Nasib Market Ninja 250 FI paska releasenya Yamaha YZF-R250 dan CBR 250R2

Saya awalnya tidak risau atau terganggu dengan rencana releasenya sport 250 cc, 2 silindernya Yamaha atau Honda.

Saya ‘terpaksa’ menulis artikel ini, krn diprovokasi :D oleh blog Bro Yudha mengenai analisa dia atas strategi Kawasaki dalam mengantisipasi serbuan YZF-R250 (dua silinder, DOHC) pada tahun 2014 dan kemungkinan Honda merevisi CBR 250 R 2nd generation (dua silinder).

performa di atas kertas dirancang diatas CBR 250 1 silinder

YZF-R250

Awalnya diluncurkan untuk menundukkan Ninja250R, namun menemukan posisi dan harga yang terpisah kelasnya

CBR-250R

Launching 250Fi betul2 mendapatkan sambutan, bahkan berminggu-minggu setelah launching masih dibahas.

Awal Januari lalu saya sudah menulis mengenai rencana Yamaha mengeluarkan R15 akhir tahun ini dan YZF-R250 pada 2014. Waktu itu saya mengatakan Yamaha dan Honda selama ini bersaing tapi sambil mengacuhkan Kawasaki. Dan Kawasaki pun selalu asyik menemukan lapangan bermainnya sendiri.

Misalnya

Honda, Suzuki, Yamaha berantem di 600 CC, Kawasaki mengeluarkan 636 cc
Honda, Suzuki, Yamaha senggol2an di 750 CC, Kawasaki main  di 800 cc.

Kawasaki melakukan diversifikasi dan membuat marketnya sendiri.

Nahh lah kalau di Indonesia Honda dan Yamaha juga ikutan berantem di kelas sport 250 cc, lalu Kawasaki harus main atau diversifikasi dimana?

300CC? ini langkah yang dibayangkan oleh bro Yudha akan diambil oleh KMI. Toh Ninja 300 FI sudah beredar dimana2. Tinggal produksi utk Indonesia toh?

Sayangnya tembok tinggi bernama PPNBM 60% utk motor diatas 250cc akan membuat Ninja 300 FI harganya menjadi tidak kompetitif utk bertarung dg kelas 250cc.

Atau 250cc 4 silinder? seperti dugaan publik paska test ride oleh KMI September 2011 lalu. Utk analisa mengenai kemungkinan Kawasaki release 250cc 4 silinder, lihat tulisan saya disini.

Siapa yang akan merebut mahkota kelas sport 250 cc ?

Yang patut diwaspadai menurut saya adalah Yamaha. Untuk 3 alasan:

1. Faktor yang terutama, kepastian apakah Honda atau Yamaha akan mengeluarkan seri sport 250 cc dua silinder.

Baik di tingkat nasional, regional maupun internasional kita belum mendengar rencana Honda utk produksi sport 250cc dua silinder (CMIIW). Tidak ada gosip, indikasi apapun untuk itu. Sementara itu off the record statement dr bbrp petinggi YIMM mengindikasikan production plan nasional untuk sport 250 cc, dua silinder, DOHC th 2014.

Bagaimana kalau Honda jadi keluar dg 250cc dua silinder? isyu selanjutnya adalah pricing.

1 silinder saja sudah mahalnya hampir sama dgn Ninja 2 silinder. Mau dijual diharga berapa CBR 250R dua silinder? Dan kita sama2 tahun Honda cukup punya gengsi untuk blunder meletakkan harga 2 silindernya jauh diatas Ninja 250FI.

2. Basis pengguna motor sport Yamaha di kelas 150 cc dan  225 cc.

Sebagai rider Scorpio th 2006 dan Vixion th 2008 saya menyaksikan sendiri kegelisahan luar biasa dr para rider Yamaha untuk naik kelas. Saat Fazer 250 sempat test ride di Indonesia th 2007an, kegempitaan dan kerinduan yang luar biasa merebak, sayangnya proposal ini disuntik mati krn dianggap tidak menguntungkan. SATU-SATU-nya kesempatan naik kelas yang tersedia bagi mereka adalah Ninja 250R waktu itu. Dan tidak sedikit yang memang kemudian pindah ke Kawasaki, setengah terpaksa. Bisa terbayang bagaimana kalau kemudian Yamaha memproduksi sendiri YZF-R250. Market sekian juta rider yang sudah tereducated dgn produk seperti Vixion, Byson dan para fanatik Scorpio adalah pangsa yang luar biasa. Taruh kata 10% saja yang memutuskan akan naik kelas ke 250cc. Itu sudah ratusan ribu unit. Yamaha akan merebut lagi domain ridernya.

