New Yamaha YZF-R6 : One Sharp Sportbike

Selamat malam … Hari minggu hanya tersisa beberapa jam lagi.

Mohon maaf kalau baru sekarang bisa mengunggah artikel. Sabtu Minggu ini saya menggunakan sebagian besar waktu saya untuk melakukan review atas YZF-R6 lansiran resmi Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

IMG_3309

Mengapa YZF-R6? bukankah ada 3 moge CBU lain? atau langsung ke YZF-R1?

Sabar, karena menurut saya, YZF-R6 adalah pintu masuk yg baik untuk mulai mengenal falsafah dan interpretasi Yamaha atas sportbike.

Dan hasil test ride R6 selama weekend ini saya sampaikan ke rekan-rekan untuk disimak dan dikritisi. Silahkan.

————————————

Ya. rekan-rekan pencinta roda dua, apabila saya harus mengekstrak review mengenai YZF-R6 ini menjadi satu kata, kata itu adalah SHARP (English: tajam, cerdas). Dan itu tercermin pada banyak aspek.

Aspek #1: Sharp Design

IMG_3332]

Pada jajaran supersport 600cc, persaingan cukup ketat untuk keindahan desain. GSXR-600 dengan desain dan warna yang segar. CBR600R yang European-oriented. ZX6R yang agresif, sayangnya butuh update design segera karena modelnya sudah diturunkan ke adiknya Ninja 250FI. Dan kesemua pabrikan itu, saat mendesain sportbike 600ccnya masih sambil memikirkan bahwa motor juga harus road bike capable.

Yamaha sepertinya tidak memperdulikan itu. R6 didesain dan dilahirkan di lantai paddock. Turunan murni motor balap. Lain-lainnya secondary. Dan hmmm mungkin itu pendekatan yang tepat.

Meskipun ditutupi dengan livery hitam biru yang rendah hati, di jalan raya sulit sekali bagi pengguna jalan lain untuk tidak menoleh keduakalinya melihat lekuk dan otot racing R6. Bahkan mungkin tiga kali atau lebih. Padahal selama hampir 6 tahun tidak ada banyak perubahan pada desain R6 ini.

Saya harus sebutkan tersendiri disini. Knalpot Titaniumnya, bukan hanya desainnya berkelas dengan gravir namun juga berteknologi smart valve. Dimana katup akan membuka atau menutup sesuai putaran mesin. Ini sebabnya saat low RPM dan higher  RPM karakter suara R6 yang awalnya lembut dan dalam, berubah menjadi raungan yang beraroma keras MotoGP.IMG_3343

Aspek #2: Sharp Handling

R6 akan mengiris kemanapun anda mengayun. Dengan presisi dan ketajaman yang menakutkan. Dengan ergonomi yang sangat agresif ke depan, kendali arah menjadi sangat akurat. Bet bet bet…

Fullscreen capture 06022014 15456

shot by Regis Bagas

It is all about moving forward, very very fast.

Tetapi seperti juga semua benda tajam, R6 bermata dua. Dia bisa melukai sang empunya. Tanpa traction control dan ABS, R6 tidak pemaaf. Kematangan dan kalkulasi dibutuhkan untuk memastikan ketajaman ayunan betul-betul mengenai jalur yang tepat, pada momen yang tepat.

Fullscreen capture 07022014 95352

bersama Bro Eric ASR komparasi dg 2010 YZF-R6

Selain itu sisi lain dari sharp performance, R6 juga, di jajaran sportbike 600 cc lain, physically demanding. Secara fisik cukup menantang. ZX6R, GSXR600 apalagi CBR600R lebih forgiving dan ramah riding stylenya untuk digunakan dalam kondisi non-track race.

Aspek #3: Sharp Power

Oh my goodness. Motor berbobot kosong 166 kg ini (lebih ringan drpd Ninja 250 FI) memang berbahaya. Anda harus jaga baik cengkraman kiri pada kopling, karena respons pada pergelangan kanan terlalu tajam. Tanpa berpikir, gas akan melonjak cepat, dengan sangat ringan tidak secara linear. Putaran derajat kecil saja sudah melontarkan RPM ke 4000, dan itu, dan itu artinya mesin stall atau melonjak jauh ke depan tergantung penguasaan kopling anda.

Fullscreen capture 06022014 14645

shot by Regis Bagas

Teknologi YCCT (Chip controlled throttle) memang sensasinya berbeda. Teknologi drive-by-wire ini memastikan saat kita memutar gas, ECU memproses semua informasi (tekanan udara, temperature dll) sebelum meneruskan perintah putaran gas itu ke throttle body dan dapur pembakaran. Semua terjadi dalam nano-second.
Mengkitir lebih tinggi putaran mesin terasa tanpa upaya. VRUUUUUUUMM! Suara yang awalnya kalem berubah signifikan. Sensasi suara balap memenuhi isi kepala dan memperingatkan semua orang di sekitar anda.
Ketika memasuki RPM 10,000, disini, uang 230 juta anda mewujud menjadi sensasi riding yang sulit dikatakan. Mengendarai R6 adalah satu ayunan besar pedang yang mengarah jauh ke depan.

