Yamaha Indonesia Perlu Dapat Teguran Keras !

Saya kira ini sudah melebihi kewajaran. Dan berulang-ulang dilakukan oleh Yamaha Indonesia. Apa yang dilakukan sudah merugikan dan mempersulit produsen lain.

Saya akan ambil tiga contoh saja dari satu setengah tahun terakhir ini.

pabrik_yamaha_01

Pertama saat diputuskan plant Yamaha Indonesia menjadi basis produksi motor 250cc. Ini subversif dan mengganggu keyakinan yang sudah ditanamkan lama ke publik bahwa Indonesia belum sanggup. Bahwa vendor parts kita ga siap dan kita serahkan saja dulu ke negara tetangga yang bisa.

Kedua, saat saya dapat informasi dan menulis di blog (utk pertama kalinya dan dihina-hina pula) bahwa Yamaha menanamkan teknologi VVA plus ABS pada motor matik dengan harga di bawah 30 juta. Ini jelas-jelas tindakan Yamaha yang tidak menghargai upaya dan kesulitan produsen lain dalam pengembangan teknologi, HANYA demi kepentingan konsumen. Egois, kenapa konsumen didahulukan dan diberi teknologi dengan harga murah. Engga solider 😀

IMG_1282

Ketiga, indikasi bahwa MT-15 akan menggunakan suspensi up-side down. Ini sungguh keterlaluan. Suspensi up-side down itu harusnya mahal dan tidak perlu dipasang di MT-15 karena konsumen Indonesia tidak siap. Kalau untuk cc kecil, itu cocoknya hanya dijual di pasar Eropa. Sekarang kalau MT-15 sudah suspensi USD dan produksi lokal, kebayang dong konsekwensinya buat motor-motor lain? Itu motor-motor lain bakal pakai USD semua, produksi sparepart lokal bakal maju dong 😀

Saya kira paling tidak untuk tiga hal itu Yamaha Indonesia perlu mendapat teguran keras!

Tolong jangan jor-jor-an memberikan terlalu banyak untuk konsumen 😀

Advertisements

164 thoughts on “Yamaha Indonesia Perlu Dapat Teguran Keras !

  1. Ane punya motor dari 2 merk berbeda, satu Y, satu lagi merk lain. Yg bikin ane salut yaitu pelayanan spare part, ready stock. N kalaupun kosong indentnya cukup 1-2 hari aja, ga perlu nunggu lama kyk merk satunya

  2. Joss yamaha bs ngertiin konsumen. Produk sebelah cm menang nama buat orang kolot yg ga tau innovasi.. alesannya dr nenek moyang udh pake merk hond*. Jd ya cm ngikut2 aja. Piss ahh

  3. Judulnya menjerumuskan nih. Kayak mau mancing lele saja. 😀

    Harusnya efbeha sudah c*li berjamaah di thread ini. Atau masih sempat membatalkan klik “kirim komentar”? ^_^

  4. aya-aya wae….kirain pelanggaran apa yg d buat yamaha….top deh om leo ni…salam dari borneo…salam kabut asap juga….

  5. Emang kurang ajar ymh… Selalu punya produk antimainstream yg keren…. Kalo sebelah punnya yg antimmainstream jg tp jelek & tidak diterima pasar akhirnya disuntik mati

  6. Teguran untuk yamaha indonesia karena sudah buat motor yg keren suspensi upside down sasis deltabox arm banana desain street fighter dan apresiasi utk kelas diatasnya yg hanya diberi sasis besi kecil dan arm kotak semi melengkuk lalu desain ala 150 tahun 2010.yamaha indonesia memang tau dimana basis konsumen terbesarnya.

  7. Satu lagi Om Leo … tolong bantu sampaikan ke YIMM …

    Motor sport maupun naked bike untuk harian di kelas 150 cc nya Yamaha,, tolong segera di buat yang DOHC + 6 Speed dooong + speedometer and odometer all digital + all LED ….

    Hehehe…

    TERIMA KASIH… Om …. sukses selalu

  8. Assalamualaiku wr.wb.
    Saya selaku pecinta produk yamaha sllu dukung dan sllu mendoakan yamaha sllu sukses sllu depan macam moto yamaha pakai.

    Nmax memang pantas dan wajarlah dipasangi tecknologi vva dan dibandrol dibawah 30jt.

    Bagus supaya yg lain g mcm2 jual harga yg seenaknya.
    Indonesia itu bukan negara yg royal jd wajarlah yamah mengutamakan konsumen.
    Yamaha layak hidup sukses diindonesia
    Memberi tecknologi bagus.
    Harga bagus memberi kemudahan harga pada rakyat indonesia g terlalu mahal relatif enengah kebawah jd adil biar semua mampu mencoba produk yamaha.
    Biar g nyobain produk lain kecuali YAMAHA YANG SELALU DI DEPAN.
    INSYA ALLAH YAMAH TAK TERGANTIKAN DEMI ALLAH RASULLALLOH. ALLAH HUAKBAR.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s