Geng Motor Di-dor Saja?

Persoalan geng motor bukanlah hal baru.

Masalah ini timbul dan tenggelam. Kalau ada kejadian yang cukup fatal dan masuk ke media isyunya kemudian timbul. Kalau tidak ada, publik pun disibukkan dengan hal2 yang lain.

Satu hal yang jelas, tingkat kekejian tindakan geng motor saat dilaporkan kembali oleh media terlihat semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Beberapa waktu lalu media kembali meliput secara intensif kasus geng motor di Pekanbaru dibawah pimpinan Klewang. Geng XTC Klewang ini membina sejumlah geng motor lainnya di kota itu. Ada hirarki dan terorganisir.

klewangkaos

Kejadian yang awalnya lebih pada persaiangan antara geng motor, sudah lama mulai menargetkan dan menyerang publik. Yang awalnya dapat dikategorikan sebagai penodongan, semakin meningkat menjadi perampasan motor, perampokan warnet, penyerangan kepada wartawan, perkosaan secara berkelompok, dan pembunuhan secara acak maupun terencana.

Apa yang harus dilakukan terhadap geng2 motor seperti ini?

images

antaranews.com

Para psikolog pendidikan tentu akan menekankan pendekatan yang bersifat edukatif. Apalagi sebagian besar anggota geng motor adalah mereka yang berusia sekolah. Dan mungkin saja bergabung karena pengaruh teman.

Para Kriminolog dan sosiolog akan menyarankan melihat faktor kriminogen yang mendorong anggota geng motor melakukan kejahatan. Mungkin karena persoalan sosial yang lebih mendasar dan secara perlahan-lahan membentuk lapisan masy tertentu yang rentan untuk bergabung dengan kelompok kekerasan seperti ini.

Sementara, kalau saya baca di blog, tidak sedikit pula di antara kita yang menyarankan untuk operasi shock therapy terhadap geng motor ini. Buru pentolannya, yang umumnya adalah residivis, lalu di DOR!, eksekusi di tempat. Tindakan keras seperti ini akan meruntuhkan hirarki dan ikatan di dalam geng. Anggota geng melihat tindakan yang diambil seperti itu juga kemungkinan akan berhenti melakukan kejahatan.

Apakah anda setuju?

Menurut saya kemungkinan mudharatnya bisa lebih besar. Operasi seperti ini sangat sulit dipertanggungjawabkan dan mudah sekali disalahgunakan.

Kita harus memilah2 siapa saja yang ada di geng motor dan bgmn penanganan yang tepat. Tidak bisa dengan pendekatan yang gebyah uyah, disamaratakan. Apalagi kalau sudah ala eksekusi “Petrus” tahun 80an.

Ada anggota yang masih bisa dibimbing dan diarahkan kembali ke kegiatan dan jalur yang positif.

Ada juga pentolan-pentolan yang sudah kriminal kambuhan dan sistem hukumpun sudah bisa dikatakan tidak bisa lagi merubah mereka.

Bagaimana menurut bro and sis?

Iklan

34 thoughts on “Geng Motor Di-dor Saja?

  1. Di dor ANU nya, terus masukin kandang macan, kumpulin anggotanya utk liat kepala geng nya di cabik2 sama macan.. πŸ˜€ mungkin dengan demikian masyarakat juga tahu hukum itu bisa di tegaskan .. πŸ˜€

  2. kalau langsung di dor di tempat memang ada efek keder SEMENTARA…
    tapi kebelakang harinya akan timbul gejolak baru yang di akibatkan dendam dari para anggota yang lain..ingat..organisasi ‘hitam’ spt itu jika sdh tumbuh besar biasanya punya pengaruh dan bisa mempengaruhi orang lain..bisa saja mereka menghasut warga untuk melawan aparat dengan alasan HAM misalnya… *tolong di koreksi jika salah..
    untuk mengatasi dan menghilangkan geng motor rasanya adalah suatu hal yang mustahil.
    Banyak aspek dan harus banyak pihak yang terlibat,mulai dari pengawasan orang tua,kontrol pergaulan anak dan juga dukungan masyarakat.. Dan terus terang Pak Leo..untuk hal ini saya nggak punya ide.. Mungkin teman yang lain ada yang punya pendapat lebih baik…
    terima kasih.. πŸ™‚

    • saya rasa harus dikombinasi dan terarah.
      Ada yang masih bisa dibina dan diselamatkan.
      ada juga yang memang sudah kambuhan dan sistem angkat tangan,

  3. Saya sangat setuju!!!!Di dor saja…
    kangen jaman Pak Harto dahulu… aman tentram… naruh sepeda diluar aja ga pernah ilang…pdahal rumah saya tepi jalan protokol dan tanpa gerbang….
    hidupkan kembali petrus… HAM jngn dijadikan alasan… kalau timbul korban sampai meninggal krn geng motor dimana HAM? adem2 saja….. jadi DOR saja para geng motor!!!
    kalau dibiarkan akan semakin parah generasi muda ke depan…

    pernah waktu malam2 sekitar tahun 2007 saya mau beli sepatu tiba2 diperjalanan sejumlah pemuda (geng motor) membawa bambu runcing dan senjata tajam mengarahkan ke arah saya dan ayah saya… kami terkepung…alhamdulilah waktu itu ada truk besar lewat jadi mereka pergi begitu saja….. sungguh mengerikan mengingat hal itu….

  4. Tampang ketua geng nya kan sadis om, jadi harus di sadisin juga,, biar ada tontonan wkwkwkw.. Bcanda.. .. Kebetulan sy sekolah khusus cowo lulusan 2010, Dulu sy juga pernah di tawarin masuk geng oleh teman2 SMA, karna emang masuk geng itu kyk punya kebanggaan trsendiri bagi mereka, itu yg mereka jawab kalo sy nanya (kenapa mau ikut2 geng?) .. .. Dan juga ada faktor ke’blo-onan seorang murid, dmana saat di ajak yah ikut2 aja yg penting keren.. Sy udah pernah liat langsung kyk apa tes mereka, pundak di pukul balok, di bugilin suru joget2, makan cacing, di tendang 2x sekaligus, lulus ndak lulus selalu di terima.. Itu geng .. Kalo clup motor, lulus aja yg di terima.. Mungkin ini bisa jadi masukan, sapa tau ada pihak polisi yg membaca.. .. Ohya, boleh tau udah kepala berapa om? Biar enak ngomongnya ^^

  5. PERTAMA DOR KAKINY DULU,,,
    MASUKKAN BUIH..,
    KALO DAH BEBAS N MASIH KAMBUH LAGI, LANGSUNG DOR KEPALANYA..!!

    EVERYBODY HAVE A SECOND CHANGE..,
    BUT DONT LOSS IT..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s