Test Ride Kawasaki Ninja 250 RR Mono @Sentul Circuit

Sabtu yang sempurna

IMG-20140215-01482

Langit mendung menggantung tanpa hujan menjadi cuaca yang sempurna untuk mencoba kemampuan Ninja RR Mono di sirkuit Sentul. Kali ini ada sekitar 30an pewarta berita berkumpul di paddock Kawasaki dengan rasa ingin tahu yang besar tergambar di atas kepala.

Di sisi lain ada sekitar 5 unit Ninja RR Mono bersandar dengan gagahnya di pit lane. Ditemani dengan 1 Ninja RR, 1 Ninja 250R dan 1 Ninja 250Fi.

IMG_3660

Kita mungkin terpancing untuk menduga bahwa RR Mono akan mirip dan dekat dengan abangnya N250FI, tapi

Jelas terlihat RR Mono lebih dekat dengan RR 150 ketimbang N250FI/R

Jelas terlihat RR Mono lebih dekat dengan RR 150 ketimbang N250FI/R

IMG_3673-001

Dengan rentang harga 36 sampai 53 juta, anda pilih yang mana?

 

Betul-betul Sabtu yang sempurna.

Acara dimulai dengan biefing, pembagian sessi dan foto-foto.

IMG_3686

Saat sessi foto, anak saya yang kecil: 7 bikin tengsin saja karena dengan nekadnya membawa dslr maju ke depan berusaha mengalahkan senior-senior journalist lainnya dalam mengambil gambar.

IMG-20140215-01480 IMG_3732 IMG_3758

Dan yak, jam 11, saat test ride dimulai. Dilepaslah para tester dalam 3 sessi yang terdiri dari 3 grup dengan didampingi pembalap professional Kawasaki (Fujiwara, Yudistira, lupa).

Saya yang harusnya sessi paling akhir, bisa mendapat jatah ride di sessi 1 Group 3 setelah bertukar shift dengan Bro Billy NIO, thanks Bro. Dan akhirnya pun ternyata start duluan di group 1 karena yang harusnya start belum siap.

RR Mono mungil sekali diantara kedua kaki saya. Ramping.

IMG_3782

Engine on, vrmmmm, suara kecil halus dengan vibrasi yang minim.
Lap pertama masih pengenalan medan. Memasuki straight kedua, tester pun mulai memacu kencang tunggangannya. Bertubuh gemuk dan tebal saya tidak banyak mendapat perlindungan angin dr windshield. Di menjelang ujung straight sebelum braking point, saya melirik speedo yang sibuk menampilkan kecepatan terkini di titik 143 km/jam. Wah ga dapat top speed di 153 km/jam ya. (belakangan saat break makan siang Kang Taufik TMC berseloroh ya wajar aja berat badannya segitu hehehe)

Fullscreen capture 15022014 142546

Diatas kertas, masih tersisa 10 km yg belum saya raih dari top speed.
Memasuki tikungan, diving terasa ringan dan tidak goyang. Mendesak keluar tikungan saya beberapa kali merasa tenaga terlambat keluar. Entah saya belum terbiasa mungkin dengan torsi 250 cc 1 silinder ini.

Fullscreen capture 15022014 162340

slow rider hahaha

Tenaga pada kitiran bawah sangat responsive dan cepat naik, mirip abangnya KLX250, namun pada RPM medium atas saya merasa cepat kosong.
Entahlah apa karena ini bias akibat baru saja seminggu test ride YZF-R6 dan hari2annya pake Er6n.

PROs:

  1.  Ringan, ramping dan sangat mudah dikendalikan
  2. Tenaga yang sangat responsive, karakternya beda dengan 250 2 silinder yang baru pada RPM 6-7rb tenaga muntah. RR Mono responsive sejak awalnya.
  3. Memasuki tikungan dengan tenang dan mantap, kalah deh abangnya. Namun saat keluar 1 diantara 3 buritan terasa sedikit mengayun (factor settingan suspense + berat)
  4. Riding style nyaman, lebih nyaman ketimbang RR 2 tak

CONs:

  1. Tenaga di putaran menengah menjelang atas yang cepat kosong. Pikiran pertama saya adalah melengkapi dengan exhaust aftermarket. Lalu dimapping ulang. Gear belakang dikecilkan.
  2. Speedometer, terlalu berorientasi pada kecepatan. Bukan pada RPM. Indikator RPM terlalu kecil dan susah dilihat. Sebagai motor pengganti RR 2 tak yang rider lebih butuhkan adalah informasi putaran mesin.