3. Track Record layanan service dan ketersediaan spare part.

Pernah punya Honda Tiger di th 1999, saya bisa katakan saya kecewa untuk urusan service dan spare part dengan Honda. Apakah kondisi banyak berubah sekarang? saya dengar tidak juga utk kasus CBR 250. Yamaha di lain sisi, punya reputasi yang cukup baik utk spare part. Dan bagi rider 250 cc reputasi itu penting utk kenyamanan dan market value.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh Kawasaki untuk mempertahankan mahkotanya selaku penguasa kelas sport 250 cc?

Tidak banyak. Don’t fix things if it ain’t broken.

1. Cukup tingkatkan kualitas parts yang selama ini dikeluhkan dg batch2 awal Ninja 250 FI.

2. Dukung terus komunitas Ninja yang ada, tingkatkan dukungan KNI (Kawasaki Ninja Indonesia).

3. Diversifikasi pasar 250 cc dengan mengeluarkan Versys 250 atau Ninja 250 4 silinder.

Ninja diuntungkan karena flagship Kawasaki banyak beredar seperti ZX636, ZX10, Z series lainnya, Er6 series yang mendongkrak brand image dan juga untuk membangun komunitas.

Apakah rider Ninja 250 skrg akan pindah ke YZF? saya TIDAK yakin begitu. Terkecuali memang Ninjanya sdh cukup berumur dan harus diganti ya.

Tp kalau sdh merasakan 250 cc – dua silinder lalu ingin upgrade? ya harusnya tambah cc atau tambah silinder dong hehe.. Lagi-lagi disitu sudah ada Kawasaki yang siap dg Er6 series ataupun ZX-6 nya. Smart.

line up kawasaki

About these ads

162 thoughts on “Nasib Market Ninja 250 FI paska releasenya Yamaha YZF-R250 dan CBR 250R2

  1. Edan ! Analisa ‘dikewer-kewer’ bikin galau para Bikers. Tapi yg pasti, siapa yg nolak dgn captive market walaupun cm 10% ?? Disaat euforia 150cc sedang gemuk, muncul ‘mainan baru’ seperti Oase. Apalagi dgn DNA YZF-series, pelan tapi pasti alam bawah sadar kita akan berpaling..

  2. Terus terang saja saya pernah galau saat pertama kali meminang 250cc, namun akhirnya saya memilih cbr. Alasan saya adalah ketersediaan sparepart dan layanan service. Honda membuat lebih nyaman mas, terbukti saya tidak pernah kesulitan dapat sparepart. Seandainya Yamaha keluaran 250 cc dan modelnya cocok, pasti saya tambah koleksi saya. Dua merek ini menurut saya memang jaminan hati tenang mas.

