Service Pertama Untuk Sabina (YZF-R25)

Sejak jumat sebelum lebaran saya sebenarnya sdh berusaha utk service pertama Sabina. Karena KM sdh di titik 750 dan saya yakin semua bengkel pasti tutup sampai tanggal 4 Agt paling tidak. Namun gagal krn semenjak jumat itu bengkel2 besar Yamaha ternyata sdh tutup.

Baru hari Sabtu inilah saya dan Regis bisa menghela Sabina menuju DDS/FSS Yamaha di Rawamangun. Agak kesiangan baru pukul 9 kami sampai dan dapat nomer urut 122. Cakepp…

Tambah males begitu dengat customer di kanan dan kiri dijanjikan baru selesai sekitar jam 2.

Disambut oleh mbak service counter yang baik.

image

“Oh utk yg R series antriannya beda mas. Ini kok cepet banget sdh 1000an KM?”

“Saya pake buat ngojek mbak”

“Ohh..” *ngalah aja kayanya

“Sudah berapa R25 yg diservice mbak?”

“Ini baru mas ini, lha wong kita juga belum semua kekirim (R25nya).”

Isi form sana sini lalu dipersilahkan menunggu di ruang kaca yg berbatasan dg service area. Lhoo itu Sabina sdh dinaikkan ke service bay.

image

Sabina ditangani mekanik bernama Boim.

image

Engga pake lama, sambil menunggu oli mesin dingin, mas Boim membongkar seats utk mengakses otak mesin alias ECU. Lho kok cuma sebentar diagnosticnya?

“Mas engga di reset atau di flash ya ECUnya?”

“Engga Pak, sesuai SOP. Lagian ini oke semua kok”.

“Wahduh COnya bisa dinaikkan ga?”

“Saya engga boleh pak, nanti kesalahan. Waktu di service kedua baru bisa”

Gelagat anyep dah impian kembalinya si anak tenaga yg hilang.

Sehabis ngecheck ECU, mas Boim pun mulai mentap olie ihhh udah item kayak lihat bro Kobay malem2.

image

Dua botol oli Yamalube Semi Synthetic 10 W 40 disiapkan. Lho kok cuma 2. Penggantian dg filter oli kan butuh lebih dr 2 liter oli.

image

“Menurut SOP pada service 1 ga ada penggantian filter oli mas” ujar supervisornya Boim.

“Lahh kan justru gram nya banyak mas”

“Betul pak, tapi maaf memang di petunjuknya tidak ada penggantian oli”

“Kalau gitu saya beli dan tolong dipasangin, ga pakai yg gratisan ga apa2”

“Baik pak”

Engga beberapa lama utak atik komputer  di ruang parts mereka balik dan berujar.

“Parts nya belum masuk dan belum ada harganya pak”

Masih ngotot sang pemilik. “Kalau pakai filter oli lain?”

“Kayanya yg R6 bisa pak” sahut Boim sambil menunjukkan filter R6.

image

Tutup supervisor “maaf pak ga boleh kami, setiap penjualan parts CBU harus diregistrasi ke unit CBUnya”

Waduhh…. kasian nasibmu nak..

Merekapun lanjut mengerjakan service pertama. Kali ini supervisornya pun ikut turun tangan setelah pemilik rewel dan nongkrong di area yg sebenarnya terlarang.

image

Setelah ganti oli mereka membersihkan rantai. Mengencangkan rantai dan semua baut.

“Indikator lampu limiter RPM mau di set berapa pak” tanya kang Boim

“10 rb saja” (lha wong maksimal tenaga di 10.500 kok) sahut sang pemilik rada keki.

Akhirnya beres semua walaupun warning indikator “oil” tetap berkedip tanpa henti.

Setelah cukup lama tanpa hasil saya anjurkan utk menyerah saja memperbaiki kedipan “oil” ini.

Dan cukup 45 menit selesai semuahh…

Kasi tips buat Boim dan Security yg jagain helm dan perlengkapan lenong. Capcus…

In overall… pelayanan baik dan ramah.
Cuma terlalu kaku dg SOP. Dan terlihat pada awalnya agak mempelajari dan agak ragu2. Maklum unit pertama yg diservice sepertinya.

image

Iklan

16 thoughts on “Service Pertama Untuk Sabina (YZF-R25)

  1. speechless pas baca yg ini -> ‘Sehabis ngecheck ECU, mas Boim pun mulai mentap olie ihhh udah item kayak lihat bro Kobay malem2.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s