Analisa 4 detik Frame Video Menjelang Crash: Marc dan Rossi Memiliki Kepentingan Baik Yang Berbeda di Titik Lintasan Yang Sama

Memanfaatkan koneksi wifi di dalam bus malam menuju Canberra saya sempatkan mengamati dokumentasi kejadian antara Rossi dan Marc di MotoGP Sepang yang semakin ramai di media.

Sejauh ini hanya ada dua footage kamera yang bisa dijadikan rujukan baik oleh race director maupun oleh publik untuk menentukan dan berdebat apakah yang sebenarnya terjadi dan menyebabkan Marc mengalami crash.

Footage dari sisi luar tikungan dan footage dari helicopter.

Kedua footage menunjukkan tiga sequence kunci:

  1. Karena racing line yang berbeda (Marc dr luar, Rossi dr dalam) kedua rider bertemu di titik yang sama dengan lintasan dan kecepatan yang berbeda. Marc memutuskan untuk memasuki tikungan dari sisi luar (kiri). Rossi yang terlambat memutuskan dari sisi dalam (kanan) (gambar 1). Pada gambar 2 terlihat Marc sudah melewati apexnya (puncak cornering yang menentukan perubahan arah dan kecepatan) dan bersiap menambah kecepatan.  Sementara Rossi masih negotiating apexnya (dalam tikungan yang sama, pembalap bisa punya apex yang bisa berbeda) dan masih lambat. Kedua rider punya kepentingan yang berbeda di titik yang sama. Marc bagaimana keluar secepat mungkin, sementara Rossi bgmn menjaga lintasan agar dapat keluar tikungan dengan momen kecepatan yang tidak terganggu. Ini semua terlihat melalui footage 2 gambar 3-5 – helikopter.
Screen Shot 2015-10-27 at 8.37.16 am

Gambar 1

Screen Shot 2015-10-27 at 8.37.42 am

gambar 2

Screen Shot 2015-10-27 at 8.37.45 am

Gambar 3

Screen Shot 2015-10-27 at 8.37.48 am

Gambar 4

Screen Shot 2015-10-27 at 8.37.58 am

Gambar 5

2. Helm Marc terlihat sangat mendekat bahkan mungkin menyentuh lutut atau sisi kaki kiri luar Rossi (gambar 6). Rossi,  karena refleks tersentuh atau untuk memperbaiki posisi kaki atau untuk memberi jarak, kemudian terlihat menggerakkan kakinya. (Via footage 1)

Screen Shot 2015-10-27 at 8.40.06 am

Gambar 6

3. Marc mengalami low side. Entah karena refleks menghindar dari kaki Rossi atau karena RC213Vnya mengalami impact akibat ditendang Rossi yang sedang cornering.

Screen Shot 2015-10-27 at 8.40.11 am

Interpretasi saya, kedua pembalap tidak memiliki niat buruk untuk menjatuhkan pihak yang lain ataupun diri sendiri. Yang terjadi adalah:

Saat Marc berusaha sekuat tenaga keluar secepat mungkin dr apexnya, dia menyentuh (atau sangat dekat sehingga bisa dikatakan menyentuh) Rossi yang masih belum selesai dengan apexnya. Rossi karena refleks, bukan disengaja dan ditunggu-tunggu semenjak awal, kemudian menggerakkan kaki yang tersentuh itu. Ini tindakan yang menurut saya instingtif untuk memberi jarak. Pada saat menuju apex dengan posisi tubuh menekan ke kanan, menendang adalah tindakan yang sangat riskan dan bertentangan dengan gaya sentripetal yang ingin didapat.

Mengapa? karena menendang kendaraan yang sedang bergerak ke arah kita akan melepaskan energi balik yang akan mengganggu cornering (keseimbangan sempurna antara gaya sentripetal dan sentrifugal dengan menggunakan kecepatan dan sudut belok). Efek recoil, atau energi balik dari tendangan pasti akan terlihat di kamera (dalam rupa motor Rossi yang goyang) ataupun telemetri (sensor kemiringan -lean sensor).