      • soal ketersediaan sparepart khsus nya CBR 250R,dr kenalan gw yg pnya dealer Honda dia bs contact scara hotline lgsg ke AHM(gw krg tau apakag stiap dealer Honda pnya smbungkan sprt ini tp gw rasa harus nya ada)tuk psn part yg di butuhkan ga pdl brp part yg di butuh kan walo cm 1 part pun tetap di kirim kan,soal wkt relatif bs 3 hari hingga belasan hari jika brg tersedia di AHM maka dlm wkt singkat ato bbrp hari sudah biasa di datangkan scara lgsg via pesawat(gw drg2 gini)trutama fast moving part,namun jk part2 laen tdk tersedia maka AHM akan mendatangkan secara lgsg dr Thailand,ga pdl brp mcm part yg kita psn tetap akan di datang kan jg dr Thai tentu akan lebi lama,ini smua katanya demi tanggung jwb keapda konsumen nya (mngkn tuk konsumen kelas premium nya kali yah soalnya part motor laen klo indent sk lama bgt pdhl buatan lokal,hehehe) soal service mtr CBR 250R “tdk prl menunggu” begitu datang lgsg di prioritaskan ini jg slh 1 layanan plus tuk owner motor premium tsb,mngkn layanan ini akan jg di terapkan oleh pabrikan laen di motor2 “tertentu” nya..
        ngenai dealer2 yg “nakal” itu oknum,Honda n Yamaha mempunyai jaringan delaer yg begitu byk jika ada oknum yg “menyeleweng” itu pst ada trutama Honda yg mempunyai jaringan 3S terbesar kdg slt di pantau dr pusat,jd lgsg laporkan saja ke AHM pusat,sudah lumrah bkn jika pnya “anak” tentu lebi repot kt megurus nya 1 1 bkn smakin byk smakin ssh dan “anak2″ tsb jg pnya karakternya sndr..
        Soal Kawak klo di daerah jg ckp slt di peroleh sparepart nya dan harga jual motor nya mayan beda jauh dr JKT mis SUMUT selisih 7jt sedangkan kompetitor cm selisih 2-3jt tuk tmpt penanganan motor injeksinya jg soal service sgt terbatas,gw mengharapkan dealer2 daerah jg di perhatikan oleh pusat scara image motor kawak di SUMUT dah terkenal dgn ninja series nya yg kenceng dan jg byk komuntias nya,cm purna jual ninja di JAWA dgn SUMUT beda bgt di SUMUT nilai jual kembali/seken terjun bebas..
        Yamaha klo masukin YZF250 di daerah2 mngkn punya kans tuk lebi laris jika soal performa ama design 11-12(N250Fi),dgn kemampuasn daeler kawak yg mase terbatas org meminang motor pst jg ada berpikir kemudahan 3S bkn?

    • Beruntung banget kalo sampe bisa dapet Spare Parts CBR 250 dengan mudah… Entah karena saya tinggal di kalimantan atau karena faktor lainnya, untuk inden motor tersebut saya harus menunggu sekitar 3 bulan (DP Mei 2012 datang Agustus 2012), kemudian untuk parts fast moving seperti kampas rem depan + belakang saya harus nunggu 1 bulan (DP Januari 2013 datang Februari 2013). Teman saya lebih parah lagi, habis tabrakan sama ninja, untuk nunggu part seperti lampu rem, visor, front fender dll perlu waktu 3 bulan. Untuk layanan service sih saya rasa ga terlalu jauh beda sama Yamaha (saya juga pengguna Mio), bahkan relatif lebih nyaman dengan ruang tunggu AC dan minuman gratisnya, tapi ketersediaan spare partsnya agak memprihatinkan ya. Mohon kang di kunyah masukannya..

  3. sebenarnya banyak yang ngidamkan Yamaha 250cc
    untuk menjadi tunggangannya, tapi karena motor itu belum ada
    yaaa banyak yang beralih ke Kawasaki. Tapi bila Motor
    yamaha 250 cc itu akan keluar, hahai akan banyak yang
    akan kembali lagi ke Yamaha.
    KMI sebenarnya harus membuat gebrakan baru lagi,
    memasukkan motor yang benar-benar serasa moge
    bukan hanya tampilan tapi pula kemampuan.
    Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca artikel saya
    dibawah ini,

    (waduh saya provokator dong pak, kalau jadi provokator
    yang terbaik demi konsumen motor indonesia yang
    enggak apa-apa)

    http://yudhadepp.blogspot.com/2013/03/ninja-250fi-stop-produksi-bisa-saja.html?m=0

    • Maksudnya bagi rider Ninja (yg dulunya Yamaha) akan menjual Ninjanya dan membeli YZF-25?
      Bisa saja asal ada feature istimewa dan kuat. Tapi kalau performanya sama, meskipun lebih murah, sepertinya tidak.
      Kalau mau upgrade ya naikin CC atau tambah silinder. Ke Ninja 650 atau ke ZX6 sekalian.

      • ya kalau seandainya yamaha dan honda ngeluarin 250cc berfairing + 2 silinder ituuu sudah ada tekelan dari kawasaki,, yaitu 300FI.. di india kan udah ada.. tunggu2 aja di indonesia.. pokoknya kawasaki nggak akan kalah.. smua sdh disiapkan dgn matang oleh kawasaki.. okelah yamaha dan honda bisa2 saja ngeluarin 250cc + dua silinder tapi kalau N300FI berseliweran di indonesia.. bisa kebakaran jenggot lagi mereka.. wkwkkwkwkwk..

