Jenuh 250cc Sport? Ingin Upgrade ke Moge Sport tapi Pajak Gila2an? Ini Solusinya

Saya pernah merasakan di persimpangan jalan itu.

Sudah menghabiskan hampir 17rb km dalam waktu 10 bulan dengan sport 250cc, dan butuh pengalaman dan kepuasan yang berbeda. Tapi loncatan ke sport 600cc terlalu jauh dari segi harga di kerajaan pajak yang serba berlapis bernama Indonesia ini.

Bayangkan, waktu itu saja harga 600cc sport sudah 4 kali lipat 250cc sport di kisaran harga 220-230 juta. Apalagi sekarang harga sudah menyentuh angka 270-280 juta. Tambah bete.

Lalu untuk merasakan torsi dan tenaga sport di atas 250cc gimana dong mas?

Ini solusinya.

146-1305-01-o+2012-kawasaki_ninja-650+sport-rider-race-bike (1)

Foto di atas adalah motor eksperimentasi Kawasaki Motor yang kemudian dilanjutkan oleh Sportrider dengan target untuk bisa berkompetisi di ajang open class 600cc.

Kawasaki Ninja 650 Sport edition.

Dengan kisaran harga jual 2nd di angka 78-80an juta (tergantung kondisi-nego-nasib), lompatan sensasi torsi dan tenaga yang didapat – bukan omong kosong – benar-benar signifikan. Selisih harga 30 juta, tapi buedaa banget tenaganya dgn 250cc.

Meskipun HP kalah dibandingkan sport 600cc, namun torsi yang dilepaskan oleh Ninja 650 lebih tinggi dibandingkan Ninja ZX6R (60.6 Nm Vs 58.2 Nm — on wheel – wikipedia). Sport 250cc? bisa dapat 20Nm sudah bersyukur banget.

Dan di jalan raya, terutama dgn kondisi seperti di Indonesia, torsi lah yang banyak bicara.

Apa saja sih mas yang perlu dirubah?

Yang sudah terbiasa menggunakan edisi Ninja650/Er6n tentu paham motor ini membutuhkan upaya lebih utk cornering. Anda harus memindahkan pinggul lebih awal untuk menghela si badak berpindah haluan. Posisi stang yang lebih tinggi dan suspensi yang empuk juga membuat kita harus sering sedikit condong ke depan untuk memberi tekanan pada front end saat cornering.

Mengganti handle bar dengan clip on bar adalah salah satu solusinya. Tentunya ini menghendaki sedikit ubahan di fairing depan.

146-1303-04-o+kawasaki-ninja-650+ohlins-suspension

Mengganti spring (per) fork depan dan spek oli juga diperlukan mengingat spesifikasi suspensi depan yang cenderung soft. Untuk suspensi belakang, kalau ada dana lebih silahkan ganti yang aftermarket dengan performa lebih. Tidak pun ga apa2.

146-1303-05-o+kawasaki-ninja-650+elka-shock

Pertimbangkan untuk mengganti exhaust agar performa dan aura sport lebih keluar. Kalau ingin suara bajingan bisa coba Two Brothers, Utk yg bersuara lebih ngebass silahkan coba LeoVince atau Terminogni. Saya sendiri prefer Akrapovic.

Sampai disini saja sudah cukup banyak perubahan pada tampilan Ninja 650. Postur yang lebih merunduk, handling yang lebih sporty, suara yang lebih dalam dan beringas.

Tentunya jika ingin lebih bisa dengan mengganti braking system depan, karena spek standar berperforma rata-rata utk ukuran moge.

Tetap kalah dong mas dengan pure sport 600cc? 

Kalau bicara laptime sircuit sudah pasti kalah. Kalau ingin race di kelas 600cc ya perlu siapkan dana minimal 300an juta.

TAPI, kalau bicara jalan raya, apalagi dengan kondisi Indonesia, justru konfigurasi Ninja 650 Sport inilah yang tepat. Kompresi rendah (engga pusing overheat), mesin bandel dan awet (percaya aja, udah saya cobain Jkt-Aceh tanpa trouble), dan tentunya improved handling.

NOTES: Ada yg masih ingat kebut2an antara ZX6R dan Ninja 650 di jalan Panjang Kebon Jeruk yang berujung accident dan meninggalnya rider ZX6R? Jangan ditiru ya, tapi intinya adalah : kalau sekedar buat jalan raya, Ninja 650 masih bejaban dengan Sport 600cc.

Dengan memainkan livery, anda sudah punya moge sport 650cc bertorsi badak dengan handling yang sporty. Dua karakter dalam satu motor dengan harga yang sangat masuk akal.

Saya lebih merekomendasikan begini, ketimbang galau gelisah bongkar pasang ina inu motor 250cc nya, habis2nya juga banyak, sementara perbedaan tenaga dan torsinya teteup jauh dan teteup dianggap bukan moge oleh security mall hehehe (ojo tersinggung lho).

Berminat? Atau mungkin Kawasaki Motor Indonesia berminat mengeluarkan edisi Sport dr Ninja 650? pasar gurih ini.