Jangan banyak teori, coba saja di Sentul di R11, saat cornering ke kanan, dan tubuh sedang di kanan, lalu anda tendang motor yang dikiri anda. Dilihat saja yang jatuh duluan siapa, motor yang ditendang atau anda dulu.

Ini sebabnya saya menduga refleks Rossi menggerakkan kaki yang tersentuh menyebabkan Marc yang dalam posisi kritis (karena kaki Rossi memang sudah sangat dekat dengan kepala dan miring dan butuh speed lebih tinggi) terganggu dan kehilangan kontrol.

Di sisi lain saya juga tidak percaya asumsi yang menyatakan Marc sengaja menabrakkan diri atau sengaja jatuh agar Rossi dihukum. Ini asumsi dari komentator yang belum pernah merasakan membalap dengan kecepatan tinggi di sirkuit.

Apakah Marc dan Rossi sama-sama sengaja melakukan itu? saya yakin sama sekali tidak.

Keduanya sama shock dan terpukulnya akibat kejadian itu dan putusan race director.

Apapun itu, menurut saya meme yang semakin bersifat provokasi antar komunitas seperti: “kalau ketemu motor ini atau itu tendang aja” atau meme lainnya sebaiknya tidak usah diedarkan dan dikembangkan di media sosial. Selain tidak pantas, kriminal dan membuat tambah jelek nama biker saja.

Kita tidak memiliki semua informasi yang dibutuhkan, Jangan sampai karena itu hubungan, meskipun hanya di media sosial, apalagi kalau ada yang kebawa-bawa di jalan, jadi ga enak.

Salam satu aspal asap, kapan hilangnya?

97 thoughts on “Analisa 4 detik Frame Video Menjelang Crash: Marc dan Rossi Memiliki Kepentingan Baik Yang Berbeda di Titik Lintasan Yang Sama

  1. Mantap analisanya om, memang sudah banyak makan aspal sirkuit dan riding makanya analisanya sangat bisa diterima dan masuk akal. Lupakan tendangan karena malah akan berbalik ke diri sendiri

  2. Tiap liat blog ini sy malah bkn liat beritanya langsung om…tapi liat lekukan MT si om yg menggoda…haha kereeenn emang si MT09👍

  3. Kalau rossi berbelok dengan semestinya. Dia ga akan memperlambat laju motornya setelah berada didepan motor marc. Menegakkan posisi motor dan sengaja menengok menunggu marc.

    Kalo marc yang salah? Dia harus berbelok bagaimana lagi? Tracknya sudah dipotong rossi yang ngga ada niat belok sengaja ngga rebah. Tapi setelah marc jatuh rossi rebah lagi.. itu highspeed corner. Memungkinkan rebah di jalur sisi dalam track. Maupun sisi luar.

    Lagian rossi ngaku niat ganggu raceline marc dengan memperlebar cornering. Walau ga pernah ada niat menjatuhkan. Tapi jadi aneh karena rossi nengok. Coba ngga ada adegan nengok segala dan breaking menunggu. Beda cerita

