Dynotest Knalpot Prospeed – Blue versus Black Carbon

Saya dikontak Bro Bie Hau, penggede Prospeed.

“Bang, mau ga Blue seriesnya di dynotest dibandingin dengan standard utk artikel otomotif”

“ayo”

setelah janjian waktu, akhirnya kami ketemuan dg om Binbin di Aerospeed, markasnya SBS racing team di Jl Haji Nawi, Jaksel. Dr otomotif hadir meliput Bro Opick dan Cameraman, sorry bro gw lupa namanya hehe.

IMG-20130308-00733

Aerospeed Jl Haji Nawi 74

Aerospeed Jl Haji Nawi 74

IMG-20130308-00732

Bro Bie Hau dan Opick dr otomotif

Hari ini akan dibandingkan performa Ninja 250 FI saat menggunakan knalpot Blue series vs Black Carbon.

Bianka dipersiapkan

Bianka sudah panas dan siap utk revving up

Bianka sudah panas dan siap utk revving up

Test pertama Blueseries

IMG-20130308-00718

Utk Blue tanpa DB killer, setelah pengambilan ke 7, didapat data

Blue (without DB Killer) = 29.34 HP, torsi 19.58Nm

Jika dibandingkan dengan performa knalpot standard

Standard=25.62 HP, torsi 16.87 Nm. 

Naik 3.72 HP dan 2.71 Nm. Hanya dengan ganti knalpot tanpa ada piggy back, ganti injector/busi atau open filter. Saya ga akan membahas lebih lanjut karena itu porsinya otomotif.

Saat DB Killer dipasang hasilnya adalah

Blue (with DB Killer) = 29.05 HP, torsi 19.75Nm

Tenaga drop cukup signifikan 0.3 HP dibandingkan tanpa DB killer namun torsi sedikit naik.

Lalu bagaimana kalau dibandingkan dengan Black Carbon series?

CUKUP MENGAGETKAN!!

IMG-20130308-00723 IMG-20130308-00724

Black Carbon yang dibanderol lebih mahal dibandingkan Blue ternyata setelah bbrp kali ambil data hanya mampu mencatatkan hasil sebagai berikut:

Black Carbon (with DB Killer) = 29.05 HP, torsi 19.69Nm

Black Carbon (without DB Killer) =  28.80 HP, torsi 19.12 Nm

Padahal Black Carbon ini cukup disukai utk penggunaan race track.

hmm setelah kami pelajari lebih lanjut ternyata yg terjadi adalah begini

Blue berjaya di RPM 4,000-7,000, namun Black dominan di rentang 7,500-10,500

Blue berjaya di RPM 4,000-7,000, namun Black dominan di rentang 7,500-10,500

Nampak dr chart bahwa Blue lebih cocok digunakan untuk harian, dimana torsi dan HP lebih lekas tersedia di rentang 4ribu hingga 7rb. Tenaga lebih berisi sehingga tidak perlu lebih sering celetak celetuk pindah gigi saat berkendara di dalam kota.

Sebaliknya Black Carbon memang lebih dominan di range 7,500 hingga 10,500 RPM, rentang yang sangat penting untuk penggunaan race track dimana mesin memang dituntut untukselalu dipanteng berkintir lebih tinggi.

Itu bicara mengenai performa (torsi dan tenaga).

Bagaimana dengan Suara dan Tampilan?

Memang harus diakui Black Carbon tampil lebih cantik dan rapi ketimbang blue series.

Finishing sama2 rapi, namun bracket Black Carbon sudah menyatu dengan body muffler sehingga lebih elegan.

Untuk suara, Black Carbon juga lebih ngebass dan cocok ditelinga saya.

Saat akan pulang, Bro Bie Hau bilang “thanks ya bang, yg black carbon buat abang bawa aja”

What?!  wah terima kasih banget Bro … very sweet!! entar saya review jalanan keduanya…

Gimana, lebih milih Blue atau Black Carbon?

Bianka dan anak bungsu saya, Devonio 7 Diotibenedica.

Bianka dan anak bungsu saya, Devonio 7 Diotibenedica.