  4. Betul, saya rider Yamaha yang ragu untuk naik kelas tapi pindah merk, kenapa? Masalah layanan purna jualnya itu lho…. Yamaha T-O-P di masalah itu, sehingga konsumen seperti dimanjakan…

    • Ya saya juga begitu menunggu hampir 4 tahun, tapi ga ada khabar juga dr Yamaha. Sampai saat saya mau ambil Ninja Injection, saya masih tanya lagi tetangga yg petinggi YIMM yg sering diwawancara itu. Dia sampai Agustus kemarin masih bilang belum pasti waktunya. Ya sudahh..

  5. kalo rider 250cc mau pindah merek, saya rasa jarang pak Leo….:D

    pasti pada milih naik kapasitas……*harap2 cemas menyambut Z800*…hehehe

    • Iya Bro.. Rider Ninja itu juga beda2 ya.
      Ada kemungkinan yg terkena euphoria barang baru, atau yg Ninjanya emang sudah bosan/ga enak. Yang pasti mereka yg sdh fanatik Yamaha yg mungkin bela2in jual Ninja hanya utk balik.

  6. yang bertahan dengan cbr250r dan kawasaki ninja250
    rata-rata penggemar setia brand, bagi penggemar yamaha
    kemungkinan besar ya pindah paling enggak bakal ngoleksi
    satu Yamaha250 ini. Buat naik kelas yang lebih tinggi 250 cc
    lumayan berat tuh buat kalangan menengah, jadi kemungkinan
    buat pindah ke brand idamannya dengan kelas yang sama (250cc)
    bakalan besar, kalau dana kurang yaaa tinggal ngejual motor
    250cc brand honda dan kawasaki yang kini dimilikinya, hehehee
    Bukan maksud membela yamaha kali ini, cuma sekedar mengingatkan
    kalau Yamaha itu nomor 2 terbesar saat ini.

    http://yudhadepp.blogspot.com/2013/03/yimm-merebut-tahta-250cc-bila.html?m=0

    • Saya ini terhitung Yamaha-born rider. Belajar motor pertama kali pake RX-S waktu 1986. Setelah itu di rumah ngandangin Scorpio, Vega dan Vixion. Apakah saya akan jual Ninja dan beli YZF?

      I will wait and see. lihat spek dan performa seperti apa yg Yamaha tawarkan. Kalau kurang lebih, prekk, rugi. YZF harus benar2 memukau barulah saya mau pindah.
      Apalagi ini mainan pertama YIMM di dua silinder 250 cc. Perlu dengar dulu kondisi produk2 awalnya.

  7. bro yudha kyk nya masih kurang mengerti selera kalangan menengah keatas di indonesia yg menjadi pangsa pasar motor 250 cc

    mereka rata2 kbanyakan tidak terlalu fanatik terhadap merek tertentu,jika suatu merek menawarkan value product yg lebih dr yg lain,kalangan tersebut cenderung milih merek tsb walau mereknya kalah tenar dr merek yg lain yg sudah mapan di indonesia, jaringan purnajualnya masih kalah dr merek yg sudah mapan di indonesia(contoh kasus ninja 250 dan cbr 250,yg mana lbh laku ninja drpd cbr).tidak sperti kalangan dibawahnya yg begitu dibutakan ama “brand”,tetep milih merek yg sudah terkenal walau productnya biasa aja dgn alesan harga jual kembali tinggi,sparepart mudah didapat.bkannya masalah selera kalangan menengah ini sudah pernah dibahas di artikel nya mbahdukun satar ?
    sbagai info aja,di jepang sana justru lebih terkenal merek kawasaki drpd yamaha

    jadi mnurut saya jika yimm mengeluarkan product 250 nya namun tidak ada value lebih ato gregetnya dibanding ninja 250,kecil kemungkinan ninja user yg sblmnya yamaha user balik lagi ke merek yamaha,karena kalangan mereka2 ini tidak terlalu memusingkan merek,harga jual kembali dan purnajual

    just IMHO
    peace :D

    • maaf baru balas… ternyata masih banyak yg comment disini.
      fanatisme bisa saja muncul pada kelas2 yang berbeda.
      Saat ini karena di kelas 250cc 2 silinder tidak ada banyak pilihan selain Ninja, sebagian besar rider dari kelas sebelumnya (merk apapun dulunya) ngumpul disini. Begitu ada produk baru apakah akan begitu saja pindah?
      bisa ya bisa juga tidak.
      tapi untuk yg belum punya dan ingin punya, diversifikasi ini akan jadi menarik, dan market yang selama ini didominasi Kawasaki akan mulai terbagi.

