Review Knalpot Prospeed Blue – Ninja 250 FI

Selamat pagiii

Selamat kembali dr liburan panjang utk yg berlibur.

Welcome back to the real world .. Hehe..

Sebelum memulai minggu kerja yang bakal panjang, di subuh ini saya ingin sedikit menulis review atas knalpot Prospeed Blue yg sdh mengabdi selama dua tahun hari belakangan.

Bro dan Sis, kalau kita ngobrol tentang aftermarket exhaust utk Ninja 250 FI sebenarnya ada bbrp pilihan yang beredar di pasaran. Mulai dr VRX Sportisi, Yoshimura, Akrapovic, R9, Nassert Beet, Prospeed, Arrow, Two Brothers, Leopold Vince dan beraneka ragam lainnya. Belum lagi yang kreasi lokal atau custom dr bengkel knalpot.

Banyak sumber bisa menjadi acuan dalam memilih. Misalnya hasil Dyno test yang dimuat di media yang memperlihatkan perbedaan antara berbagai produk. Selain itu bbrp video yg diupload di youtube juga dapat memberikan gambaran atas penampilan dan suara.

Sumber lain adalah ngobrol dengan user atau saat melihat sendiri di jalan hehe

Pertengahan Agustus lalu, Otomotif membuat perbandingan, yang menurut saya jadi ukuran seberapa siap dan serius sebenarnya para produsen mengembangkan Research and Development untuk mengisi kebutuhan produk yang baru saja launching.

20130107-043720 AM.jpg

Buat saya selain kenaikan Horse Power, yang tidak kalah penting adalah grafik yang naik secara stabil dan tidak ada drop. Grafik di atas memperlihatkan bbrp produk drop di kitiran RPM 8000 sampai 10,000. Range yang menurut saya justru kritis. Yg grafiknya masih bagus disitu ada dua, apa saja? ayo lihat sendiri hehe
Kriteria kedua, saya juga mencari yg suaranya adem dan ngebas, tidak yg racing melengking. Yang istilahnya socially acceptable. Ga bikin masalah dg tetangga hehe.

Dan yang kriteria yang ketiga, pastinya yg harganya cocok. Makanya Nassertbeet yg mahalnya selangit (buat saya) engga dilirik babar blas.

Dengan mempertimbangkan harga, suara dan performa, ada dua besar yg saya pikirkan: Akrapovic dan Prospeed.

Akrapovic

20130107-044421 AM.jpg

Prospeed

20130107-044634 AM.jpg

Pilihan kemudian jatuh pada Prospeed, Akra sudah banyak sekali beredar, plus apalagi stlh mendengar Akra KW juga sudah mulai produksi dimana2.

Dari bro Herry group NIO (Ninja 250 Injection Owner) saya dapat kontak Bie Hau dan kemudian Sabtu kemarin janjian utk ketemu. Meluncurlah saya dan Regis, anak pertama saya (11th) dari Serpong ke workshopnya.

Bro Bie Hau ini orangnya asyik banget, sangat informatif dan sabar. Mau nanya apa saja diladenin. Dari pengalaman, engga banyak pedege yang seasyik ini.

Kurang dari sejam, Prospeed yg blue series pun terpasang.

20130107-044458 AM.jpg

Capcus, Biankapun diajak pulang…

Review Suara

Kesan pertama saat melihat tampilan terpasangan dan suaranya memang wahh sekali. Lebih baik ketimbang yang ada di youtube, karena range bass nya kurang terdengar disana. Suaranya berdenyut ngebass ke bawah. Rumble ….. Saat saya test decibel suaranya pada RPM 12,500 noise level menyentuh 95 DB atau hanya selisih 2 angka dari raungan maksimal knalpot standard. Artikel mengenai tes decibel knalpot standard ada disini.

Saya senang sekali dg timbre (warna suaranya) Prospeed yg Blue ini. Ngebas, tidak lebay, saat RPM naik juga tidak pecah. Hanya saja kalau habis ditarik, lalu mendadak tutup gas, dia akan “berdeham” sekali. Bukan nembak ya (pengalaman sbg Scorpio rider nih hehehe).

