Motor-motor 125cc yang menaklukkan 150cc : Battle of Europe

Sudah beberapa tahun ini pertarungan kelas 150cc berdarah-darah di tanah air. Masing-masing pabrikan terutama Yamaha dan Honda all out, habis-habisan, menggelar strategi masing-masing untuk menguasai kelas sport entry level ini.

Yamaha dengan pedang tajam Vixionnya. Honda dengan trisula NMP, CB150 dan Verza nya. Pertarungan tambah parah dengan dilokalkannya R15 dan CBR150R. Bleeding habisssss….

Era sport 125an cc yang sempat berjaya dengan Thunder 125 jelas berlalu.

Fenomena ini jadi menarik kalau kita bandingkan dengan apa yang terjadi di belahan dunia lain di Eropa. MCN mencatat dari 20 sepeda motor paling laku, 7 diantaranya adalah kelas 125cc. 150cc? Diluar top 20.

Mereka adalah

#1: Honda CBF125

20140531-091938 AM.jpg

#3: Honda PCX 125

20140531-113357 AM.jpg

#4: Yamaha YZF-R125

20140531-113035 AM.jpg

#5: Yamaha YBR-125

20140531-113309 AM.jpg

#11: Honda CBR-125

20140531-091358 AM.jpg

#14: Honda SH-125i

20140531-113457 AM.jpg

#20: Honda CRF-125F

20140531-113519 AM.jpg

LHO KENAPA BEGITU YA ?
Kok nanggung banget ga yang 150cc nya?
Dan kenapa lebih laku motor ber cc kecil? Bukannya orientasinya Moge di eropa?

Jawabannya terletak pada sistem pemberian SIM di banyak negara di Eropa.

sebelum bisa memiliki SIM full license atau A unlimitted setiap pengendara wajib memiliki SIM A1 dan A2.

Nah SIM A1 ini baru bisa dimiliki setelah seseorang lulus Compulsory Basic Training (Pelatihan Dasar Wajib).

Pengendara dengan SIM A1 selama 2 tahun wajib:
mengendarai motor dengan kapasitas mesin maksimal 125cc,
tanpa bergoncengan,
tidak di jalan TOL dan
tidak malam hari tanpa pelanggaran selama 2 tahun.

Masa orientasi ini penting untuk menanamkan betul sikap perilaku berkendara yang benar.

SIM A unlimited, naik motor CC berapapun, baru bisa dilakukan setelah anda berusia 24 tahun ke atas (25 th utk Jerman).

Jadi ga ada itu ceritanya Alay naik Ninja 250 ugal-ugalan di jalan.

Advertisements

16 thoughts on “Motor-motor 125cc yang menaklukkan 150cc : Battle of Europe

  1. “Jadi ga ada itu ceritanya Alay naik Ninja 250 ugal-ugalan di jalan”.. Yang udah tua banyak yg masih alay jg kok om…. bergerombol lagi huuuft..

    • Itu lebih parah lagi. Alay itu mengacu sikap. Bisa saja orang muda tapi tidak alay. Sebaliknya sdh tua tapi kelakuannya kanak-kanak.

    • wah kaya kmrn” malem, asal nutup jalan lawan arah buat kasih jalan para gerombolan ninja buat nyebrang dilampu merah…

      gile aja ndro kena lampu merah 2x gara” nungguin kampanye alay” nrobos lampu merah

      ngoahaha

  2. yg nomer 2 motor apa?kalau bisa cantumkan harga jual,R125 kurang laku karena jauh lebih mahal dari CBF125 dan lebih mahal dari CBR125 yg berada diperingkat bawahnya,kalau jual barang murah laku itu biasa aja.R125 memang Top deh(mahal tapi laku)

  3. Bro Leopold bagaimana bbila 125cc nya 2 stroke? sejenis NSR 125 Hornet, TZR 125, Aprilia 125 atau Cagiva Mito 125? kan 2 stroke 125cc horse power dan torque nya kurang lebih sama kayak 4 storke 250 bahkan 300 cc…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s