20130107-052214-AM.jpg

Iklan

71 thoughts on “Dynotest Knalpot Prospeed – Blue versus Black Carbon

  1. -(ˆ▽ˆ)/ \(ˆ▽ˆ)/ \(ˆ▽ˆ)- dah ‎​‎​G̶̲̅ãK̶̲̅ galau lg!!Blue aj ahh..♓é² :p.. ♓é² :p.. ♓é² :p.. ♓é² :p

  2. Gan ,.. Kalau misalkkan salah satunya udah nggak dipake ane minat banget yaahh gan . Siapa tau mau djual 😀 pin bb saya 2A5688D6

  3. bro..klo soal suara mana yg lebih adem & bulet yg carbon ato blue series|?
    ada rencana pengen beli prospeed tp masih bingung pilih yg mana..mohon petunjuk..thanksss

  4. Ping balik: Bianka masuk Otomotifnet pertama kalinya | Leopold Sudaryono

  5. liat foto bianka dan anak bungsu. pernah boncengin anak pake bianka mas? apa kendalanya? pengen minang z250, tapi kasihan juga kalo anak pengen bonceng tapi gak dituruti.

    • Kalau yg bungsu (4 th) jarang, paling saya dudukkan di depan dan jarak dekat.
      Kalau yg sulung (11 th) sudah cukup sering.
      Kendalanya? Motor sport itu ga enak utk gincengan baik bagi yg di depan maupun yg di blkg.

  6. Bang Leo,,kalo di bogor Pro speed ada yang jual ga ya?siapa tau bang leo tau dimana tempatnya…saya minat beli,tapi kalo di jakarta kejauhan euy

  7. Ping balik: Review Knalpot Prospeed Black Carbon – Ninja 250FI | 7Leopold7

  8. pak itu knalpot Knalpot Prospeed – Blue versus Black Carbon yg ditest itu, keduanya slip on apa full system??. soalx ini rencana mau nabung dlu buat beli knalpot buat ninja saya ,.,.

  9. Reviewnya mantap bos Leo.. Penasaran saya kan baru beli juga nih Prospeed Carbon, mutusin beli karena ada reviewnya dari bro Leo suara lbh ngebass. Nah ditulis diatas dari hasil review baik HP maupun Torsi lebih besar ketika terpasang DBkiller ya ? perbedaannya cukup signifikan juga saya lihat. Apa memang lebih besar atau ada alasan tertentu seperti hanya pada RPM tertentu saja lebih besarnya ? mohon penjelasannya.. Thx

    • dugaan saya karena dbkiller menambahkan tendangan balik yang lebih besar ke putaran mesin. torsi dan HP keluaran maksimalnya di rentang 8500-10000 Bro

    • Oh begitu.. 1 lg sama seperti pertanyaan org diatas saya. Itu harus reset ecu ya biar ga nembak? di setting lwt komp gitu lagi ? karena saya baru ke beres Motor*ave Bogor kena biaya 150 rb buat setting katanya ga nembak, dia sampe buka tangki terus ntah diapain. nembaknya memang berkurang jauh tapi ketika lepas gas di rpm menengah keatas kemudian di gas lagi akan nembak lagi. Ini namanya direset ecu bukan ya sama mekaniknya ? Apa perlu juga ditutup lubang AISnya lagi ? Terima kasih.

  10. Ping balik: R25 versi produk masal yamaha tersunat 2 HP semoga bukan strategi licik | Smartfaiz

  11. Ping balik: R25 ganti knalpot pun hasilnya dynonya masih dibawah N250fi dengan knalpot semerk | Smartfaiz

  12. mas sya pengemar bloknya mas, sya punya problem di motor ninja 250fi sya, di saat latihan di sirkuit ,bru 5lap rem belakang sya selalu blong/ga fungsi,sdh sya servis ke dealer/bengkel hasilnya nihill…,mohon untuk di bahas di artikel berikutnya

  13. gan mau nanya dong..
    klo utk yamaha R15 apa kah bisa menggunakan yg blue series..?
    kalopun bisa kira2 apa yg perlu diakalin yah?

    terima kasih mas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s