    • Mungkin ya om,hanya opini aja,karena saiya ga ada disitu waktu kejadian..
      Rossi mmg mengincar marques hny sebatas mengganggu racing line nya saja tanpa niat menjatuhkan,dia paham betul karakter marques yg ngotot meski itu sebenarnya beresiko bagi pengendara lain(dah banyak testimoni gaya balap matrques yg membahayakan sejak di moto2)..ketika rossi berencana mengganggu racing line marques otomatis dia mencari keberadaan marques(noleh).. Klo rossi tidak noleh kemungkinan yg terjadi Rossi disundul marques dr belakang( inget disini gaya agresif marques udah terlihat di lap ke3),kan racing line marques udah dipotong rossi yg melambat..karena rossi ingin mempertahankan racing line agar kluar tikungan tidak melebar.Marques udah melebar dia berusaha memperbaiki racing line dg mempercepat speed dan lebih miring,inget usaha simoncelli sebelum accident? Jd karena posisi marques yg tidak menguntungkan harusnya dia ngalah dong nunggu rossi klluar tikungan,di lap sebelumnya motor rossi nampak inferior bisa dimainin ama marques..tp ini tdk dilakukan marques..karena kengototannya dia kehilangan grip ban depan,terpeleset, jatuh..rossi yg dikambing hitamkan..harus nya dia punya etika juga dong ini perebutan jurdun antara rossi vs lorenso, yamaha vs yamaha, beda cerita klo marques masih ikut dalam perebutan gelar. Honda bukan dlm perebutan konstruktor,marques tdk dlm perebutan gelar juara..kenapa ini harus terjadi??
      1. Mungkin juga conpress rossi ttg topeng marques ada benarnya
      2. Mungkin juga krn ”spanyol” krn lorenso bukan dari repsol honda,atau bahkan honda satelit..g ada hondanya disini..
      3. Mungkin juga mmg aksinya dilap 3-lap7 sdh direncanakan marques krn terprovokasi conpress rossi..meski crash tdk masuk dlm rencananya..
      4. Marques ingin mengambil panggung rossi dan lorenso..
      Jika marques yg didepan dan rossi dibelakang yg ngotot, bisa2 simoncelli jilid 2 itu diliat dr miringnya motor marques..
      Hanya Allah dan mereka yg tau kejadian yg sesungguhnya,yg jelas ini mmg intrik,kotor.
      Reputasi Rossi sbg legenda ternoda oleh kejadian ini terlepas bnr atau ga dia nendang marques..mereka tau ini kesempatan terakhir Rossi jurdun..trik apapun dilakukan untuk menjegalnya..karena Tahun depan mgkn rossi ga kompetitif lagi

  4. coba dianalisa juga bahasa tubuh vale mas bro ,, pas cornering vale malah 3 kali melihat ke marc dan memotong racing linenya marc ,, coba putar ulang videonya yg dari heli pasti jelas terlihat ,,
    #fans motogp
    #hanya analisa pribadi ,,

    • saya juga setuju kang mase, memang tindakan vale nggak sportif karena keluar dari racing line dy dan motong racing line orang. kita pun pasti kesel. tp yang perlu digarisbawahi disini, marc pun dengan sengaja ngenutup racing line rossi sepanjang balapan. makanya rossi terprovokasi. bahkan saat isyarat rossi suruh duluan pun marc sengaja melambat, keliatan dari laptime keduanya yang masih d 2.01 sekian. seharusnya laptime marc bisa 2.00 kecil. makanya rossi terprovokasi.

  5. pasca insiden kebanyakan silent haters pada show off om,,tiap hari naik motor masa nggk ngerti cornering salah posisi badan aja yg ada bakal bikin kacau racing line apalagi sambil nendang dalam kecepatan tinggi. Ada juga yg majang screenshot twitter motoGP gede banget tapi nggk ngerti maksudnya gimana,koar-koar duluan di telaah belakangan. Padahal nyebarin informasi salah efeknya bisa luar biasa mengerikan.

  6. Analisa bagus mas,bukan membela sana sini.mungkin statement rossi psy war seakan2 tentang Philips island,kalau gak ada statement mungkin berbeda lagi hasil sepang.