  8. masalah ninja 300 udh dijelaskan bro leo secara gamblang,PPNBM 60% penyebab utama kawasaki urung menjual ninja 300 disini karena jurang perbedaan harga yg bgitu tinggi dibanding 250,hanya naek 50 CC tpi beda harga sampai 20-30 juta lbh ??..itu sangat tidak worthed,mndg naik cc ke 650.
    dan jika 250 cc disuntik mati dan digantikan 300 cc itu sangat tidak menguntungkan kawasaki,emg ada yg beli,tpi tak akan sbanyak yg 250,dan tentunya kawasaki tak ingin kehilangan calon pembeli motor yg naik kelas dr sport 150 cc ke 250 cc beralih ke merek lain yg mnawarkan produk 250 cc lbh murah harganya drpd ninja 300

    again…just IMHO
    peace :D

    • Thanks masukannya Bro.
      PPNBM memang killer factor. Mnrt saya padahal dengan menurukan PPNBM utk motor CC besar yang mengakibatkan semakin banyak beredarnya motor besar justru teknologi akan lebih menetes ke kelas2 di bawahnya.

  9. Yamaha 250cc sy setuju akan segera hadir.. Tp untuk nama YZF R25 itu dapat bocoran dari mana yaa :mrgreen: .. Kyknya dah yakin bngt namanya

  10. untuk bebek dan batangan saya demennya emang yamaha. Tapi untuk jual ninject lalu beli yamaha saya gak mau pak leo. walaupun beda spec tidak mungkin bisa signifikan(paling 11-12), apalagi cost yang dipikirkan. Kalaupun mau jual ninject mending naik kelas saja ke R6, CBR600, at zx636.

  11. Like this …… Ya logikanya naik kelas , kalau KMI mau masukin Ninja 300 pasti kena ppnbm sedang cc nanggung cuma 300 cc ….. Kalau mau Ninja 400 sekalian buat antisipasi Honda yg sdh siap dng CBR 400 series cmiiw

  12. menurut saya ada kemungkinan juga ninja 250 disuntik mati.. Kan tahun 2014 pabrik kawasaki sudah jadi tuh, kemungkinan salah satu projeknya adalah perakitan ninja 300. Secara kalau dirakit diindonesia kan bisa menekan cost yg cukup besar. Lagian kalau dilihat dari banyak segmen, sepertinya kawasaki kurang berani head to head dengan saudara-saudaranya sesama japun

    • Bro boleh dilihat blog saya yg ini. Menghitung harga Ninja kalau diproduksi di pabrik CIbitung. Berkurangnya hanya sekitar 4-5 juta.
      Jelas tidak sebanding penghematannya dibandingkan PPNBM yang nilainya (60% x HPP 300cc 42 juta) 25.2 juta

  13. sttttttt, jgn lupa, di indonesia KMI pernah test ninja 250 4 cylinder loh, klo yg ini keluar, tetangga (Y/H) pasti pada tambah pusing…

  14. setidaknya Nama Ninja masih menjadi kebanggaan tersendiri di hati sebagian Biker,juga image kencang dari ninja ini mungkin masih bisa sedikit menolong nasibnya..***jika nanti r250 sdh nongol…. untuk saat ini..,ninja masih trada lawan,bung… :D

    • Kawasaki main di sport 250cc 2 silinder ini sudah hampir 30 tahun sejak 1983. Bahkan di tanah air dgn generasi terakhirnya sejak 2008. Ada sekian banyak hasil test dan pelajarn yang sudah menjadi bank data yang akan membuat Kawasaki lebih diuntungkan.