Ini kecepatan maksimal per gigi

Gigi satu maksimal 80 sebelum terkena limiter.

Gigi dua kecepatan maksimal 112.

Lho kok pelan om? Sabar, itu dalam miles per hour

Jadi kalau diterjemahkan ke KM/jam

Gigi satu kecepatan maksimal adalah 128 km/jam

Dan gigi dua di 181 km/jam

dan masih ada 4 gigi lagi yang belum dipake brooooo……..

Pros:

  • Sharp look
  • Sharp handling
  • Sharp power
  • Menjadi pemiliknya, di jalan raya anda adalah rider yang berbeda.
  • Sangat track oriented. Sangat.
  • Mengendarai sportbike ini, kita juga harus fit dan sport-oriented. Kita perlu melatih dengan baik otot paha dalam (untuk menjepit tank demi handling) dan pergelangan tangan. Otot punggung atau pinggang tidaklah terlalu kalau menurut saya

Cons:

  • Dengan kompresi 13.1:1 it will boil your eggs. Panasnya luar biasa. Gunakan riding ware seperti sepatu melebih mata kaki dan celana riding.
  • Ketiadaan Traction control, Power Mode dan ABS menuntut rider betul-betul mengenal karakter R6, plus kematangan berkendara.
  • Bagi umumnya rider Tanah air mungkin lowering kit dibutuhkan. R6 tinggi menjulang pada 850 mm. Serius. Tertinggi di kelasnya.

Final Verdict

6 hari dan hampir 500 km bersama, YZF-R6 mematahkan praduga saya mengenai sportbike: repot, melelahkan, tidak praktis untuk perjalanan jauh dan tidak bisa pelan.

R6 sebenarnya bukanlah sportbike utk dikendarai 15 menit lalu berhenti, 15 menit jalan lalu berhenti. Anda hanya akan mendapatkan letihnya, namun kehilangan esensi dan sensasi ridingnya. Kendarailah lebih dari 30 menit, abaikan rasa letih awal yg muncul, biarkan tubuh beradaptasi dan menyatu. Disitu, ya saat itu R6 dan jiwa racing anda baru bertemu.

Fullscreen capture 10022014 231433

It handles the city and country ride very well. It eats other bikes easily.

IMG_3475

ASR Ride Exploring Banten – taken by Setiawan

Bahwa dalam menikmati itu, anda menjadi lebih bugar dan kelihatan sedikit lebih keren, itu adalah bonus yang luar biasa bukan?

Setiap selesai mengendarai, anda mungkin turun dari R6 dengan geletar badan karena adrenalin yang memenuhi dada. Namun dorongan untuk kembali naik dan mengendarai R6 selalu terlalu besar untuk ditolak. Terlalu besar.

IMG_3301

shot by Regis Bagas

post script: Terima kasih kepada Yamaha Indonesia (YIMM) melalui Bapak Eko Prabowo (GM Marketing & Promotion YIMM), Bapak Indra DS dan mbak Hyacintha (YIMM) yang sudah memfasilitasi test ride ini. Salam dan sukses selalu.

132 thoughts on “New Yamaha YZF-R6 : One Sharp Sportbike

  1. Luar biasa si Om, btw background nya gak diceritain soal awal kemana dan rencana saat propose si R6 ini? Hanya ada sekelumit foto bersama ASR (the one and only pict actually) … atau akan ada another article? Cant hardly wait..!!

  2. Nice review Om 😀

    Setuju, ini yg menurut saya desain kelas sport 600cc paling cantik, walaupun udah bertahun-tahun hanya minor update, tapi masih kelihatan cantik nan elegan..

    Minim kontrol elektronik? Ada temannya, GSX-R 1000 juga sama, sama-sama liar dan butuh respek dari ridernya 🙂

    • Makasih ya bro Evan.
      Desainnya memang maju di zamannya.

      Mungkin next update sudah ada kontrol elektronik yang lebih, tapi lebih mahal 30-50 jutaan mau? hehehe

  3. mantap.. salah satu motor jepang yang desainnya ga lekang dimakan waktu, sampai sekarangpun stylenya masih berani bersaing dengan rivalnya

  4. Seperti yang saya duga.. Arogansi dikedepankan Safety dikesampingkan..
    Traction control dan ABS yang seharusnya jadi perlengkapan wajib untuk 400cc keatas.
    IMO, No offence.

    • Wajib dari mana Om? pendapat pribadi.. or punya dasarnya gitu.. biar ga asal jeplak? UU, UUD, macam aturan emisi euro getho.. klo wajib trus dilanggar kan berarti bukan street legal..nyatanya jadi motor street legal di sluruh dunia, trus di luar negri unt bisa naik moge itu SIM nya berjenjang.. yg naik moge bukan sembarang orang yg punya duit kyk dimarih…

    • baca yang teliti bro,
      … IMO …
      Tentang UUD 1945 dalam pasal 28E, ada namanya kebebasan berpendapat.
      Ini bukan tentang ngecap suatu produk, tapi lebih untuk sy dalam memilih produk.