    • itu yg pertama kali yg jg ane pikirkan mulai race phillips island, dmn MM vs VR udah memanas.. ehh ternyata pakde jg sependapat.. intinya adalah biar markes g perlu nambah 1 gelar lg (yg belum tentu semusim sekali lgsg dapet momen juara dunia) utk menyusul atopun menyamai rekor champions nya “sang idola”. soal sodok2an yg kontroversial mgkn ane serahin ke race direction yg jauh lbh paham soal ini, tp seperti yg kita tau, yg namanya fansboy ya, salah benernya idola ya udah dibela aja dan cenderung menyalahkan pihak lain.. ditambah media massa yg sedikit banyak memanfaatkan momen ini demi dapetin rating ato apalah istilahnya.. klop deh 😀

      apapun itu, hanya VR, MM dan Tuhan yg tahu isi hati dan niatan masing2..

      btw JL ngapain malah masuk ke ruangan RD yak? makin memperkeruh suasana aja..

  7. kalo saya kok lihatnya rosi emang sengaja dorong markes keluar lintasan ya, kayak biar masuk gravel gitu. mungkin dalam harapan rosi si markes keluar, sukur-sukur jatoh sendiri. kalo urusan tendang-mendang sih saya ngga yakin.. pendapat saya.

  8. Ya scara teknikal mgkn VR dan MM terlihat sue karna berada di titik yg sama dgn gaya cornering berbeda.

    Tapi yg susah disangkal tuh sesaat sebelum insiden, VR menoleh ke arah MM sampe 3x. Mirip kyk org mau njambret ngukur titik serang korban. Yang berarti VR sadar dan tau betul dimana posisi MM saat itu.

    Tiba-tiba terjadilah gerakan “reflek” lutut Rossi menyenggol setang Marc dan baammm. Jadi RD pun sepertinya susah menjudge bahwa Rossi hanya bela diri dan tidak sengaja.

    • fakta: melihat 2 kali sebelum bersentuhan
      Interpretasi bung: mirip org mau jambret
      interpretasi Matteo: warning, ini maunya Marc apa
      interpretasi org lain: bisa beragam

  9. Klo sy liat dr awal race ketika mm posisi 2, sepertinya pace racenya mirip dp, tp setelah dgn mudah di overtake jl tiba2 pace racenya berubah, harusnya dgn ban yg masih fresh diawal race, tdk akan merubah pace race sedrastis itu, kecuali akhir race dmn ban sdh pada habis, cmiiw…

  10. Artikelxa kurang. Apex rossi udh klewat. Jelas posisi dudukxa udb kyk gt. Sblum marq jatuh rossi hadap belakang liat marq. Lalu ngepinggirin marq.. Dan dlm posisi marq miring, dsenggol dikit menyentuh motor dgn lutut, dan rossi bilang “gtw klo saat itu marq jatuh” jls itu tdk masuk akal. Biarpun aq pendukung fanatik. Tpi overtake sperti itu tdk d haramkn dlm balapan. Namaxa jg balapan. Salingbovertake. Ya biasa. Klo adu drag… Mungkin overtake adalah pinlty besar. Lhaaa ini balapaaaaan brrroooh…
    Gk overtake ya gk seru blas jln balapanxa. Kyk liat sekumpulan kreta api brjln gk ada yg nyalip

    • hehe om leo aja yang sudah prnah merasakan tekanan dan cornering sewaktu race beranggapan seperti itu..
      Race itu tdk semudah yg dilihat, apapun bisa terjadi dilintasan.. Klo gk prcaya, coba aja sndiri bgaimana cornering smbil ngerasain tekanan pada saat race..

  11. klo berdasarkan bukti yg ada, ane sependapat sma race director bahwa hukuman rossi adlh pinalty 3 point dan mnurut ane it msih dlm batas wajar & ringan utk pembalap jika dibandingkan dengan hukuman jumpstart JL waktu H2H dgn MM dgn start dri pitlane dan black flag MM krn telat masuk pit di australia so harusnya gentle aj lah…

    • jikalau mau adil, race director & FIM harus mengeluarkan fatwa luar biasa race ulang GP sepang sebelum dateline GP valencia/ diundur coz dri analisa kejadian race director & FIM menolak banding team VR46