  15. Pernah punya Honda Tiger di th 1999, saya bisa katakan saya kecewa untuk urusan service dan spare part dengan Honda.
    >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
    Hati hati om,ntar kutanger ngamuk :lol:

    • Itu urusannya panjang dan bakal jadi isyu politik Bro. Krn dlm PPN Barang Mewah ada isyu mengenai kesenjangan sosial, pemerataan dll. Menjelang 2014? Lebih sulit lagi sepertinya.

  16. ketika, tahun 2014 yamaha keluar 250 cc. atau tahun segitu cbr udah 2 silinder. maka ninja saya sudah 5 tahun. musti ganti stnk. dan langkah logisnya. naik cc, bukan ganti merk

    • Setuju sekali mas, sebagian besar rider/owner Ninja akan memilih jalan itu. “Nasib Ninja” ini maksudnya nasib pangsa pasar Ninja paska hadirnya 250cc 2 silinder lainnya, bukan nasib Ninja yg skrg kita miliki.

  17. Ping balik: Ninja ZXR-250 4 silinder jawaban Kawasaki thd tantangan 250 cc 2 silindernya Yamaha dan Honda | Leopold Sudaryono

  18. hahaha.. jadi inget, sempat galau juga ketika yamaha mau ngeluarin varian 250 cc, namun ancang2 saya mau beli sirna ketika datang di bromo yang dilaunching new scorpio yang ganti baju dan malah downgrade.

    dan bener, kalau mau naik 250 cc, pilihan paling realistis saat ini adalah ninja. kok gak CBR?? ah, sensasi 1 silinder ya begitu saja kok. pengen yang beda dong.hehehe

  19. Saya punya ninja 250R dan 250fi,dibenak saya dan temen2 ga mungkin saya atau temen2 pindah ke semisal yamaha 250cc dua cylinder,dan pastinya akan naik kelas ke 600 cc atau 4cylinder,nah saya pikir juga begitu dgn fans yamaha pasti dah ancang2naik kelas kecuali yg dah pegang ninja kawasaki ga akan lah ke yamaha lagi

  20. hohoho.. klo yamaha benar2 memasarkan YZF 250 duo clynder, sudah pasti gw bakal berpaling, bakal gw lego ninin 250 karbu gw. naik yamaha sensasinya beda bro!!! gw beli kawasaki cuma pengen ngerasain mesin dua clynder dan aslinya gw memang ga suka mesin kawasaki, karena di moto gp selalu keoxx..keoxx..

  21. Ping balik: Jika Honda dan Yamaha Keluarkan 250cc 2 silinder akankah pengguna Ninja 250 beralih? | Smartf41z

  22. klo soal sport yamaha n kawasaki oke2 garis desainnya…klo honda makin kesini buritan sportx makin mirip bebek n matic…kan ada iklannya tuh matic = honda, motor = honda, injeksi honda no.1* (gak ngerti tanda bintangnya apa ? ) ni iklan yg bikin sy geli dan urung beli produk honda ( motor yg lain gak dianggap gitu ), hari gini masih brainwash, yg ada perbaikin dulu kualitas bukan cuma ngejar kuantity…bsok2 mungkin akan ada iklan, matic = bukan cuma honda, motor = bukan cuma honda saja…

  23. Saya rasa 10 persen penunggang vixion itu angka yang terlalu besar. Saya pikir kantong pengendara vixsen g akan mampu beli. Toh mereka beli vixsen juga udah empot2 an. Ampe fairing ditempel2 in. Saya pikir pengendara 2 cylinder yg akan sebagian beralih ke yamaha kalo memang brojollllll kalo g ya membleeeeee aja yamahmud gosipnya dah dari jaman majapahit mbrojolin yzf 125 lah 150 v2 lah fazer lah ala strategi bakul lombok. G seperti kawasaki tanpa cap cus mbrojol 250 cc 2 cyl jegerrrrr…… Nyunat atpm yg mbrojol juga tapi gosipnya aja heheheh….

    • yang saya tulis bukan 10% dr rider Vixion tapi sport yamaha.
      Kalau anda kenal cukup luas rider sport yamaha, tidak 100% dr mereka ga punya uang.
      Saya sebelum akhirnya terpaksa ke Ninja pakai Vixion. Uang utk beli Ninja ada.

