Kawasaki Jadikan RR Mono Sebagai Ujung Tombak Balap di Kelas 250cc?

Saya menyambut dengan sangat antusias rencana weekly test ride RR Mono di sirkuit Sentul. Menurut saya ini langkah yang tepat untuk dua hal:

  1. Memperbesar penetrasi RR Mono ke pasar, terutama paska berakhirnya era produksi 150 2 tak.
  2. Mempersiapkan RR Mono sebagai jawaban (sementara) terhadap tantangan balap di kelas 250cc.

Untuk yang pertama ini langkah yang sangat logis. Ninja 150 2 tak adalah kue besar penjualan Kawasaki, jauh diatas Ninja 250 FI. Berakhirnya era 2 tak jelas menyisakan kekosongan besar di target penjualan Kawasaki. The next best product dari segi harga dan performa yang diharapkan dapat mengisi void itu adalah Ninja 250 RR Mono dan SL naked version.

Untuk yang kedua, nahh disini saya mendapat pertanyaan:

Mas Leo, kenapa yang dipilih oleh KMI utk test ride weekly di Sentul adalah Ninja RR Mono?

Kenapa bukan Ninja 250 FI?

Jawabannya ada pada desain awal/peruntukan awal yang berbeda.

Jelas terlihat RR Mono lebih dekat dengan RR 150 ketimbang N250FI/R

Jelas terlihat RR Mono lebih dekat dengan RR 150 ketimbang N250FI/R

IMG_3673-001

Ninja 250 2 silinder adalah inovasi KMI di tahun 2008 utk memunculkan kelas baru motor sport dengan karakter moge. It should look and feels like big bike. Itu sebabnya desain sangat berkarakter moge: kekar, besar dan gagah. Apalagi pada Ninja 250 Fi, coba bandingkan dengan ZX6R dari segi dimensi dan garis desain.

Sementara itu Ninja RR Mono dibangun dengan filosofi yang berbeda: agility, torque dan sharpness. Yang kemudian terbukti pada gelaran OMR Ninja 250, RR Mono berhasil membuktikan tujuan kelahirannya. Bisa finish belasan detik di depan abang 2 silindernya.

Ini sebabnya sembari menantikan the reborn of Ninja 250 dua silinder yang informasinya akan memiliki sasis dan mesin baru, RR Mono memang adalah contender terbaik Kawasaki di ajang kompetisi balap.

komparasi-Ninja-RR-Mono-VS-Ninja-250FI-1

NAH, Pertanyaan selanjutnya: Apakah ini berarti KMI akan support balap RR Mono sebagai follow up dari Test Ride ini mas?

Jawaban sederhana yang akan keluar dari KMI mungkin adalah: TIDAK.

Namun ingat, market Ninja 150 2 tak adalah salah satu pembuluh darah utama Kawasaki. Harus ada pendekatan yang berbeda dengan hilangnya product itu.

Diselenggarakannya weekly test ride ini menurut saya adalah strategi testing the water dari KMI. Apakah business plan yang direncanakan dan membutuhkan investasi besar bakal bisa berjalan?

Mas apa yang harus dilakukan KMI kalau memang ingin support balap RR Mono?

Nah untuk itu mari kita tanyakan ke bro Angga dari Anjany Racing. AR-1 adalah pihak yang menurut saya paling serius dalam mengembangkan RR Mono sebagai mesin balap di ajang OMR Ninja. Prestasinya luar biasa: Juara Umum.

10487802_4487444642159_2109969921_n

Menurut bro Angga, RR Mono adalah motor yang “cukup handal dan murah untuk balap. Minim ubahan sudah bisa balap. Ga sampe 20jt bisa kompetitif juara. Cuma ubahan ecu,exhaust aja. Sisanya std. Dari segi mesin untuk balap juga cukup awet”

Ada dua persoalan yang nampakmya jadi kendala menurut bro Angga: ketersediaan parts dan dukungan pabrikan ke bengkel/tim balap.

Untuk mengatasi keterbatasan parts, karena kesulitan setelah mencari, Anjany Racing terpaksa membeli 1 unit RR Mono ekstra untuk diambil partsnya. Karena basis mesin adalah KLX 250, AR akhirnya juga mengandalkan competitive parts dari KLX. Selain itu, KMI nampaknya juga perlu bekerjasama dengan vendor parts lokal (krn RR Mono produksi “Endonesa”) utk menyediakan parts racing.

Kemudian mengenai dukungan ke bengkel/tim balap. Ini tidak harus dalam bentuk sponsorship, namun bisa juga dengan sharing dan supporting information atau material lain.

IMG_3782

Tanpa kedua aspek diatas, sulit rasanya Kawasaki akan menjadikan RR Mono ujung tombak balap di kelas 250 cc. Weekly test ride mungkin akan tetap berjalan, namun bukan sebagai investasi memajukan balap kawasaki di kelas 250cc, namun lebih pada kepentingan marketing dan promosi Ninja RR Mono sebagai pengganti 150 2 tak.

Tujuan yang baik juga sih, tapi sayang sekali melihat kesempatan yang terlepas.