146-1303-01-o+kawasaki-ninja-650+right-side

146-1305-05-o+2012-kawasaki_ninja-650+turn-action-shot

Iklan

60 thoughts on “Jenuh 250cc Sport? Ingin Upgrade ke Moge Sport tapi Pajak Gila2an? Ini Solusinya

  1. Saya pikir memang sejak awal bgitulah positioning market Ninja 650 dan ER6. Ingin punya moge diatas 250cc, baru, resmi, dukungan penuh atpm tapi gak mahal2 amat.

    Paman saya pakai ER6 dan setelah saya ijin test, memang torsi berlimpah. Top speed jg lumayan 150kmpj masi mudah didapat.

    Untuk ganjel keinginan moge, ini motor lumayan. Cuma klo dah pernah main superbike inline 4, waduh sensasi rpm atas masih tak tergantikan. Sereeeem bro hahaha

    • Mudah disini bukan berarti 150kmpj lalu habis. Klo dipaksa 200 kmpj ya bisa cuma sdikit ngeden. Hanya untuk riding normal, gigi 3 atau 4 sudah sangat mudah mencapai 150kmpj. Mgkn sama gampangnya kyk menggapai 80kmpj dengan sport 250cc

      Sport 3 silinder blum ada ksempatan. Blum ada knalan yg pakai. Tapi mnurut gw 3 silindr bisa jadi sweetspot antara torsi n power

    • Di sini kita bicara soal moge dgn harga yg masuk akal bro. Kl situ ngomongin CBR650 berarti pilihan lain lbh banyak lagi di rentang hrg tersebut dan itu yg bikin mumet. Justru itu udah melenceng dari tujuan bahasan artikel ini. Dan saya kira Z800 atau GSR750 lbh value ketimbang CBR650 yg anda sebut di atas. Mau yg bengis pilih Z800, mau yg user friendly pilih GSR750. There’s no room in my heart and mind for that overpriced CBR650, indeed!

    • point awal artikel sebenarnya kan soal harga sport 600cc yang gila2an bagi mereka yang ingin upgrade dr sport 250cc. Usulan saya adalah modif ER6n (yang harganya 70-80an juta) menjadi sport. Kalau bro sudah bicara CBR650 dengan harganya, ya mending bagi mereka yang yg ingin upgrade dr sport 250cc, dengan harga segitu, mending ke sport 600cc sekalian.

    • ada 3 bersaudara yang diuntungkan dengan teknologi yang serupa. Versys 1000 – Z1000 dan ZX10R. Dilengkapi KTRC dan ABS. Versys kebetulan harga secondnnya paling worth it.

    • Ada rencana mau naik ke versys 1000 dr z800 mas soalnya lama2 cape juga n boncenger nya kasian.. Yg ms di pikiran tuh takut nyesel ambil versys dan ms ada pilihan antara tiger 800 atau gs 1200 second. Klo istri sih cocok sama versys joknya enak hehe..

  2. pingin sih, tapi motor 250cc aja saya males beli om…..
    tinggi badan saya cuma 160, berat badan 53kg. cbr150 karbu saya aja masih keliatan gede kalo saya naikin 😀

  3. Saya pernah punya er6n. Pernah juga punya ZX6. Untuk torsi lebih nampol er6 kemana-mana.
    Pernah juga diadu antara keduanya. Saya pake er6.
    0-130kpj-an masih bejaban tuh si er6. Diatas itu ngalamat digibas ZX6.
    Lagipula dijalanan Indonesia mau ngebut dimana diatas 130kpj?

    • Torsi puncak ZX6 ada diatas gan 11k rpm klo gasalah, sedangkan ER6 torsi puncak 7k rpm. Yah jadi wajar aja klo jambakan ER6 lgsg terasa, sedangkan ZX6 ngelag duluan.Cuma kalo udah maen atas, yaah sayonara aja buat ER6. Yah lagi2 beda purpose hehehe

  4. Om leo, artikel menarik ini. Kalo 600an cc tp value, ER6 ini suaranya tetep kaya ninja 250fi ya. Kalo Honda CB650 gimana? dibahas jg dong. apalagi itu 4 silinder. Kl sy naik 650an tetep 2 silinder, mending nabung lg ato 600 4cyl seken aja. Kalo sy pribadi lho. Om Leo pernah coba CB650? kl pernah gmn reviewnya ini motor. thx om Leo.

  5. Buat saya yg user 2tak 150cc Kawasaki, naik ke ER6 second mint condition rasanya lebih pas daripada ke Ninin 250 fi gress ya Om? Lebih berasa perbedaan dan peningkatan power disemua sektornya ketimbang 250, apalagi sentakan awal. Kalau Superkips terkenal sama akselerasi jambakan setan, ER 6 series jambakan apa ya? Jambakan istri kali ya? Hehehe

  6. Om Leo,butuh masukan nih. Pilih ER6N second 80jt-an atau MT-25 plus di bore up 320cc di Sportisi? Untuk suku cadang ER6N dan R25 apakah beda setengah sendiri harganya? Tks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s