CBR250RR VS Ninja ZX250R I4: Siapa Sih Pangsa Pasarnya?

Untuk kelas sport 250cc, tahun ini dan tahun depan kita akan dimanja dengan pilihan baru CBR250RR dan Ninja ZX250 I4. Sebenarnya siapa sih pangsa pasar motor-motor keren ini?

Dari segi harga keduanya menempati posisi yang berbeda jika dibandingkan line-up produk yang sudah ada: Ninja RR Mono, CBR250R, R25 dan Ninja 250FI.

 

Downloads4

Honda CBR250RR

Dengan prediksi banderol harga antara 70-80 juta rupiah ada beberapa segmen potensial yang menjadi target:

  1. Pemain lama CBR250. Mereka sudah merasakan keandalan kelas CBR (bukan sekedar ikut-ikutan) DAN relatif secara keuangan ‘sudah siap’ untuk melakukan upgrade. Maksudnya ‘sudah siap’ adalah jarak pembelian CBR yang lama cukup panjang sehingga bisa menjustifikasi pembelian baru. Tentu ada saja yang meskipun baru menggandeng CBR250 namun sudah panas dan tidak sabar untuk beli baru lagi.
  2. Pengguna kelas 250cc lainnya. Mobilitas horizontal, atau tepatnya agak diagonal, nampaknya masih menjadi potensi yang dihitung matang. Maksudnya apa mas? Persentase rider 250cc yang mampu secara finansial untuk membeli produk 250cc lain, bisa dikatakan, lebih besar ketimbang rider kelas cc dibawahnya. Nah‘pull factor’ atau daya tariknya akan berkisar pada kelebihan CBR250RR dibandingkan 250cc lainnya sehingga membuat mereka memutuskan untuk menambah atau menukar 250cc mereka.
  3. Pengguna setia Honda, terutama pada kelas harga 20-40 juta rupiah. Loncatannya akan cukup jauh DIBANDINGKAN dua kelompok kelas diatas. Tapi meningkatnya penghasilan seiring waktu, perubahan prioritas dalam keluarga, tersedianya pendanaan melalui leasing akan jadi faktor positif bagi kelompok kelas ini melakukan pembelian. Ini pangsa terbesar dari segi jumlah, meskipun pada tahapan awal CBR250RR penjualan mungkin masih lemah dari kelompok ini.
  4. Pencinta motor atau bike enthusiast seperti saya. Mengerti dan mengenal motor adalah bagian dari gairah hidup. Ini kelas passion.
  5. Kategori lain menurut teman2?

 

 

NINJA 250 I4 atau ZX250R

Banderol harga diperkirakan di kisaran 90 juta rupiah. Berita tentang ini bisa dilihat di blog ini dan juga dr TMC.

  1. Rider lama Ninja 250. Para rider berdarah hijau. Yang mayoritas tidak bergeming ketika bermunculan produk sport 250cc lainnya. Yang pernah mengalami masa-masa berkesan bersama Ninja-nya. Pacaran, ngelamar, kehilangan keperjakaan eh. Lompatannya tidak akan mudah tapi akan ditempuh oleh mereka.
  2. Rider 250cc lain non Kawasaki. Disini saya istilahkan mobilitas diagonal. Bergeser miring ke atas. Pull factornya kemungkinan berpusat pada konfigurasi mesin 4 silinder yang tidak ditawarkan oleh jajaran 250cc lainnya. Biker di Indonesia masih menganut pemikiran “the bigger, the more, the better”. Makin besar (ccnya), makin banyak (silindernya) maka makin baik.
  3. Rider Kawasaki kelas sport lebih kecil lainnya (20-40 juta). Hilangnya kelas 2 tak merupakan pukulan bagi Kawasaki dan juga calon pembelinya. Membeli Ninja ZX250 merupakan lompatan yang tidak mudah bagi mereka. Terutama dari segi prioritas pengeluaran keluarga. Namun seiring waktu saat kondisi keuangan menguat, kelas pencinta speed freak 2 tak akan menemukan jiwanya yang tepat pada motor ini. High revving, high power. Jadi kelas ini jangan dipandang sebelah mata. Penyerapan di awal akan lambat tapi tetap menjanjikan.
  4. Sama, pencinta roda dua seperti saya akan menjadi pasar potensialnya. Kelompok yang tidak bisa diklasifikan berdasarkan merek ataupun kapasitas cc seperti kelompok diatas.
  5. Pencinta atau bahkan penafsu 4 silinder. Tiap kali dengar suara motor 4 silinder lewat, langsung meriang dan pusing-pusing. Bahkan saat dengar suara picku-up sayur dengan knalpot bobokan lewat pun langsung gelisah.
  6. Kelompok lain menurut teman-teman?