—————————————————————————————-

Terms & Condition Weekly Test Ride Kawaski Ninja RR Mono

  • Titik pertemuan di Sentul (Kawasaki Paddock)
  • Maksimal 10 orang per sesi (Test ride per week)
  • Untuk informasi lebih detail mengenai program dan pendaftaran dapat menghubungi melalui email : m_ishal@kawasaki.co.id – 021 452 33 22 (ext.1327) atau megirimkan message melalui Fanpage KMI
  • Setiap yang berminat dan registrasi melalui message facebook fanpage resmi KMI berkesempatan untuk ikutan test ride
  • Hanya untuk customer baru dan customer potensial
  • Customer Ninja RR, Ninja R, Ninja SS diperkenankan untuk ikutan test ride
  • Jika perlu bawa safety gear pribadi ( full face helmet, racing wear pack with protector, gloves full finger, and racing shoes )
  • Motor yang digunakan saat test ride hanya Ninja RR mono
  • Sesi test ride setiap Rabu, mulai 4 Maret 2015

*If any accident during test ride is belong to rider responsible

Iklan

27 thoughts on “Kawasaki Jadikan RR Mono Sebagai Ujung Tombak Balap di Kelas 250cc?

  1. bilang aja cemen head to head dengan r25…toh secara spek kalah dengan pbrikan sebelah..kan dari dl kawasaiki ngeles……maen di kelas yg berbeda kompetitior..di saat ada r25 bukan nglawan dengan facelitf ninja 259 fi baru…malah dengan ninja 300….kalo kawak gentel lawan dngn spek mesin yg sama di race…

  2. Menurut ane 250 mono harganya masih dibilang teralu mahal sih gan, telebih lg klo mindset orang2 skrg sport fairing 250 itu ya (minimal) 2 silinder…

    Coba deh klo 250 dikasi harga yg “radikal” atau paling nggak mepet2 dikit dengan kata lain terjangkau, ane rasa bisa booming tuh sport fairing 250 single silinder…

    Tp ane rasa klo taktik harga2 yg nyrempet2 terjangkau gt bukan gaya kawasaki, tp ane berharap kedepan ad kejutan mengenai harga buat ini mongtor, terus terang ane naksir bgt, stang under yoke’nya itu loh yg bikin kaga nahan, tp klo dilihat dr harganya sekarang rada2 kurang worth menurut ane..

    • agak susah masberoh, soalnya kawasaki kudu maen aman sama pabrikan sebelah kalo nggak mau pasar mereka dihajar produk sejenis, dimana pabrikan H pun kata2nya udah nyiapin pasar 250 single cilinder juga, makanya mereka milih main soft harganya gan.. dan menurut ane sih sudah cukup tepat sasaran.

  3. tpi strokenya agak kepanjangan (61,2 mm) krna pke basic klx 250, klw misal mau peak power lebih tinggi utk endurance kurang, peak power 9700 rpm, krna stroke 61,2 mm mnurut hitungan batas speed piston jdi gk aman buat lebih dri 10 rb rpm utk jngka lama (endurance), tpi klw sebentar misal race boleh2 sja jika speed piston smpe misal 21-22 m/s

    • Iya tapi Pengennya performa rr mono di boyong ke ninja 250fi om leopold..hehe
      Ngmong2 saya inden ninin sudah 1bulan 1minggu ko blum turun ya om?yang edisi beet performance..payah kwsaki nih..keburu yang 4slinder kluar nanti mewek dah😆

  4. kok menurut saya masih ada gap yang kosong d rentang 20 sampe 30 jutaan ya mas, kalo memang kawasaki serius bermain d segmen sport indonesia sebaiknya mereka menerapkan prinsip honda, yang menyiapkan kue d semua segmen harga mas. saat ini kan market yang berkembang adalah range harga 20 sampe 30 jutaan, dimana honda cbr 150 sama yamaha r15 terlihat laris manis mas.

    • disinilah kawasaki dituntut untuk berpikir keras mas, soalnya mereka tergolong late comer, keburu pasar mulai bosan dengan sport fairing 150cc. saya rasa nanti kawasaki akan hadir dengan diam2 seperti saat rr mono dulu.

    • Sepertinya kwsaki masih gengsi bermain di kelas 250cc kebawah(kecuali ninja 2tak)kn imej nya motor kenceng..kalau bermain di 150cc 4tak harga juga murah kemungkinan anggapan konsumen tentang ninja motor kencang dan barang mewah akan lenyap..orang ninja 150 2tak aja pling murah 26juta yg ss & r..pdhl tekhnologi tergolong jadul karna masih 2tak..dan bakal lebih susah nentuin harga ninja 150cc 4tak nntinya..itu mnrt saya

    • Wahh hati2 bilang “ninja 150cc 2 tak teknologinya jadul” bisa dibully habis para Ninja 2 tak rider. Masak sih 150cc 4 tak tdk bergengsi?

  5. agak gimana gitu melihat kawasaki indonesia dalam menjual produknya,
    dari dulu belum ada perubahan signifikan dari ketersediaan parts nya.
    semoga kedepannya ada gebrakan dari sisi ini

    • Bisa dibilang juataan yg terjual tp masa bodo dg 3s, sp sengaja membiarkan aftermarket yg sedia, secara harga jauh dibawah part asli

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s