KESIMPULAN AKHIR

Mencari pengganti yang tepat bagi RR 2 tak, si jambakan setan, tentu tidak mudah.
Apakah RR Mono bisa melakukannya? Menurut saya sangat bisa. Untuk kebutuhan perkotaan setingan standard RR Mono sudah lebih dari memadai. Ringan, tangkas dan sporty. Untuk keperluan track race tentunya dibutuhkan adjustment terutama utk putaran atas.

A job well done Kawasaki, saya bisa membayangkan satu pasar baru tercipta di negeri ini: pasar sport 250 cc 1 silinder yang bertenaga, mudah dikendalikan dan pada harga yang relatif masuk di akal.

———-

Testride sudah, sekarang saatnya santai sambil menikmati barbeque dan live music.
Betul-betul Sabtu yang sempurna.

IMG_3786

IMG_3790

Iklan

107 thoughts on “Test Ride Kawasaki Ninja 250 RR Mono @Sentul Circuit

  1. kawasaki motor indonesia..DENGARKAN
    KELUHAN HATI SAYA.CEPETAN BROJOL
    NINJA250 4 SILINDER.pleas dah besok
    brojol yaaa.yaaa yaaa aku pngin tuker ninin
    fi saya k nija250 4 pistun..biarpun pistun
    sebesar remason n boros ga apa koo.yg
    pnting nguing nguing..

  2. menurut performa masih jauh kalau dibanding si super kips sepertinya menurut saya si jambakan setan dalam hal berakselerasi dan top speed memang lebih unggul akan tetapi si ninja mono ini kan teknologinya lebih canggih dan fitur nya lebih lengkap jadi END RESULT nya apakah ninja rr bisa di gantikan oleh ninja mono ini IS HARD TO SAY… NO bila dalam masalah performa tapi YES bila dalam masalah teknologi dan fitur

  3. dari pabrik setting suspensi belakang diposisi 2 dari 5 posisi.untuk yg berat badannya cukup berat/boncengan bisa dirubah diposisi 3-4.tinggi GC yg 16,5cm terlalu tinggi,memang motor tinggi lincah tapi kurang stabil dan aerodinamis,turunkan 1-2cm bakal mantap/aman polisi tidur.

  4. memang susah mengalahkan N150RR,mesin 2tak lebih ringan dan bertenaga.cuma untuk ukuran 4tak perolehan tenaga yg diatas 10 persen kapasitas mesin adalah prestasi yg baik.apalagi dicapai pada RPM yg rendah(dibawah 10rb).Kawasaki berhasil menaikan tenaga KLX cukup besar.

    • sangat setuju sama ente bro.klo kawasaki mau menelorkn yg 4 silinder bru bener2 jos gandos.apalagi yamaha mau menelorkn prodauk yg tentunya akan menggerus pasaran ninja fi..ane sering di jln tol malaysia melihat motor ninja 250 RR yg 4 silinder.suaranya bener2 boleh dibilang teriakan iblisss n jambakanya lebih ganas dari jambakan setan.pokoknya ajib super bgt.saya pribadi dh punya ninja 250 fi n 250 yg SE seri karbu.tpi ane n kebaran ane si bayu collin junior masih serasa belum puas klo belum yg 4 silinder.maf bukan g mampu beli beli moge yg 600.tau sendiri klo org kembar mesti g cukup 1 motor..karna itu ane n kembaran ane baru ambil honda CRZ AT sport

  5. Longstroke = 72mm x 61,2mm,

    bhkan lebih pendek dri komuter sport nvl 57mm x 58,7mm

    Klw buat race dlm keadaan stock agak riskan, klw dioprek tanpa ganti part khusus, batas speed piston aman aj smpe 10 rb, taruhlah limitnya d set 10500 itu sdh melebihi speed piston aman, >21m/s, kcuali klw race pke bahan part super keras, biasanya tolerir buat endurance smpe 22m/s

    • oke,memang langkahnya panjang 61,2mm.tapi kenapa pabrikan yg punya Mesin langkah pendek ngak PD bikin Mesin Powerfull untuk motor produksi.masa yg langkah pendek cuma 26hp di 9500 RPM.redline tinggi percuma kalau power diRPM rendah.

  6. Jarang2 keluar artikel.tapi sekalinya keluar artikelnya detail banget.top.jd pengen ngambil RR mono.terutama karena ramping dan ringannya itu.pernah punya old ninja 250.beraaatttt.mau belok putar arah susah,hrs ancang2 dulu.mau parkir sempit2 jg susah,ga da pegangan buat geser2.mau diberdirikan dgn standard paddock ajg hrs dgn bantuan org lain.beda misalnya dgn new cbr 150 yg bisa ane berdirikan sendirian.klo mono mungkin bisa ya 🙂

  7. Wahhh..curang g ngajak2!??Wkeekek..Kasian y yg udh bli ciby 150 coz scara hrga RR Mono lbh ‘murah’ 😦 Bs aj ye geng ijo ngasih hrganya bs ngobrak-ngabrik psar sport 150 cc & pabrikan besar 🙂 Btw de’ regis kmana tuh?!

