untuk yang ingin naik kelas dari 250cc 2 silinder… gladius 400 dengan Vtwin juga bisa dimasukan, karena dari segi harga lebih murah dari gsr 400, tapi mesin V akan mejadi daya tarik lain… semoga suzuki mendengar dan berfikir ulang

  12. Padahal dulu malah mt-07 kans nya lebih gede hadir di indonesia ehhh malah yg keluar mt-09. Dan satu lagi ini motor unik, 2 silinder crossplane dan suaranya lebih mirip ducati ketimbang er-6 ataupun cb500 series.

  13. pengalaman dulu waktu hadir cbr250r… importir umum sudah duluan impor dengan harga 50 juta… kemudian ahm cbu dari thailand harga dapet 40 juta (39,9jt)… kalau harga cb400 di importir umum 200 jutaan, maka harga cb400 bisa 160 juta… ( hitungan perbandingan kasar dari 50:40 vs 200:160 ) . Kabar dari otomotif makin sedih, karena suzuki indonesia tinggal produksi satria 150 dan adress saja… hiks

  14. Setuju dengan judul diatas. Masih ingat saat 2007 an saat orang jenuh dengan model dan mesin honda yang itu2 saja. Orang beralih ke yamaha, yang memang lebih baik dari segi mesin, harga dan model (ingat saat mau beli tiger 2000 atau vixion? dengan harga yg lebih mahal saya dapatkan teknologi dan model yang hampir itu2 aja untuk tiger. Dengan vixion saya mendapatkan monoshock, injection dan model fresh walau beda kelas cc dan masih ada sisa uang hehe…my choice is yamaha vixion). Tapi, saat ini sudah selayaknya yamaha yang ketar ketir. Honda membanjiri pasaran dengan macam2 kelas dan completely fresh model, belum lagi kawasaki. Saat ini, kalau MT 07 masuk indonesia akan banyak rider kelas 250 (MT25) yang pindah kelas. makin rajin kerja ngumpulin duit hehehe. Ayo Yamaha Indonesia keluarin dong MT-07!

  15. moge apa 80 juta? Pajak yg 75-200% mau dikemanakan? Emang kl ckd pajaknya tinggal 25% gitu? Moge ktm dari india yg notabene motor termurah di dunia aj masuk sini 100 jt aplgi pabrikan jepang. Ada se ninja 300 scr mesin “semi moge” dijual 80an jt. Emang ninja 300 laku brp biji setahun.. yg jd masalah bukan harga mogenya tp pajak ppnbm tuh yg harus dikoreksi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s