Review Performa

Selama dua hari ini perbedaan yang paling terasa buat saya adalah pada panjang nafasnya.
Kalau bro dan sis pernah bawa Ninja 250 FI, mungkin akan kerasa bagaimana torsi bawahnya Ninja itu nafasnya engga panjang dan harus sering ganti gigi pada gigi bawah.

Jadi berubah Bro..

Saya bawa Bianka minggu pagi ke daerah Foresta BSD untuk ditest range kecepatan per gigi. Hujan gerimis semenjak subuh. Yah tetap maju terus..

20130107-050133 AM.jpg

Kondisi motor standar habis. Tidak ganti injector, no PCV, ban sutandar yg licin itu.

Gigi baru saya pindah saat RPM menyentuh limiter. Untuk akurasi speedometer bisa dilihat di artikel saya yang ini.

Gigi Kecepatan
1     55 km/jam
2     84 km/jam
3     116 km/jam
4     131 km/jam

Data di gigi 5 tidak bisa didapat, krn saat kecepatan di 142 km/jam (sementara RPM belum mentok), ban belakang (standard) menunjukkan gejala spinning (berputar melebihi kecepatan jejak) dan bergoyang mencari jejakan. Genangan air kecil ada dimana2. Ini nampaknya yg membuat aqua planning (ban tidak bisa menjejak aspal dg baik akibat tekanan permukaan air) dan kemudian spinning.

Karena tidak punya data utk knalpot standar, saya coba lirik hasil test ridenya kang Taufik dgn Ninja 250 FI standard.

Gear 1 bisa mencapai 45 km/h
Gear 2 mencapai 75 km/h
gear 3 mencapai 90 km/h,
Gear 4 mencapai 120 km/jam
Gear 5 mencapai 150 km/h

Lumayan signifikan berbeda ya hasilnya

Kalau kang Taufik yg ngetest knalpot Prospeed mungkin hasilnya bisa lebih baik lagi. Krn beliau lebih berpengalaman dan postur tubuhnya lebih kecil dan JAUH lebih ringan hehe. Apalagi kalau bro dan Sis pakai ban kompon lunak seperti BT 090 DAN tidak di hari hujan.

Untuk sementara reviewnya itu dulu, anak2 saya sudah bangun pagi dan ini hari pertama sekolah. Rencananya minggu ini akan service yg kedua ( sudah 4600 km), sekalian resetting ECUnya.

20130107-052214 AM.jpg

About these ads

81 thoughts on “Review Knalpot Prospeed Blue – Ninja 250 FI

  1. om harga tuh knalpot berapa
    n alamat bengkel dmn
    trz tuh masang knalpot pake ubahan apa aja
    atw pke piggiback
    cz ane jg lg berburu knalpot wat si screamo ne

    • untuk masang knalpot, ga ada yang dirubah. Paling untuk baut fairing bawah ditambah murnya supaya tidak kena pipa knalpot.
      Soal harga dan alamat bengkel coba kontak langsung ke nomer Bro Bie Hau di 08161976566

  2. Itu full set ato slip on bro? Ada db killernya ? klo akra kan ada db killernya bisa dipasang atau dilepas (cmiiw), Harganya mahal mana sama akra? Sori banyak nanya… pengen akra ga keturutan soalnya :)

  3. nah pro speed kemarin dipakai sama temen ane waktu D event di sentul…
    katanya sih enak.. powernya ngisi.
    padahal belum ganti pcv, piggyback dll…
    prospeed ini variannya apa aja sih mas???
    minat nih saya…

  4. Kak Leopolod
    ane mau tanya (soalnya msih newbie)
    pengaruh ganti kenalpot sama konsumsi bahan bakar kerasa gak?
    soalnya ada gosip, kalau ganti knalpot racing,bahan bakar lebih boros? benarkah seperti itu :mrgreen:

    • Yang pasti sejak pakai knalpot racing, saya revving di RPM atasnya jadi sering, karena tenaganya ngisi terus di RPM 8000-10000. Nah tentu konsumsi BBM jadi lebih banyak.
      Pada karbu, krn biasanya knalpot racing diikuti perubahan MJ dan PJ, pasokan bahan bakar pun jadi lebih banyak. Pada injeksi, ECU yg direset menyesuaikan, nah cuma saya ga tau seberapa besar perubahannya.