  24. NINJA
    kata2 yang sangat melekat dihari wanita dan kimcil2,,hahaha
    susah melengserkan tahta ninja,toh adik saya yg masih kelas 5 sd kalo ditanya motor apa yg dia pengenin,mesti jawab ninja 4 tak,itu anak kecil lho,,,

  25. Weww motor bagus, .. ayookkk Yamaha segera tuh brojolin YZF-R250 nyaa.. ane tunggu ni,, ane bakal buah jauh2 niat beli CBR 250 r, ane jg mo ganti Byson ane yg mulai kacau koplingnya ni..

  26. Klo sy sendiri lebih suka yamaha dgn alasan, handling, lebih user friendly buat saya dibanding yg lain. Mungkin kalo memang yamaha mengeluarkan kelas 250Ccnya, sy juga mau hehe.. tergantung ‘panggilan’ jiwa, tapi nabung dulu cuuyy ah… smntara ninja fi abs tetap tidak bisa tergantikan posisinya di hati sy.

  27. kalau saya milih Kawasaki aja deh soalnya dalam bahasa banjar artinya Kawa= Bisa ; Saki : ML (making love) pass kannnn …kkkkkkkk buat para bikers

  28. yamahe dan honde boleh top di kelas sport moto gp, tapi di jalan raya indonesia kawak ninja 250 lah rajanya. yang lain cuma bisa ngekor doang. kawasaki adalah pelopor motor sport keren dua cylinder dan memuaskan hasrat bikers indonesia. bravo to KAWASAKI.

  29. Kalau Yamaha keluarin sport 250 cc pasti laris manis bro terutama di daerah-daerah…karena kwalitas sport yamaha masih yg terbaik di indonesia dan sdh ditunggu puluhan ribu rider yg ingin segera merasakan sport besar yamaha…nilai plus yamaha dibanding yg lain adalah Spare part yg terjangkau dan slalu tersedia di tambah layanan servis yg baik dg tekhnologi mutakhir….kalau untuk Honda dan Kawazaki untuk di daerah minta ampun deh,parah banget,,ganti spare part aja pesan dulu sampai 2 bulan hahahahaha……terutama Honda motor sportnya layanan servis dan part parahhhhhhhh…..

  30. Izinkan sya ikut analisa yah agan2 disini…
    SAAT INI Sya Rider New CBR150 yg moga2 nanti mau naek kelas ke 250 (tergantung keadaan kantong), klo dilihat dari kabar yg beredar skarang (gak tau kapan) Yamaha 250 bakal jadi pilihan sya dibandingkan New Ninja 250…(klo Honda 250..mmhh kayanya gak deh serba nanggung speknya !!)
    JIKALAU saya Rider New Ninja 250 pastinya sya pilih naik kelas bknnya ngelego trus pindah ke Yamaha 250… jadi analisanya Yamaha bisa ngerebut pasar rider yg mau naik kelas tapi rider yg memang udah dikelas 250 mending naik kelas lah gaannnn…!! (kecuali buat koleksi aja yah) tinggal itung deh brapa jumlah rider bebek dan rider 150cc di negri ini (wahh.. pastinya lebih banyak dari rider 250 dong) maklum… brand masih pegang peranan di negeri tercinta ini dan kemungkinan besar Ninja 250 bakal mati perlahan-lahan klo Yamaha serius dikelas ini.
    ini sih cuma analisa dari rider kelas kecil ya gan…
    Piss…

    • kalau Kawasaki diem saja mungkin Ninja akan kesulitan. Tapi saya yakin Kawasaki juga akan mempertahankan market di Indonesia yang paling menguntungkan sedunia..Salah satu caranya adalah dengan diversifikasi kelas 250cc

  31. Aduhhh maf sodarah2 kreditan aj blm pd slse ko mau pd mongin yg lain…josssss Kawasakiiiiiiiii NINJAAAAAA.

    Peace slm brotherhood..

  32. pake sepeda onthel aja, kapasitas menurut keadaan perut. hehehe…. piss
    soale kalo di jogja susah naik motor yang kenceng, soalnya jalan udah mulai macet. kalo ingin lari diatas 150km harus nunggu jam 00.00.

  33. lbih jelasnya nasib honda akan ketinggalan klu masih mempertahankan design yg nanggung2 sport nya,,,, kawasaki 250 dan yamaha 250 nya pasti besandingan berjaya meraih konsumen

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s