Semua Rider R series Yang Speed-Freak Harap Merapat ke Racing Kit Market – Yamaha Asean Cup Race tgl 7 Des ’14 di Sentul

Mas Abidin, General Manager Motorsport YIMM melalui Whatsapp menginformasikan bahwa saat gelaran Yamaha Asean Cup Race tanggal 7 Desember akhir pekan ini YIMM juga akan mengadakan “Racing Kit Market”.

woh apa itu mas Leo?

lorenzo-launching-yamaha-mio-125-di-sentul

 

 

Antusiasme para R rider untuk mengasah terus performa tunggangan dan skill balap terlihat luar biasa. Event-event fun race yang diselenggarakan oleh berbagai privateer baik di Jakarta maupun di daerah mulai memanas dengan jumlah R rider yang turun.

Antusiasme yang sayangnya tidak terlalu didukung dengan beredarnya part racing yang tersedia di tanah air. Maklum lah R25 dilahirkan pertama kali di Indonesia. Produsen part racing justru melakukan ‘research and development’ dulu (di Indonesia, bagi mereka yang base di luar). Ini sebabnya ada jeda 3-4 bulan baru kemudian part-part racing yang dedicated untuk R25 mulai bermunculan.

But worry no more..

Per Desember ini mulai bermunculan part-part kompetisi yang diharapkan bisa memenuhi hasrat racing rekan-rekan R rider. Yang harapannya sudah lebih tested (teruji) dan reliable (handal, tidak mudah deviasi atau error).

Inilah yang akan digelar di dalam “Racing Kit Market” yang disiapkan oleh YIMM akhir pekan ini. Akan ada sejumlah vendor-vendor yang merupakan rekanan YIMM yang akan memamerkan racing kit andalan mereka.

Tanpa menyebutkan nama vendor, mas Abidin menyebutkan beberapa part kompetisi akan dipamerkan dan dijual seperti:

1. Radiator racing — wahh ini nih, supaya engga khawatir mesin yang sudah diupgrade njebluk kepanasan.

2. ECU racing — untuk menggali tenaga yang lebih optimal di setiap putaran dengan merubah ignition timing dan fuel suppy. ECU dari Daytona kah? atau Denso yang bisa di re-flash?

3. Suspensi racing — ini saat Track Day November lalu sudah muncul sebenarnya. Mungkin dari Kayaba atau Ohlins. YSS? bisa jadi.

4. Racing outfit – salah satunya dari Alpinestar. Berlatih di sirkuit tentu akan lebih aman dan percaya diri apabila mengenakan wearpack. Mereng-merengnya lebih yakin gitu lho.

5. Knalpot — Tidak disebutkan oleh mas Abidin siapa, tapi kemungkinan besar Sakura.

6. Rem performa – Masih kurang puas juga dengan braking performance R25 menjelang S kecil Sentul?  silahkan aplikasikan sistem yang lebih mumpuni. Kemungkinan dari Nissin.

Selain racing parts, akan ada product2 seperti Moto Finder Immobilizer juga. Nahh kita bisa lebih tenang parkir atau riding motor R kita yang sudah didandani cantek2 itu. Bakal lebih amannn…

Makanya tunggu apa lagi bro dan sis. Silahkan merapat ke YARC, mumpung gratiss..

 

rundown-launching-yamaha-mio-125-di-sentul

Iklan

13 thoughts on “Semua Rider R series Yang Speed-Freak Harap Merapat ke Racing Kit Market – Yamaha Asean Cup Race tgl 7 Des ’14 di Sentul

  1. Maaf Bang, OOT, sebaiknya YIMM selain terus memperkuat branding dengan cara buat club atau spare part racing, sebaiknya juga membenahi sistem pengiriman untuk ke daerah2, karena boro2 dapat part racing, lha inden unitnya aja kita2 yang di daerah masih 4 bulan Bang, ckckckckck X_X

  2. apakah ninja 250fi terlihat inferior mnurut om leo?
    memang ada kelebihan n kekurangan diantara dua parallel engine ini om?
    tp yg jd penasaran om leo prefer kmana ya om?
    maklum nubi jd agak gundah om leo.hehe jd nya curhat mau minang antara keduanya jd bingung

    • Secara performa sih 11:12 lah bro, apalagi kl dioprek ntarnya, jadi anggaplah imbang2 dah. Kalo bagi saya sih Ninja menang didisain, lbh berasa mini moge, sedangkan R25 menang di handlingnya, dan saya udah buktikan kelincahannya dgn R25 black predator milik saya. Bagi yg baru beralih ke sport berfairing apalagi dgn konfigurasi 2 silinder 250cc, saya saranin ambil R25, krn selain kelincahannya yg bagai naik skutik bagi saya (bagi saya lho ya), powernya pun lbh smooth, gak meletup2 kyk Ninja. Tapi kl soal suara deruan mesin dan suara knalpot standarnya sih saya lbh prefer ke Ninja, lbh berasa desingan dan pelintiran 2 silindernya. R25 mungkin kudu ganti knalpot freeflow utk dapetin suara yg lbh berasa 2 silindernya.
      Jadi intinya pilihan ada di sisi disain atau handling. Seandainya bro jg demen disain R25 ya monggo ditebus aja R25-nya.
      o ya, sebagai acuan bagi Ninja-nya saya pakai Z250 saya sebagai pengganti.

    • Jozzzzz

      Bedha 4 hp ɑ̤̥̈̊jª kerasa 11-12

      Apalagi yg cuma bedha 0,5 hp Чα”̮ om kyk muke lele n verza sarungan,pasti serasa 11-11

      Ngoahahahahaa

    • @SOHC INFERIOR
      Ente kaga baca ya? Yg saya maksud 11:12 di atas itu kl udah dioprek, bkn kondisi standar, makanya dicerna yg bener, jgn fanatik buta. Itu motor R25 dan Z250 buat perbandingan adalah milik pribadi saya sendiri, dan apa yg saya utarakan itu adalah murni impresi yg saya rasakan sendiri, bkn ngira2 atau dgr2 katanya… Saya hanya ingin membantu bro di atas yg hendak beli motor, ngasih masukan biar kaga salah pilih dan nyesel kemudiannya.

  3. Kalo dengar atao baca R series kok serasa kelas papan atas yah

    Kalo CBR serasa motor lemot n murahan

    Kalo ninja,serasa kelas arogansi

    Ngoahahahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s