  5. mantepp tuh,,
    saya sudah pake nassert beet om, tenaga nya memang naik, tapi kurang paham soal performa maklum anak SMA baru di belin sama babeh nya :D , kmarin cuma setting ulang ecu aja di bengkel resmi.

    brotherhood sesama 250fi owner mgkin bisa tanya jawab about bike , tolong invite ya om 230EF2A0

  6. kenapa ya, kalo motor 1 silinder pake knalpot racing suaranya bikin budek, padahal ccnya kecil sedangkan motor 2 silinder terdengar lebih merdu? wuuuuuuurrrrrrrrrrrr…
    maaf bukan maksud ngejek 1 silinder, motor ane juga 1 silinder imut :D

  7. Ping balik: Ganti knalpot N250fi untuk harian, enaknya yang gimana ya… « Smartf41z

  8. Gimana dgn sweeping polisi di jalan bro? Bakalan kena tilang ga tuh walaupun pake DB killer ? Kan bnyk oknum2 yg usil tuh di liat knalpot bukan ori lnsng main tilang *di daerah saya

    • masang yg Prospeed utk Injection ya.
      Oke yang pertama, coba cabut kabel aki, biarkan 15 menit lalu pasang lagi utk reset ECU nya.
      Kalau masih engga bisa juga bawa ke bengkel Kawasaki yang ada dignostic tool dan bisa service injeksi. Sekalian service sekalian minta di stel saja.

  9. Ping balik: Kelemahan #4 Ninja 250FI | Leopold Sudaryono

    • maaf baru lihat dan baca. no 1 tetap nassert beet baik utk torsi maupun HP. No 2 utk torsi prospeed, utk HP sportisi, tapi hati2 versi agustus tahun lalu sportisi ada drop di mid rpm.

  10. bro,bisa minta data konsumsi bbm sebelum pakai knalpot aftermarket,sama sesudahnya pakai aftermarket ngak ? saya kepincut akrapovic,tapi takut konsumsi bensinnya bikin tekor

    • sejak pakai aftermarket fuel memang cenderung lebih boros krn kita merasa tenaga banyak dan revvingnya jadi tinggi. tapi mnrt saya borosnya ga terlalu signifikan

    • Ini komentar “bisa tembus lg itu broo” ga nyambung dg test diatas.
      lho mas, yang bilang engga bisa tembus 160km/jam itu siapa.
      Di atas itu saya test panjang nafas utk per gigi nya dibandingkan knalpot standard.
      Kalau hanya 160 sih saya sudah lewat juga ya.

  11. Gan… saya minta infonya dunk… saya br make ninja 250 fi and make knalpot Yoshimura… tp seringnya nembak… mohon infonya dunk, katanya ada alat biar knalpot gk nembak.. apa nama alat knalpot biar gak nemabak???? MAkasi

    • Yoshi nya memang utk N250 FI ga bro?
      harusnya ga sering nembak.
      Bisa saja pasang piggy back atau ganti ECU, tapi ini solusi mahal utk permasalahan yang harusnya tidak ada.

      Coba tutuk katup AISnya saja dulu di bengkel.

  12. Menurut pengalaman saya, setelah pakai knalpot afternmarket n’ cuma disetting aja, konsumsi bbm nya sangat boros kira2 16km/liter, tp setelah saya pasang
    Tp setelah piggyback, ada perbedaan yg cukup signifikan, kira2 26km/liter…
    Sementara kalau pakai knalpot standart biasa mencapai 28km/liter…

  13. om leo mau nanya niy.. pasang knalpot aftermarket semisal yoshimura,akra,leo,2bros apakah wajib pke pigyback..? adakah dampak jangka panjang dr pemakaian PB itu sendiri krn cara kerjanya ngibulin ECU..?? makasiy

    • Tidak wajib, tapi kalau ingin mengoptimalkan performa knalpot racing, setting pasokan udara dan bensin harus diatur ulang.
      Caranya ya dengan memasang PB. ECU sendiri tidak akan rusak kalau cara pemasangan dan setting PB tepat bro

      • krn ada gosip kalo pake PB lama2 ECUnya bisa eror/ malah ada yg bilang jangka waktu lama mesin akan trouble gara2 PB.. mohon pencerahannya om. makasiy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s