Berhubungan Suami-Istri Sebelum Race: Oh YES atau Oh NO?

 

Ini pertanyaan yang mungkin sama tua-nya dengan kompetisi olahraga dalam kehidupan manusia. Apakah berhubungan sex dengan pasangan suami/istri  sebelum bertanding akan mempengaruhi performa kompetisi kita? Disini mitos, sugesti, sains larut bercampur.

Saya coba bertanya ke WA group YROI (Yamaha R25 Owners Indonesia) Racing team. Dan mereka kembali dengan jawaban yang cukup terbelah.

56% mengatakan sex before race = OH YESS banget.

Alasannya untuk menumbuhkan semangat dan membuat segar di pagi harinya. Peredaran darah terasa lancar dan kaki jadi tidak kaku.

44% lainnya mengatakan OH NOOO

Berhubungan sex pada malam hari sebelum race menurut mereka akan mempengaruhi stamina. Kurang tidur membuat tubuh menjadi tidak bugar.


Sejumlah ilmuwan sebagaimana dilaporkan dalam Clinic Journal of Sports Medicine melakukan serangkaian test. Partisipan dibagi menjadi dua grup. Grup pertama diminta melakukan hubungan seksual pada malam harinya. Sementara grup kedua tidak. Pada pagi harinya kedua grup menjalani serangkai test untuk mengetahui perubahan performa secara physiology. DIlakukan test atas grip strength, VO2 max, balance, reaction time dan aerobic power

3_snuggling
Dan hasilnya ternyata memang tidak ada perubahan pada performa fisik. Justru secara psikologis ditemukan, kondisi psikis atlit justru lebih stabil, fokus dan tenang akibat dilepaskannya hormon paska orgasme.
Julie M. Levitt, M.D. praktisi kedokteran olahraga dan juga pelari marathon 14 kali mengatakan tentunya aktifitas suami-istri sebelum pertandingan harus:
  1. Short and sweet, jangan berkepanjangan
  2. Tidak menggunakan gaya/posisi yang aneh-aneh atau berpotensi menimbulkan cedera
  3. Memberikan waktu tidur yang cukup sebelum race

 

JADI? sok silahkan aja yang ingin memberikan nafkah batin buat istrinya sebelum race..

Iklan

38 thoughts on “Berhubungan Suami-Istri Sebelum Race: Oh YES atau Oh NO?

  1. Kalau yang saya rasakan ya om…..malam harinya berhubungan seks pagi harinya bermain badminton jadi lemeeessssss,tapi memang sih kurang memperhatikan/mengabaikan 3 hal di akhir artikel ini.

  2. Dan hasilnya ternyata memang tidak ada perubahan pada performa fisik. Justru secara psikologis ditemukan, kondisi psikis atlit justru lebih stabil….dapat ditarik kesimpulan semakin banyak istri semakin stabil psikologis…eehhh bukannya tambah lemes digilir per lap hahahah

  3. tapi kalo laki berhubungan seks bukannya malah bikin hormon testosteron menurun yah…justru kalo atlet perempuan berhubungan seks malah lebih di anjurkan…itu sih kata fighter ufc Rhonda Rousey

    • Ada juga riset yg menyebutkan sebaiknya utk perempuan dihindari karena selama hubungan seks terjadi peregangan dan penipisan dinding Vagina sehingga rentan spotting/bercak/pendarahan ringan saat kemudian beraktifitas

  4. Kalo buat ane untuk meningkatkan semangat atau motivasi untuk menang
    Ketika bangun di pagi hari,
    Istri ngomong
    “knock em out,darling~” atau
    “Go get em,tiger~”
    “Ill give you last lap,if you finish 1st place~” 😍
    Buat ane udah cukup,buat bikin ngebut kaya setan
    😈😈😈

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s