    • Arogansi sih tidak. Ini soal pilihan saja.
      Kalau ada, berarti lebih mahal ya bagus.
      Kalau tidak ada, ya berarti rider harus lebih matang dan hati2.

  5. ni motor memang tarikan bawah sampe atas ngisi bgt
    kalau dibandingkan zx 6r yg terlalu smooth
    btw om
    kalo macet2an masih auto cut off mesin gak si?

  6. ZX6R yang agresif, sayangnya butuh update design segera karena modelnya sudah diturunkan ke adiknya Ninja 250FI.
    ————————————————————-
    om seinget ane ninja 250fi dulu yg dirilis, baru menyusul ZX6R 636.. jadi klo patokannya timeline rilis, desainnya ninja 250 yg diturunkan ke 636.. cmiiw

    @article: absolutely this bike is the most sharpest sportbike ever. Desainnya itu loh, dari tahun 2006 (atau 2005 ya??) yang artinya sudah 8 tahun, tapi tetap lebih keren dibanding sesama japs inline 4 600cc lainnya.. IMHO

    Kalau di game Superbike Riding Challenge (game jadul 2006 tapi cukup realistis lah dibanding game Moto GP atau WSBK yg baru-baru rilis) ini motor paling kenceng dibanding supersport 600cc lain. Tapi peak powernya ada di RPM yang tinggi banget, rada susah klo treknya pendek2.. loh kok malah omongin game hehehe

    • Gd analysis dng analogi game 🙂 Skedar tambahan aj layaknya R6 ini motor yg ‘ga bosenin’ dr segi desain 🙂 Mnurut ane just like motomodeling edition 🙂 Enak diliat ‘ga enak’ dibw riding :)IMHO. Or just like ‘Motoarte’ MvAgusta modelling 🙂

    • maklum sob kalo beli kemahalan, kalo pinjem punya orang ngeri kenapa2 gak bisa ganti rugi, lagian belum ada skill jajal moge, jadi mendingan diperkosa di game saja.. xDDDD
      Betoel, di game keluaran 2006 tersebut motor yg belum terlihat ketinggalan jaman selain YZF R6 ya MV Agusta F4 dan Brutale sajah.. sama beberapa tipe motor classic

    • “om seinget ane ninja 250fi dulu yg dirilis, baru menyusul ZX6R 636.. jadi klo patokannya timeline rilis, desainnya ninja 250 yg diturunkan ke 636.. cmiiw”

      lha logikanya ga begini.

      ZX 636 ya disainnya diturunkan dari ZX6R. Bukan dr N250FI.

  7. pak leo, tolong diceritakan warna biru pada velgnya. sebiru motor apa? atau sebiru mobil apa? kalo malam hari, apakah warna biru velgnya masih keliatan bagus? pengen repair velg nih.

  8. bakal test R1 juga gak oom?? penasaran kenapa R1 yg teknologi lebih advance dan flagship bike justru kalah penjualannya dibanding R6 (berdasarkan data dari Yamaha) selain karena faktor harganya yang 100 juta lebih mahal..

    *ngiler tiap test ride moge mulu*

  9. request saya cuma 1 om leo. klw bisa tiap test ride, di sertakan videonya.. biar ga bgtu penasaran sm para moge yg di test ride.. 🙂 sukses ya om Leo !!

    • yang agak susah waktu untuk editing dan uploadnya.
      saya sudah coba saat test versys haduhh… waktunya brohh. Post-pro lebih lama ketimbang ngambilnya

  10. ini memang motor luar biasa.
    jauh lebih keren dari R1.
    menangan kalau di sirkuit.
    sportbike terganteng.
    di jalan raya gigi 3 sudah cukup.
    kalau mau lebih ringan lagi, magnesium wheel, pro-bolt full body & engine, rear fenderless, racing swingarm, carbon exhaust full system.
    weeeesss kejambak tenan.

  11. pernah nyoba meluk motor ini pas pameran d sentul, emg nunduk abiess om.
    Tp klo ngga nunduk ngga asik klo ngebut yah. hahaha.
    Btw si om dah sampe gigi berapa. *malu

  12. Jadi ke Tanjung Lesung sama ASR pake ini ya mas Leo..? Untuk touring jarak jauh apakah cukup recommended, dari sisi kenyamanan & handling ? Kalau dari sisi kegantengan, motor ini jelas no question laah.

    • iya mas ke Tj Lesung via pandeglang pake R6. total 10 jam an lah PP. Sebenarnya tubuh akan adaptasi juga mas. 30 menit pertama biasanya akan ada kelelahan awal. Seperti kalau jogging Diabaikan saja.Handling bet bet bet… enk nag

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s