Touring Aceh – Sebaiknya Pakai Er6n atau R25 ya?

20140503_165726 20140503_175002

Akhir bulan ini saya dan teman-teman ASR (Always Safety Riders) akan melanjutkan trip Sumatra kami yang part 1 nya berhenti di Bukittinggi bulan Mei lalu.

Part 2 semoga dilancarkan dan bisa tiba dengan selamat sampai di KM 0.

Pertanyaan yang muncul dan membimbangkan hati saya adalah:

Enaknya dengan Verde (Er6n) atau Sabina (R25) ya?

20140502_102953

IMG_7874

Kedua-duanya bertolak belakang sifat dan perangainya.

Verde bertorsi badak, stabil utk long range cruising, namun juga seperti badak untuk belok butuh effort.

Sementara Sabina torsi hanya 1/3 dari Verde, namun sangat lincah menghadapi tikungan.

60-70% Biker mungkin akan menganggap touring jarak menengah lebih enak dengan Er6n. Jadi sedikit persoalan karena lembar STNK asli tertukar dan belum ketemu. Jadi hanya ada fotokopi STNK dan lembar pajak asli. Di sisi lain kayanya menarik juga kali ya riding dengan R25. Sambil mengetest kenyamanan dan daya tahan R25. Bakal jadi R25 pertama yang sampai ke KM 0. Hehehe.

Itu push and pull factornya…

Sabtu lalu yang akhirnya dikirimkan ke Padang adalah Verde.

Lho kenapa mas? Soal ergonomic ya?

Engga masalah, posisi stang R25 yang turun 4 cm tinggal saya naikkan sudah tegak banget.

Faktor penentunya adalah:

Sabina sekarang sudah mengusung PC5 dengan derajat pembakaran yang paling advance dan maksimal. Disetting untuk menghasilkan tenaga sebesar mungkin. Membutuhkan BBM setara Vpower atau Performance 95. Sabina ini rasio kompresinya 11.6:1, tertinggi di kelas 250cc, bahkan lebih tinggi ketimbang Er6n yg 10.8:1. Membayangkan Sabina harus diisi premium (ketersediaan local) dan dipacu kecepatan tinggi dan dalam waktu yang lama (karena saya RCnya) bersama Z800, MV AGusta Rivale 800, Monter 796, Diavel dan Er6n peserta touring lainnya, hati saya benar-benar ngilu.

Kali ini saya memahami secara langsung dilemma YIMM, mengapa akhirnya derajat ignition di mundurkan di motor mass production. Lebih baik bermain rasional dulu. Mungkin nanti saat distribusi dan kualitas BBM beroktan tinggi sudah rata di daerah-daerah barulah tepat dan logis melempar ke pasar sepeda motor dengan kompressi tinggi dan ignition timing yang sangat advance.

10548327_10152692435484158_9212469114994660773_o

Iklan

55 thoughts on “Touring Aceh – Sebaiknya Pakai Er6n atau R25 ya?

  1. That’s why first batch of R25 is moderate set up ya oom? Maybe R25 SE cukup bijak untuk dikeluarkan, hihii… 😀 seperti yg om bilang 😉

  2. test rade pertama r25 dengan pc5 untuk jarak menengah dengan lawan cc di atasnya dengan sepekulan minum premium + boster pertama…semoga bisa memecahkan rekor abang leo, kelihatan memelas terbiasa makan makanan enak di paksa makan singkong ( premium)meski di tambah susu ( oktan boster? ya abang..^_^

  3. Om Leo mau tanya kl r25 sesudah pakai pc5 itu wajib knalpotnya seperti Sabina atau cukup standar? plus tanya sesudah dipasang pc5 kerasa di putaran bawahnya berubah jauh ga? soalnya saya juga punya r25 tp ga ada pikiran u ngebut atau nyentul. kl u putaran bawah ga terlalu jauh ga gitu worth it jadi tanya2 dulu. thx

  4. yimm mah pasti tau sikon indonesia kyak apa bbm nya

    makanya power ny disunat demi bisa nenggak premium

    sales honda aja yg pada berisik kyak beo 😀

    vote ER6N aja deh klo gitu om 😀

  5. Mas leo… saran niii… untuk jalan sigli ke aceh besar (regional aceh) di daerah gunung seulawah jalan nya sedikit bergelombang tapi jalan nya mulus…. hati2 ya mas leo… yang penting gasssss ppooooooeeeellllllll hiiiiiiiiii…..

    • Iya mas kl rute barat (meulaboh dan sekitar nya) betul2 ajib mas… bisa gas pooeelllll… tapi harus hati2 juga krn banyak terna/hewan yang ada di jalan… mas itu lebih baik jalan pulang dr banda acek ke medan melalui jalur sebelah barat (calang, meulaboh, tapaktuan, singki dan medan) tapi kl mau pergi ke banda aceh ambil jalur timur ( medan, langsa, lhokseumawe, sigli, banda aceh dan sabang)… jgn lupa ke sabang mas kl ada waktu + minum kopi ulee kareng di banda aceh…. hiiiii…

  6. tadi pagi jam 7an ada beberapa ekor er6n + ninin 250 fi + z1000(klo ndak salah, soalnya larinya kenceng bener) apa mungkin ini rombongan ASR ya, tp gak ngeliat ada ducati + mv sh..
    tapi kok lewat jambi ya om, atau bukan ank2 ASR :D?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s