 

Bisa disimpulkan dari klasifikasi pasar diatas kalau kedua motor ini tidak akan saling memakan pada kelompok no. 1 dan no. 3. Mereka memiliki loyalis masing-masing. Pertarungan akan terjadi pada kempok no. 2 dan no. 4.

Kita berbicara pada kelas dimana prestise dan kepuasan sudah MULAI memainkan peranan penting. Dan apapun bisa terjadi di kelas ini.

 

 

 

 

Iklan

92 thoughts on “CBR250RR VS Ninja ZX250R I4: Siapa Sih Pangsa Pasarnya?

  1. WAH saya masuk uang ZX250 no.5 nih

    “Pencinta atau bahkan penafsu 4 silinder. Tiap kali dengar suara motor 4 silinder lewat, langsung meriang dan pusing-pusing. Bahkan saat dengar suara picku-up sayur dengan knalpot bobokan lewat pun langsung gelisah.”

    eeemmmmm…..

  2. Sepertinya banyak yg mesem baca gelisah denger pick up sayur knalpot bobokan. Kenapa? Karena memang suara poin penting buat kebanyakan laki2. Termasuk saya juga. Hahaha

  3. Vote untuk kalangan blogger seperti saya yang jauh-jauh hari nabung buat beli ninja 250 4 silinder. Tapi karna butuh motor buat mobilitas terpaksa milih Xabre untuk penggunaan sementara.
    Alasan milih ninja di atas:
    – 4 silinder, zing zing zing.
    – bukan moge ngga masalah, yang penting jadi neck breaker di kota terpencil
    – harga kompetitif (kalo memang 90 jutaan)
    – ketersediaan sparepart moge kawa di kota kecil lebih terjamin (study case : Aceh). Honda? Yamaha? LEWAT. Apalagi Benelli.
    – alternatif moge yang harganya jauh jauh jauh lebih mahal.

  4. kawasaki :
    250/4 = 62,49
    1 piston/4 klep
    klep sama pernya kira2 segede apa ya?
    alternatif buat yg demen 4 silinder (walaupun 250cc), apalagi kalo gak kena pajak barang mewah (siapa tau 4 silinder dikategorikan barang mewah)
    honda :
    pemain 250cc 2 silinder baru, impresi pertama sangat penting
    masukin fitur2 “moge” biar menarik
    harga kalo bisa 70 jt-an, kualitas ok

  5. Bahkan saat dengar suara picku-up sayur dengan knalpot bobokan lewat pun langsung gelisah……… kyknya nih bukan ane gan Wkwkwkkkkk

  6. Kelompok lainnya..OKB..org kaya baru…yg baru dpt uang gusuran..ntah tanahnya kena perumahan…proyek tol ato bikin pabrik….kalo ane jd okb…siap siap ah minang zx…zuiiiing… zuiiiing…smoga udh deltabox usd banana arm

  7. Ping balik: (Opini) Sehebat Itukah CBR250RR Sampai Harus Dibandingkan Dengan Kelas Diatasnya ? | Ndesoedisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s