Sweet Spot (titik nikmat) R25 untuk City Riding

Tidak terasa dalam 3 hari odometer sudah menyentuh angka 350 km.

image

Nahhh sudah saatnya memberikan kesan awal riding bersama R25. Di artikel kali ini saya ingin berbagi sweet spot dari R25.

Sweet spot itu apaan mas?

Hehehe kalau dlm fotografi itu adalah istilah untuk range apperture terbaik dari sebuah lensa. Pada rentang tertentu lensa menunjukkan performa terbaiknya. Tajam, tdk distorted dll.

Nah kalau dalam konteks artikel ini, sweet spot yang saya temukan adalah: R25 akan menghantarkan bro dan sis menikmati sensasi terbaik dari city riding pada rentang RPM 5000-9000.

Baik itu untuk overtake, melesat meninggalkan kerumunan, bermanuver menghindari konfigurasi roda 4 yang tak beraturan atau sekedar merasakan sensasi jambakan setan.

Fullscreen capture 7222014 11121 AM Fullscreen capture 7222014 11222 AM

 

Make sure you are on that range buddy. Because you will just smile. Widely.

Lho mas RPM 5000 kan jauh di throttle?

Nope. You will hit it before you know it. Gas bergasing cukup cepat ke atas. Kuncinya adalah jangan ragu dan stel kopling lebih dekat.

Kalau ragu dan lambat, bro dan sis akan mengalami apa yg disebut dg lag atau jeda tenaga pada rentang RPM 2000 (paska idle/stationary) hingga 4500an.

Berkendara selama 3 hari dengan R25 membawa banyak kenangan, membangkitkan sisi bajingan RX King saya di era 80an akhir.

Ohh man this is really sweet…

Iklan

60 thoughts on “Sweet Spot (titik nikmat) R25 untuk City Riding

  1. Wah ini artikel memuji yamaha lagi…bro Leo siap2 dicap FBY lagi..kekekek..

    Yahh..in the end yang fenting enjoy ya bro, beda 2 hp gak gitu kentara..

    Cuma yg disayangkan klaim pabrikan vs motor mass prod berbeda..agak bikin kepala gatal rasanya..

    :mrgreen:

  2. melesat di rpm 5000.. melepas sisi bajingan gw.. tp assuuuii assuii.. rpm 10.000 melempem, membangunkan gw dr mimpi indah, rasanya kyk ejakulasi dini.. daytona.. gw butuh pil biru daytona ecu racing

  3. bukan menonjolkan diri,tapi seperti komen saya dulu2 waktu peluncuran R25.bila R25 tanpa katup ExUp jangan harap putaran bawahnya enak.penurunan sedikit tenaga diproduk masal efek dari peningkatan torsi dibawah,juga wheelbase pendek ndak aman Topspeed kencang.

    • Ahh… ini pembokatku kalau ngomong bahasanya keteinggian. R25 nggak perlu pencitraan. Jelas2 lebih bagus dibandingin motor lo penunggu gudang seriesvyg operprett itu. Sana, cepetan cuci piring!!

    • whhhh….emang itu yg jadi salah satu obat pengering luka sunat om…..satu lagi tambahan obat, ane ngerasa moor segede ini mau di ajak pecicilan selap-selip lincah…..baru terasa bodi bongsor kalo diparkiran, mana lagi gak ade fitur tanduk….wkwkkk

  4. RX King tenaga dan torsi kuat diputaran bawah,dalam kondisi standart RX King akan terasa tercekik diputaran atas.tenaga RX King cuma 18,5ps.kecuali sudah ganti karbu,knalpot,pengapian dan memperbesar lubang hisap/buang diCyl.R25,N250Fi,N250SL dan CBR250 diatas RXKing.

  5. melihat kurva Dyno memang R25 akan enak buat pengendaraan cukup agresif diputaran 5rb keatas.kalau suka bermain diRPM bawah ambil NVL/R15 aja.dgn tenaga yg sudah disesuaikan aja pengendaraan RPM rendah harus sedikit gantung kopling.tapi sensasi RPM tingi yg membayarnya.

  6. walau menyakitkan,setting tenaga puncak hal bijak.R25 kendaraan harian yg dipakai menanjak dan angkut beban(boncengan/bawa tas).R25 bukan motor balap,body diringankan dan pembalap yg ringan.setting diputaran tinggi bukan merusak mesin tapi komponen transmisi.

  7. Wehh, mantap nih ulasan singkat impresi awalnya oom, penasaran nunggu lanjutannya, biar yakin meminang motor ini 😀

  8. perlu bung Leo jelaskan juga bila unit test sudah ganti knalpot.bila masih knalpot standart saya jamin lag/jeda di 3rb-5rb RPM ndak bakal ada.atau bagi yg suka tenaga bawah bisa minta desainkan knalpot yg meningkatkan tenaga bawah.walau atasnya kecekik dikit.

  9. wah nunggu artikel selanjutnya om….

    bijimana dengan ninja250fi ne dulu feelnya kerasa beda bgt ato gimana bung….

    adakah perasaaan yg bikin wow gtu??

    salam bajingan terhormat

  10. wah suka sama bahasa yg digunakan dalam penulisan artikel, buat saya membayangkan mengendarai si R itu. Salam kenal Bro

  11. Honda,Kawasaki,Suzuki dan Yamaha(diurut dari abjad bukan MS).sebenarnya bila bikin motor yg sekelas(Superbike,Supersport)atau jaman TZM,KRR dan NSR sebenarnya setting tenaga mirip2.beda tipis2.soalnya ya disitu setting terbaik dgn mempertimbangkan segala aspek.

    • motor yg diproduksi sekarang kaga perlu intreyen.mesinnya sebelum diterima konsumen sudah ditest digeber untuk pengecekan akhir.dan tehnik produksi mesin modern sudah sangat presisi.anda ragu?silahkan perlakukan motor baru anda seperti motor kuno,yg penting senang.

    • wah,Bro Fikri manas2in suasana warung yg sudah adem.coba lihat jarum RPM ndak sampai ditengah,artinya Bro Leo jalan santai,kalau jarumnya disebelah kanan mau mentok kebawah,itu cirinya Bro Leo lagi on fire.

    • Siapa yg manas2in? Org cma nanya kok, situ kli yg manas2in, di atas jg komen situ gaada yg jelas, aneeh..

  12. Ping balik: 1100 KM Bergerak Bersama Sabina, my YZF-R25 | 7Leopold7

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s