  8. smart bener nih kawak…..design mono nggak condong ke kakaknya yg twin. Apalagi harganya yg terpaut jauh. Artinya apa? Kawak tetap membuat mesin twin nya sbg premium class di INA dan mesin singlenya sebagai pengganti mesin kencang 2 tak dgn posisi tetap di bawah mesin twin.

    Itu la kenapa kawak mono sangat diterima dgn masuk akal oleh para calon konsumen…gak ada celaan berarti. Bener2 bukan ikut tren single cyl (nggak ada itu, krn single cyl lain harga gak masuk akal buat kebanyakan konsumen) tetapi malahan menciptakan tren pematokan harga yg ‘sesuai’ dgn barang yg didapat….jadi taste single cyl nya mono BEDA BANGET dgn si cbpincang.

    so…..anda jgn heran lg bila kawak mono SANGAT DITERIMA. Simple!

  9. CBR 250 …. siap digilas , Orang Cerdas pasti Pilih Ninja 250 SL baik segi performa maupun
    tampilan ….apalagi dilihat sisi harga CBR over price Brooo ….. Kalau ay sdh cukup puas
    punya piaraan si NIO fi, riding style nya pas cocok dgn postur ay yg 180 cm. Ulasan Bung
    Leo bikin ngiler …..OK, Tengkiyu Bung Leo ulasannya.

    • makasih juga bro …hehehe

      Bro Hadie, gini lho bro, kalau kita sudah puas dan bangga dengan yang kita punya, sudah ga apa2, motor yg lain ga usah dikawatirin… ya engga

  10. Orang Cerdas pasti pilih N 250 SL, baik segi Performa, tampilan apalagi yg warna kuning
    bikin ngiler ….. Untung ay ude piara NIO Fi yg riding style nya pas dgn postur ay yg 180 an.
    Tengkiyu ulasannya Bung Leo …. bikin ngiler aja ..ha..ha..ha

  11. mas Leo soal pajak memang di indo nggilani.
    maksud saya seandainya saja di indo itu harga cbr 500 di bandrol yg harganya g berbeda signifikan sm ninja fi mesti org indo lebih memilih cbr?.knp yah org di malaysia bgtu buta merek sehingga lebih memilih cc yg lebih kecil…

  12. http://yudha79.wordpress.com/2014/02/18/ninja-2tak-pensiun-dengan-rasa-bangga/

    Benarkah yang dikatakan Pak Leo???? Waduuuuuh benar-benar membuat saya semakin penasaran sama Ninja Mono. Ini kelemahan saya sebagai Blogger daerah,
    Enggak bisa lihat dan merasakan langsung motor yang baru keluar seperti Blogger Jakarta dan sekitarnya.

    Mmmmm····· Semoga enggak lama lagi itu motor nyampe di Kalbar ( Sekadau/Sintang)
    jadi bisa lihat sendiri Kawasaki Ninja 250RR Mono. Dan disitulah baru saya tau apakah
    motor tersebut bisa membuat saya ” JATUH CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA”
    kalau memang bisa mungkin kelemahannya (1 silinder dan lampu depan non kembar) akan termaafkan.

  13. Ping balik: Kawasaki RR Mono Siap Utk Test Harian | 7Leopold7

  14. Ping balik: Kawasaki Ninja RR Mono Berjaya 19 detik atas Ninja 250 2 Silinder di OMR Ninja 250 Seri 2 | 7Leopold7

  15. Sedep bener reviewnya om
    Hohoho
    Saya ini rencana naik liga dari 150 k 250
    Saya skrg punya satria fu yang black predator rencana mau pindah k mono rr ato r25
    Awalnya kepincut ama r25 gara2 powernya sama bentuknya gitu si “baby m “memang ok bentuknya tapi review miringnye banyak bener dan harganya itu loh d atas 50. Jadi saya lirik si mono rr, beuh ok bener rasanya tuh motor lanjutannya 150rr yang kaya setan tuh( mana bisa menang fu gw sama 150rr anyway wkwkwk) jadi skrg ane bingung milih yang mana nih enaknya. Bisa d beri pencerahan g om, saya lagi butek bener. Kemungkinan deket2 ini mau k diler coba liat baranya langsung sih
    Thx anyway

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s