  12. Mas Leo, analisis yg menarik sekali. Technical review bgt.
    Coba mas Leo tambahkan satu analisis yg non-technical, lebih ke arah psikologis bahasa tubuh/gesture deh. Coba bahas kenapa gesture Rossi ketika cornering bukan fokus ke track, tapi malah mengawasi pergerakan Marquez, seperti menunggu something happen.
    Dah itu aja mas, please kita pengen tau analisis dari mas Leo. 🙂

    #fansmotogp #fans46 #fanblogLeopold

  13. ahh ga ada insiden di sepang pun pasti di valencia jg ada “kemungkinan” usaha rossi dijegal entah itu dr si Marquez nya ato yg laennya apalg ini race di spanyol pula..

  14. nah ini baru artikel cerdas

    g kaya warung sebelah gembar gembor nyalahin rider yang 1 nya
    gila kali lagi cornering nendang
    yang ada sama2 jatoh g mngkn jatoh salah 1

    g percya coba sendiri

  15. Sudaah sudaah…

    Semua sudah terjadi, ambil hikmahnya saja…

    HIkmahnya adalah jangan mengganggu rider yang sedang berjuang untuk jadi jurdun, kalau gak punya kans untuk jurdun

    dan jangan mengikuti emosi karena emosi akan mengalahkan akal sehat

    Itu saja komentar saya

    • late braking di posisi yg rider lain sipa buka gas, dan saat bersamaan rossi liat posisi mm?

      biasanya paa kondisi itu, semua rider konsen liat ke linenya

    • Mas pernah coba race, di Sentul aja deh, boleh di R3-4 atau R10-11, dengan bbrp pembalap yg cornering dengan racing line yg berbeda. Mas akan lihat kecepatan dan arah belok rider pasti berbeda pada titik yg sama. Kalau rossi harus sama kecepatannya dengan Marc sementara racing line dr dalam = out.

    • belum pernah om, wong bukan pembalap,
      gitu yach

      berbeda kecepatan mumgkin karena titik radius nya berbeda tiap posisi

  16. tapi kalo dilihat secara keseluruhan dri lap pertama sampai insiden itu terjadi,, dan dari marquez di overtake lorenzo,, hingga rossi overtake marquez,, pasti beda om,, 😊😊😊

  17. lagi lagi////////
    bahasa tubuh VR 46 sesat sebelum insiden,,,,,,
    kayaknya emang lagi ngincar….alias niat banget
    kayak sopir angkot ngeliat orang jalan di gang…

  18. Rossi nya emang emosi dan melakukan pelanggaran buat motong racing line (RD mutusin pinalty dari situ) kalo nendang gak ada bukti kuat tuch. Dan dia udah dapat hukumannya. Nah Marquez yang provokasi dan bermanuver berbahaya dan mengganggu rider lain yg sedang rebut WC 2015 itu perlu di pertanyakan moral nya, apalgi dia uda gak ada kans WC. Pembalap bukan pemuka agama atau nabi, wajar sumbu nya pendek. Tapi 2 pembalap nya harus sama2 dihukum tuchh

  19. MM mencoba membuka mata kita. Bahwa di era rossi, bukan entertain yang disajikan. Tapi mempermainkan pesaingnya. Karena menyadari skil dan kemampuan motornya. Maksudnya jelas agar persaingan perebutan juara 2 dan seterusnya merata sehingga secara perolehan poin bisa ngacir duluan. Hal itu legal dan itu dipelajari dengan baik oleh MM walaupun cara-caranya sesikit fulgar. Tp begitulah…. Guru kencing berdiri,murid kencing terbang. Apa yang dilakukan VR jelas banyak ditiru MM.

  20. yang tidak saya mengerti adalah, race director mengatakan bahwa mereka tidak punya bukti “vr menjatuhkan mm” tapi kok vr dikenakan hukuman,

  21. Coba skenario ini:
    Rossi senggol rem MM, lalu bandingkan dengan track line rossi di video dari heli.
    Kira-kira apakah masih memungkinkan. Karena hanya ayun kaki utuk senggol rem (yang sudah dikeker dengan 2/3 kali intipan/tengokan ke belakang)
    Rasanya tracknya lumayan goyang/tidak stabil, ada momentum liar setelah ayunan kaki yang agak merubah arah kendaraan rossi. Tetapi apakah pergerakannya sebanding dengan ayunan kaki untuk senggol bukan untuk tendang motor.
    Bukan ayunan besar seperti menendang motor.

  22. Pd intinya ; hukuman Rossi hrs dicabut. Apabila Dorna terus tutup mata dgn kasus ini mk bs dipastikan kelak dimusim2 mendatang akan banyak bermunculan konspirasi2 serupa atau bahkan dlm bentuk yg lbh canggih. Konspirasi hrs dilawan dgn konspirasi pula. Ini krn Dorna sdh tutup mata. Jd tdk bs tdk.

  23. Semoga Rossi tetap ikut race terakhir krn msh ada peluang & msh ada banyak strategi yg bs dijlnkan krn Dorna sdh membiarkan adanya konspirasi dlm balap MotoGP. Pertama buat konspirasi tandingan. Ada KIH ada KMP. Rossi hrs minta bantuan pemerintah Italia. Targetnya : TABRAK JATUH Lorencong di race terakhir. Ini bs dititipkan ke rider lain. Bs dr Italia atau negara lain. Disini yg bermain duit & nasionalisme. Kedua : Tetap ikut race & biarkan sampai dioverlap sm Lorencong. Setelah Lorencong mendekat hadang & terus hadang sampai target akhir tercapai yaitu TABRAK JATUH Lorencong & kemudian Rossi mending ikutan ndlosor sj. Jurdun tetap ditangan Rossi. Toh tdk ada hukumannya buat rider yg sengaja melambat & mencoba bermain-main krn ini adalah race. Ini apabila Dorna terus tutup mata & tdk segera membatalkan hukuman Rossi atau membatalkan seluruh hasil race MotoGP Sepang. Kasus dibekukan & dijadikan pelajaran utk musim2 mendatang.

  24. Setiap kali mafia bursa taruhan internasional sdh ikut2an masuk ke suatu ajang olahraga ya begini ini hasilnya. Hasil pertarunganpun bs diacak-acak & dibelokkan kemana-mana. Sm sprti kasus diring tinju antara Pacman vs Mayweather. Pacman adalah The True Champion & mayoritas mendukung Pacman namun hasilnya antiklimaks dr yg diharapkan mayoritas. Padahal diliat dr tayangan TV jelas terlihat kalo Mayweather terkena pukulan telak berkali-kali dr Pacman & jg Mayweather hanya berlari-lari sepanjang pertandingan. Di MotoGP pun jg terjadi hal yg sama. Mknya sy tdk heran kalo Rossipun akhirnya lbh memilih gaik ikut race krn sulit melawan kekuatan mafia bandar taruhan internasional. Mending Dorna gak usah ngadakan MotoGP di Indonesia krn gw jd muak & malas nonton kalo ada pembiaran konspirasi dr Dorna. Paling dia minat ke Indo jg buat rusuh doang.

  25. Bicara tentang bahasa tubuh rossi a few moment before the incident, imho, itu bukanlah seperti yang om leo coba sampaikan ke beberapa komentar di atas bahwa seorang rider melihat ke belakang untuk melihat/ngecek rider lain yg berdekatan jaraknya dengan racing line yg berbeda. Hal ini om leo coba tegaskan dengan ‘mengajak’ komentator untuk merasakan cornering di r tertentu di sentul, imho, for amateur riders like we all are, it is possible to do – if it is not a must for the sake of safety. Tapi yg terjadi di sepang kemarin adalah professionals (world’s best riders) on a circuit, seberapa sering kita lihat pebalap yg lagi fight ‘sempet’ nengok belakang untuk ngecek racing line rival atau ngoreksi racing line sendiri (in a dog fight)? Rossi sendiri kalau tidak keliru juga menyatakan kalau dia mau bilang ke marquez “what are you ****** doing?” (Cmiiw)
    sorry for having a different opinion

  26. om udah lihat video onboard punya MM yang ada diburitan? ada suara mengganjal loh sebelum dia jatuh, seperti ada impact disitu…. didaily ada menit 19:50
    kalo rossi yang melebar, dia sendiri sudah bilang dia sengaja melebar, jadi bukan masalah tekanan yang dia terima sehingga dia melebar
    saya bukan fans MM/VR, kita juga nggak tau apa maksud tujuan MM/VR
    yang tau hanya tuhan MM dan VR

  27. yang saya sendiri masih heran
    bukannya ada kamera onboard di motor motogp yang mengarah ke arah tuas rem ya?kenapa video itu nggak di unggah??apa nggak semua motor ada
    yak apa om?

  28. Sudah jelas kok. Penyebab jatuhnya MM karena VR sengaja melebar. RD juga bilang begitu. Kalau soal nendang, RD bilang tidak cukup bukti. Tidak cukup bukti, beda dengan tidak mungkin terjadi.

    MM memang keras, tapi semua gerakannya masih bersih. VR beda, karena gerakannya di tikungan itu sangat kasar, dan celakanya bikin pembalap lain jatuh. Nggak sengaja jatuhin lawan saja dihukum kok. Apalagi sengaja.

  29. rosi jelas salah dan mengakui kok masih dibela.yang berbuat si rosi udah mengaku melebar kok fb nya masih juga dibela bukan sengaja melebar.bahkan dibikinkan artikel.fb boleh tapi jgan buta

    • Rossi mengaku memberi peringatan, dan dia melebar. Melebar diakui oleh kedua pembalap. Dia tidak mengakui menendang atau membahayakan. Kalau berbeda pendapat silahkan dijawab dengan artikel juga mas. Lengkap dengan identitas. Engga perlu bawa kata ‘buta’.

  30. Terus soal nggak mungkin njatuhin motor seberat 157kg, itu juga nggak masuk akal. Coba hitung, berapa kali MM musim ini jatuh. Coba bayangkan, lagi bawa motor, tiba-tiba ada kaki di depan mata. Hebat deh kalau bisa tidak jatuh.

  31. Hmmm..menurut saya, ditikungan yg selebar itu, gak mungkin rossi msh dalam negotiating apex. Banyak bgt di youtube klo mau liat.

    Itu terlihat jelas antiklimaks rossi atas sikap marc sehingga rossi sengaja membuka lebar dan menatap marc. Tapi….rossi jelas tidak menendang, sehingga sanksi yg diberikan pun bukan karena menendang, tp lebih krn melambat dan membuang jalur.

    Nah…..yg saya heran, kok cerita yg diangkat adalah sial dia yg tidak menendang, padahal kan sanksi yg diberikan juga bukan krn nendang.

  32. andai motor Rossi di musim ini lebih cepat dari punya nya Lorenzo… pasti nggak ada opini konspirasi seperti saat ini. Balik tanya ke tim Yamaha, kenapa beda???
    Rossi sempat mengeluhkannya.

  33. Denger-denger race direction manggil lorenzo sm marquez akibat perbedaan jarak waktu yg gak wajar setelah marquez di overtake sm lorenzo. Lorenzo overtake marquez santai banget giliran rossi yg overtake langsung dilawan abis-abisan. Padahal kalo liat race-race sebelumnya, motornya rossi kalah kalo udah di trek lurusan tapi entah kenapa di sepang kemarin bisa iring-iringan sama marquez. CMIIW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s